Gadis Penyumbang Asi

Gadis Penyumbang Asi
Ekstra Part 26


__ADS_3

Saat ini Kay sedang berada dikamar baby Al, setelah menyusui dan menidurkan anak sambungnya tersebut, Kay pun langsung keluar, ia baru ingat jika dirinya belum memasukan pakaian kotor suaminya ke dalam mesin cuci


Kay melangkah menuju pintu kamarnya, namun ia melihat pintu kamarnya tidak tertutup rapat, padahal tadi Kay yakin sekali jika sebelum keluar ia sudah menutup pintu kamar tersebut. Tak ingin ambil pusing Kay pun langsung masuk kedalam, namun langkahnya terhenti, saat ia melihat Seli sahabatnya ada ditempat tidurnya dan suaminya Wildan, apa lagi Kay sempat melihat sahabatnya itu sedang memegang pakaian milik suaminya.


'' Seli sedang apa kamu disitu??''


Mendengar ada suara yang memanggilnya sontak Seli terkejut dan langsung berdiri, gadis itu melihat sahabatnya yang sedang melangkah menuju kearahnya.


'' Seli sedang apa kamu disini? dan kenapa bisa masuk ke kamarku dan mas Wildan?'' tanya Kay sambil menatap kearah sahabatnya itu.


'' I-itu tadinya aku mau kekamar baby Al, tapi ternyata aku salah masuk kamar,, ternyata ini kamar kamu ya? maaf aku gk tau.'' ucapnya sambil tersenyum canggung kearah sahabatnya itu.


'' Iya ini memang kamar ku dan mas Wildan, Oya Sel, boleh aku tau untuk apa kamu mengambil kaos mas Wildan?''


'' Hah? kaos?'' ulangnya merasa bingung.


'' Iya, itu yang ada ditangan mu bukankah milik mas Wildan?


'' Oh yang ini ya? maaf tadi saat aku masuk kedalam tiba-tiba perutku sakit, dan aku langsung duduk diranjang kalian maaf ya? dan tentang kaos ini tadi gk sengaja aku mengambilnya karna memang berada diatas ranjang.'' ucapnya beralasan


'' Iya, ini memang diatas ranjang, itu adalah kaos kotor milik mas Wildan, aku tadi lupa mengambilnya dan memasukannya didalam keranjang kotor.'' jelas Kay.


Hah pakaian kotor? kotor aja bisa wangi seperti itu apa lagi bersih, pantesan aja saat menghirup aromanya gairahku meningkat, ternyata karna bercampur dengan aroma keringatnya, Duuh kok aku jadi mesum gini ya?


Batin nya

__ADS_1


***


Saat ini keduanya sudah berada diruang tamu sejujurnya Seli sedikit canggung karna masuk tanpa ijin kekamar sahabatnya tersebut, apa lagi tadi Kay sempat melihatnya menggenggam kaos milik suaminya, Seli takut jika sahabatnya itu akan berpikiran yang macam-macam dengannya.


Sedangkan Kay sendiri awalnya merasa sedikit curiga dan sempat berpikiran yang aneh-aneh pada sahabatnya tersebut, bahkan Kay merasa jika Seli mulai sedikit bersikap tak biasa, apa mungkin sahabatnya itu mulai menyukai suaminya? begitulah yang sempat terpikirkan oleh Kay, saat tadi dirinya sempat melihat Seli memeluk kaos milik suaminya itu, namun Kay cepat-cepat menghilangkan itu dari pikirannya, tidak mungkin Seli akan melakukan seperti yang ada dalam pikirannya, tidak mungkin sahabatnya tersebut tega padanya, sejak kecil mereka tumbuh bersama, dan Kay sangat mempercayai sahabatnya itu, jadi tidak mungkin Seli akan mengkhianatinya seperti itu.


'' Oya Kay, katamu mas Wildan sedang diluar kota, jadinya kamu jablay dong?'' ucap Seli


'' Hah? jablay? tapi kayaknya sih soalnya besok lusa mas Wildannya baru bisa pulang.'' jawab Kay, entah kenapa menurut Kay, ada yang tak biasa dari ucapan Seli, tapi apa? pikirnya


'' Sama siapa mas Wildan perginya?' sambung Seli lagi, membuat Kay menyadari sesuatu


'' Apa tadi loe bilang Sel? mas Wildan?'' tanya ulang Kay


'' Iya, suami loe mas Wildan, memangnya gue salah bicara ya?


