
Sandra masih berdiri didepan pintu apartemen milik kekasihnya, begitupun dengan pria itu, Sandra berasa sangat canggung, walaupun ia sudah meminta maaf, tetap saja gadis itu berasa tak nyaman berlama-lama dengan pria asing tersebut, apa lagi sampai sekarang Bisma belum membukakan pintu untuknya, padahal Sandra sudah memencet bel sejak tadi.
Bisma mana sih? lama banget buka pintunya, awas aja kalau didalam dia sama cewek lain, bakal habis dia aku sunat
Gerutu batinnya
Sandra kembali menekan-nekan bel apartemen Bisma, sampai pemuda yang ada disampingnya menatap aneh padanya.
'' Apa kamu lihat-lihat? kayak gk pernah lihat orang pencet bel aja.'' ucapnya dengan nada sinis. Namun pria itu tidak menjawab, dia hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan gadis yang ada disampingnya tersebut
Sedangkan didalam apartemennya, terlihat Bisma dengan tergesa-gesa memakai celana nya, karna saat bel berbunyi tadi, pria itu sedang berada didalam kamar mandi, bahkan pria itu belum sempat memakai baju.
'' Duuh siapa sih diluar? awas saja kalau orang itu tidak penting.'' gerutunya saat mendengar bel apartemennya terus dibunyikan tiada henti.
Ceklek
Terdengar suara pintu dibuka, bersamaan Bisma yang juga terlihat dari balik pintu tersebut.
'' Loh,, ternyata kamu Sa?'' tadinya aku pikir siapa menekan bel sampai seperti itu.'' ucap Bisma, namun bukannya menjawab, justru Sandra menatap penasaran pada Bisma yang tak mengenakan pakaian bagian atasnya.
'' Kamu habis ngapain Bi? kenapa gk pakai baju?'' selidik Sandra
'' Aku habis selesai mandi.'' jawab Bisma
'' Kamu jangan bohong Bi, kamu lagi menyembunyikan seseorang ya didalam?'' ucapnya sambil melihat kearah dalam apartemen Bisma
'' Kamu ini bicara apa? jangan buat malu deh Sa,'' ucap Bisma sambil melirik pada seorang pria yang berada tak jauh dari mereka, walaupun terlihat pria itu tak perduli dengan mereka, namun Bisma yakin pria asing tersebut pasti mendengarkan pembicaraan keduanya
'' Gk ada, aku sendiri didalam,'' sambung nya lagi
'' Tapi kenapa kamu lama sekali bukain pintunya?
__ADS_1
'' Ya aku kan sedang mandi, ini saja terburu-buru dan belum sempat pakai baju, karna kamu terus menekan bel, lagian kamu aneh, bukannya kamu tau password nya, jadi untuk apa pakai acara, menekan bel segala.'' ucap Bisma sedikit kesal dengan sang tunangannya tersebut
Astaga, benar juga, kok aku lupa ya? haiiss dasar bego, aku yakin pasti sekarang pria itu menertawakan ku
Batinnya, lalu melirik kearah pria yang berada tak jauh darinya,
Sok sibuk, gue yakin banget dia hanya pura-pura saja,padahal sejak tadi menguping
Batin Sandra sambil menatap sinis pada pria yang ada disampingnya.
'' Sandra ayo masuk!" ucap Bisma sambil menarik tangan kekasihnya. lalu menutup kembali pintu apartemennya, namun sebelum pintu tertutup dengan rapat, pandangan Bisma dan pria asing itu sempat bertemu.
'' Kamu sendirian aja kesini?
'' Memangnya yang kamu lihat aku sama siapa?'' tanya balik Sandra
'' Kalau begitu siapa lelaki didepan tadi?'' tanya Bisma sambil mengambil posisi duduk disamping kekasihnya itu,
'' Ya mana aku tau, aku juga baru melihatnya tadi.'' jawab nya yang masih terlihat bette
Iyaya, kok aku jadi kesel, padahal kan aku yang lupa kalau aku bisa masuk tanpa harus Bisma yang membukakan pintu, semua gara-gara cowok sialan itu, rasanya malu banget tadi.
Batinnya lagi
'' Kamu ada masalah dirumah?
'' Gk ada kok Bi, Oya nanti malam aku nginap disini boleh gk?
