Gadis Penyumbang Asi

Gadis Penyumbang Asi
Kedatangan Wanita Misterius


__ADS_3

Dua mobil terlihat telah terparkir dihalaman rumah bu Sri, Alphard putih milik keluarga dan honda jazz milik Bisma Wildan dan keluarga nya sudah berada di dalam rumah bu Sri, ada pun pihak keluarga yang ikut hanya paman dan bibik Wildan saja, adik dari bu Dewi, disisi lain terlihat juga dari keluarga pihak wanita, ada bu Sri dan juga paman dari Kay untuk menerima lamaran tersebut, karna memang ayah sang kekasih sudah meninggal jadi bu Sri meminta adik dari suaminya itu menjadi walinya, acara berjalan dengan hikmat, terlihat Wildan menyematkan cincin dijari manis milik Kay begitupun sebaliknya, Sandra masuk bersama Bisma dan beberapa orang lainnya sambil membawa seserahan untuk calon mempelai wanita, Kay sempat terkejut, sebab ia yang meminta Wildan agar tidak membawa apapun selain cincin, namun sepertinya lelaki itu tak mau datang hanya dengan tangan kosong, apa kata dunia saat tau seorang CEO muda melamar kekasihnya tanpa membawa apapun, pikirnya


'' Waah Kay, banyak banget hantarannya, kamu sangat beruntung Kay.'' goda Seli, sedangkan Kay hanya tersenyum menanggapi ucapan sahabatnya itu


Kedua belah pihak keluarga telah sepakat jika pernikahan akan dilangsungkan bulan depan, dan pernikahan juga akan dilangsungkan secara sederhana, walaupun awalnya keluarga Wildan kurang setuju namun mereka mengerti akan keingin gadis sederhana itu yang tak ingin kemewahan seperti kebanyakan gadis pada umumnya, dan itu poin tersendiri bagi Wildan dan bu Dewi.


'' Sepertinya kamu gk salah memilih calon istri.'' ucap pelan bu Dewi, pada sang putra yang dibalas senyuman dibibir pria itu.


Ditempat lain, tepatnya didepan kediaman bu Sri, terlihat Rudi sedang memperhatikan kediaman rumah ibu dari mantan kekasihnya itu, darahnya mendidih, dadanya merasakan sesak yang tak terhingga, berkali-kali terdengar pemuda itu mengumpat dengan kasar, Rudi merasa semuanya tidak adil, ia yang selama ini terus berjuang untuk mendapatkan perhatian dan hati gadis yang dicintainya itu, namun kini pupus digantikan oleh pria lain, tidak kah Kay tau, betapa hancurnya hati Rudi, tidak kah Kay tau, betapa lelaki itu sangat-sangat menginginkahnya? namun harapan hanya tinggal harapan, dan impian nya selama ini tak akan pernah jadi kenyataan, bersama hatinya yang remuk redam karna gadis itu, membuat Rudi menyimpan suatu keinginan yang selama ini selalu membuat pemuda itu penasaran.


'' Kamu telah tega menghancurkan hati dan perasaanku, dan kamu lihat saja Kay, jika aku tidak bisa mendapatkanmu, maka aku pastikan laki-laki itu pun sama.'' ucapnya dengan mata berkilat penuh amarah .


Sementara didalam rumah terlihat Wildan sedang mengobrol dengan gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya, gadis cantik itu sedang duduk dihadapan Wildan sambil memangku baby Al calon anak sambungnya.


'' Kenapa sih mas? kok lihatin akunya gitu amat?'' Kay merasa malu dan salah tingkah, karna Wildan terus menatap gadis itu.


'' Kamu sangat cantik, makanya mas betah berlama-lama menatap wajahmu, Kay terimakasih ya, karna kamu sudah mau menerima lamaran mas, mas sangat bahagia sekali.'' ucap pria itu tulus.


'' Iya aku juga sangat senang karna mas mau memilihku menjadi pendampingnya mas dan menjadi ibu sambung dari baby Al, bayi yang sangat menggemaskan ini.'' ucap Kay sambil mencium gemas pipi cuby baby Al.


'' Al doang yang dicium? papah nya enggak?'' goda nya membuat Kay langsung mendelikan mata padanya. Sedangkan pria itu hanya terkekeh karna sudah berhasil menggoda gadis itu.