'' Oh, hehe iya sih gue udah mutusin mulai sekarang manggil suami loe dengan sebutan mas, gpp kan? sebab gue merasa aneh banget kalau manggil bapak, kesannya ketuaan gitu, padahal kan laki loe masih muda banget, cakep lagi, jadi gk apa kan gue panggila dia dengan sebutan mas juga?'' ucap Seli sebenarnya Kay sama sekali tidak suka jika Seli memanggil suaminya dengan sebutan mas, sama seperti dirinya, tapi ia juga gk bisa melarang sahabat nya tersebut, jadi Kay pasrah saja toh hanya panggilan pikirnya


Saat keduanya terlihat asik bicara tiba-tiba terdengar suara tangisan baby Al dari lantai dua.'' Anak gue sepertinya bangun Sel, bentar ya gue keatas dulu.'' ucapnya


'' Ok.'' hanya itu yang keluar dari mulut Seli


Tak lama terlihat Kay turun sambil membawa Al dalam gendongannya.'' Dia udah gk mau tidur lagi, jadi gue bawa turun deh.'' jelas Kay sambil mengambil posisi duduk disamping Seli


'' Hallo keponakan tante, duuh cakep banget sih kamu sayang, persis seperti papa kamu.'' ucap Seli tanpa sadar sudah memuji Wildan didepan Kay

__ADS_1


'' Cakep kayak papanya ya Sel?'' ulang Kay sambil menatap wajah sahabatnya tersebut


'' Loh memang iya kan? tuh lihat wajahnya persis kayak papa nya, cakep,'' ucap Seli lagi, mendengar itu Kay hanya tersenyum masam, bukan karna tidak suka dengan yang diucapkan Seli tentang putra sambungnya itu, karna memang kenyataannya baby Al sangat mirip dengan Wildan, tapi cara bicara Seli yang jelas-jelas memuji ketampanan suaminya itu secara terang-terangan, dan Kay tak suka itu, entah kenapa Kay pun tak tau, padahal dulu Kay sama sekali tidak masalah kalau sahabatnya itu selalu memuji ketampanan suaminya, bahkan dulu Seli juga pernah secara blak-blakan akan merebut Wildan jika Kay tidak mau menikah dengan pria itu, dan itu sama sekali tak membuatnya marah saat itu, karna ia tau jika Seli hanya bercanda kala itu, tapi sekarang, entah kenapa Kay merasa terancam dengan sahabatnya sendiri, padahal Seli tak mengatakan apapun, dia hanya memuji seperti biasa yang sering ia lakukan dulu.


'' Coba Kay biar gue gendong baby Al, gemes banget gue soalnya.'' ucap Seli sambil meraih balita tersebut dari pangkuan Kay


'' Duuhh, sayang nya tante, gemesin banget sih kamu nak?'' ucap Seli sambil menciumi pipi gembul baby Al namun saat Seli asik menciumi wajah balita tersebut, tiba-tiba Seli merasakan kakinya terasa hangat, gadis itu pun menduga-duga apa jangan-jangan balita tersebut sudah mengencingi pakaiannya? dan benar saja saat ia melihat kebawah ternyata celana dan baju yang ia gunakan basah karena dikencingi oleh baby Al


'' Kay anak loe ini pinter banget ternyata ya?'' ucap Seli, namun dengan pandangan wajah menderita.


'' Loe kenapa Sel? kok muka loe masam gitu?


'' Gimana apanya Kay? gk loe lihat apa ulah anak loe ini? gue dikasih hujan lokal sama dia.'' sambungnya, membuat Kay langsung mengulum senyum


Dia memang anakku, tau kalau mama nya sedang kesel sama orang yang sedang menggendongnya


Batin Kay


'' Ya ampun Sel, gitu aja loe heboh, tinggal ganti baju kan beres.'' ucap Kay sambil mengelengkan kepala


'' Itu juga gue tau, tapi masalahnya gue gk bawa baju ganti Kay, gue pinjem baju loe aja deh kalau gitu.'' ucap Seli.


'' Yasudah yuk keatas, entar gue pinjemin baju ganti buat loe, sekalian gue mau gantiin pakaian anak gue.


Next

__ADS_1


Setelah ini akan ada kejutan buat Kayla, pada penasaran kan apa kejutannya?? yuk main tebak-tebakan dan komen yang banyak ya.....!!!


__ADS_2