'' Udah bilang sama Wildan?'' tanya Bisma
'' Belum sih, tapi Bodo ah, aku mau tidur disini pokoknya.'' ucap Sandra, sebenarnya gadis itu hanya takut, semua pikirannya jadi kenyataan, bagi mana kalau Bisma memang memiliki hubungan dengan wanita lain? bisa gila rasanya Sandra memikirkan itu semua.
__ADS_1
'' Gk bisa Sa, aku gk mau mas mu itu, ngamuk sama aku seperti kemarin, untung kita gk melakukan apapun saat itu, lagi pula pernikahan kita tidak sampai seminggu lagi, setelah menikah kita bisa tinggal bersama jadi bersabarlah.'' ucap Bisma membuat gadis itu memanyunkan wajahnya.
Sebenarnya bukan itu masalahnya Bi, aku hanya takut kamu selingkuh dari aku apa lagi sekarang kamu punya tetangga cantik disebelah apartemen kamu itu, dan bisa kapan saja kan kalian bertemu dibelakang ku.'' ucapnya yang akhirnya menceritakan kegundahan hatinya.
'' Ya Tuhan Sandra, jadi itu masalahnya? jadi kamu curiga sam aku? apa kamu gk percaya sama kesetiaan ku?'' tanya Bisma, pria itu memandang kekasihnya dengan tatapan kecewa,
'' Maaf Bi, bukan maksudku seperti itu, aku percaya kok sama kamu, hanya saja, aku takut kehilangan kamu.'' ucap Sandra dengan nada pelan, gadis itu menundukan pandangannya, ia merasa bersalah karna telah berburuk sangka pada Bisma, padahal Sandra jelas tau jika Bisma bukanlah pria mata keranjang, namun tetap saja, ada rasa khawatir dihatinya takut jika kekasih hatinya itu diambil orang.
*
*
*
TIGA HARI KEMUDIAN
Hari ini adalah hari bahagia dari pasangan Seli dan juga Apoy karna satu jam yang lalu, keduanya baru saja meresmikan hubungan mereka didepan pak penghulu dan juga para tamu undangan keduanya melaksanakan pernikahan mereka disalah satu hotel berbintang yang ada dikota tersebut, terlihat kedua pasangan pengantin itu sedang beristirahat sejenak didalam kamar,, setelah melangsung kan ijab kabul tadi pagi dan disinilah keduanya berada dalam satu kamar yang sama,
'' Akhirnya kita sudah sah sebagai suami istri, Oya kamu tenang saja aku gk akan meminta hak padamu sekarang, karna sebentar lagi kita akan melangsungkan resepsi, tapi nanti malam, bersiaplah sayang, karna aku tidak akan membiarkanmu tidur semalaman.'' ucap nya sambil menatap istrinya sambil tersenyum
'' Baiklah aku tunggu.'' jawab Seli, yang terlihat tidak takut sama sekali dengan ucapan pria yang baru saja menjadi suaminya beberapa saat yang lalu.
'' Tapi kalau nyicil boleh kan?'' ucapnya sambil melangkah mendekati istrinya yang saat itu sedang duduk disisi tempat tidur, sebenarnya Apoy sudah tidak tahan untuk melakukannya, namun pria itu mencoba untuk bertahan, karna sebentar lagi mereka akan melangsungkan resepsi pernikahan mereka, karna hanya tinggal satu jam lagi, dan mungkin sajabsebentar lagi penata rias istrinya juga akan tiba, jadi Apoy benar-benar harus bersabar
'' Bang Apoy ada-ada saja deh, memangnya aku prabotan apa, pakai dicicil segala,'' protes Seli, membuat Apoy tergelak mendengarnya
'' Iya, kamu memang prabot, tapi prabot berharga ku yang hanya akan digunakan diatas ranjang.'' jawab Apoy membuat Seli menatapnya horor
Skip
SATU JAM KEMUDIAN
__ADS_1
Saat ini Seli dan juga Apoy sedang berada diatas singgasana mereka, keduanya akan menjadi ratu dan raja sehari, terlihat Seli sangat cantik dan juga anggun dengan balutan pakaian pengantin berwarna putih gading, senada dengan tuxedo yang digunakan oleh suaminya Apoy. Dari kejauhan terlihat Kay dan Wildan datang dengan rombongan keluarga mereka, Bu Dewi, Sandra, dan juga Bisma, terlihat mbok Surti juga datang, sambil membawa baby Al bersamanya.
Next