***


Setelah acara lamaran dua hari yang lalu Wildan kebali meminta ijin pada bu Sri untuk membawa Kay kembali kerumah nya dengan alasan sang putra yang sering kehabisan asi dimalam hari, sedangkan stok asinya juga terkadang tidak mencukupi membuat bayi tersebut sering menangis dikala malam hari, alasan itu memang benar adanya, namun yang lebih penting adalah Wildan lah yang terlalu merindukan sosok gadis tersebut. Saat ini keduanya sedang berada didalam mobil dan menuju sebuah cafe untuk santai sejenak sambil memakan cemilan.


'' Yakin hanya baby Al alasannya?'' tanya Kay menyelidik, membuat pria tampan itu langsung terkekeh.

__ADS_1


'' Tentu saja bukan hanya anaknya, tapi papanya juga. Kamu tau? asimu itu ibarat mood booster buat mas.'' ucapnya sambil sedikit tersenyum menggoda.


'' Iih mas mesum.


'' Loh kok mesum sih sayang, mas serius loh.'' ucapnya lagi yang disambut gelengan kepala oleh Kay


KEESOKAN HARINYA


Jam sudah menunjukan pukul sepuluh pagi, semua orang sudah berangkat kerja dari jam delapan tadi pagi, dirumah hanya ada Kay dan mbok Surti saja, adapun baby Al sedang tidur dikamarnya, sedangkan bu Dewi sedang pergi keluar.


Ting-tong


Terdengar suara bel berbunyi, Kay yang tak melihat mbok Surti langsung saja melangkah menuju pintu untuk membukakan pintu tersebut.


Ceklek, terdengar suara pintu dibuka bersamaan itu terlihatlah seorang wanita yang cantik dan anggun, dengan postur tubuh tinggi, dan lansing, wanita itu tersenyum pada Kay membuat gadis itu seketika membalas senyumannya.


'' Bu Dewi ada?'' tanya wanita tersebut yang belum diketahui namanya


'' Beliau sedang keluar, dirumah saat ini sedang tidak ada orang mba.'' ucap Kay


'' Oh ya? jadi kamu bukan orang gitu?'' tanya nya sedikit sinis


'' Bukan begitu mba, maksud saya, orang rumah ini sedang tidak ada saat ini , kalau dengan saya kan kita memang baru ketemu sekarang.'' sambung Kay


Wanita itu menelisik penampilan Kay dari atas sampai bawah, membuat gadis itu juga mengikuti arah pandang wanita yang ada didepannya.


Ada apa dengan penampilanku, apa ada yang salah? kenapa wanita ini terus memperhatikanku?

__ADS_1


Batin Kay bingung


'' Kau pembantu dirumah ini?


Deg


Entah kenapa perasaannya sedikit nyeri saat wanita itu berkata seperti itu, namun Kay juga tak terlalu ingin menanggapi ucapan wanita dihadapannya ini.


'' Kenapa diam? apa begini cara pembantu dirumah ini? ada tamu yang datang kenapa tidak dipersilahkan masuk?'' sindirnya lagi


'' Maaf mba, saya bukan pembantu disini, saya adalah--,''


'' Siapa Kayla??'' potong seseorang yang baru datang yang ternyata adalah bu Dewi.


Wanita itu berbalik saat mendengar suara sang tuan rumah, ia langsung tersenyum saat bertatapan muka dengan bu Dewi, namun tidak dengan wanita paruh baya itu, bu Dewi menatapnya dengan sinis, seolah tak ingin meladeni nya bu Dewi pun langsung melangkah masuk sambil mengajak Kay, membuat gadis itu bingung, saat bu Dewi tak menghiraukan wanita cantik itu.


'' Bu tunggu saya mau bicara sebentar dengan ibu.'' ucap wanita tersebut yang ternyata menyusul dibelakang mereka.


Langkah bu Dewi terhenti begitupun dengan Kay, bu Dewi membalikan badan menghadap wanita itu.


'' Untuk apa kau datang kerumah saya?'' ucap bu Dewi dingin, membuat Kay yang mendengarnya sedikit merasa aneh, pasalnya yang ia tau bu Dewi adalah wanita yang sangat lembut dan ramah, lalu kenapa dengan wanita ini seolah kesan lembut dan ramahnya sama sekali tak ada, dalam hati Kay bertanya-tanya siapa sebenarnya wanita yang saat ini berdiri dihadapan mereka itu?


Next


Hayo kira-kira siapa ya wanita tersebut? Pasti kalian bisa menebaknya kan?


Diepisode lanjutnya akan ada sedikit konflik, namun tidak terlalu berat kok, dan dicerita otor kali ini tidak ada yang namanya PELAKOR ya guys, jadi kalian tenang aja. Tapi kalau PEMBINOR ada gk ya?? yuk kepoin episode selanjutnya ya...

__ADS_1


__ADS_2