Gadis Penyumbang Asi

Gadis Penyumbang Asi
Ekstra Part 52


__ADS_3

Saat ini tibalah hari yang ditunggu-tunggu dari pasangan Sandra dan juga Bisma, karna pagi ini rencananya mereka akan melangsungkan ijab disalah satu hotel berbintang, hotel yang sama dimana acara pernikahan Seli dan Apoy berlangsung kemarin, namun pestanya ternyata lebih mewah dari pesta pernikahan Seli dan Apoy kemarin.


Semua anggota keluarga sudah berkumpul disalah satu ruangan, yang dimana sebentar lagi akan dilangsungkannya acara sakral bagi kedua pasangan calon pengantin.


'' Aduh Kay, kok aku merasa nervous banget ya? jantung juga udah ngajak disko aja lagi, bikin aku bertambah tegang.'' ucapnya, yang tidak bisa tenang


Kay tersenyum mendengar keluh kesah Sandra, yang mengatakan, jika ia merasa sangat gugup.'' Aku tau mba, itu biasa kok dialami banyak pengantin, bahkan aku dulu juga sama, sebaiknya mba Sandra tenang, tarik nafas yang dalam, lalu membuangnya perlahan, agar rasa gugupnya sedikit berkurang.''' ucap Kay, yang langsung diikuti oleh calon pengantin tersebut.


Tak lama pintu diketuk oleh seseorang, yang ternyata adalah Tante Rahma, adik dari Bu Dewi.'' Waah keponakan Tante cantik sekali, pasti Bisma bakalan gk berkedip nanti lihat calon istrinya.'' goda Rahma, membuat Sandra merasa malu


'' Tante bisa aja,'' jawabnya salah tingkah


'' Yasudah yuk kita keluar, mereka sudah menunggu.'' jelas Rahma. Terlihat semua orang sudah berkumpul disalah satu ruangan, yang dimana sebentar lagi acara ijab kabul nya akan dilaksanakan.


Semua mata langsung tertuju pada ketiga wanita yang baru memasuki ruangan tersebut, membuat ketiganya langsung tersenyum, Kay dan Sandra bisa mendengar kasak-kusuk para tamu undangan yang memuji-muji penampilan Sandra, dan juga Kay yang tak kalah cantik dari mempelai pengantin wanita, sedangkan calon pengantin pria hanya bisa menatap tanpa berkedip


Cantik sekali kamu Sa, rasanya tidak rela jika kamu di pandang oleh semua mata lelaki diruangan ini.


Batinnya


'' Ingat ya Bisma, jika sampai loe mengulang ijab sampai tiga kali, jika iya, berarti pernikahan kalian diundur sampai tahun depan.'' ucap Wildan terdengar serius membuat pria itu sedikit pucat, padahal dalam hati Wildan tertawa.


Sial, kena batunya deh gue.


Batin Bisma, saat ini yang akan menikahkan mereka adalah Wildan sebagai wali mempelai wanita, pengganti almarhum ayah nya.


Kini kedua mempelai sudah duduk saling berdampingan,'' Baiklah nak Bisma pak Wildan, bisa kita mulai sekarang ijab kabulnya?'' ucap pak penghulu

__ADS_1


'' Iya pak siap.'' jawab Wildan


'' Siap.'' sambung Bisma


'' Baik pak Wildan, silahkan saling berjabat tangan dengan nak Bisma.'' ucap pak penghulu memberikan arahan.


DITEMPAT LAIN


Terlihat Apoy sedang berkacak pinggang sambil menatap seorang wanita dengan tatapan tajam, seolah ingin memakannya hidup-hidup, wanita itu menangis sambil terduduk dilantai, terlihat wanita itu juga memegangi pipinya yang terasa perih karna tamparan yang baru saja dilayangkan Apoy untuknya, dan dia adalah Winda, ya Apoy sudah mengetahui semua kejadian yang menimpa adiknya itu, saat itu Apoy tak sengaja mendengar pembicaraan Seli dengan Winda tentang pemerkosaan tersebut, mengetahui itu tentu saja langsung membuat pria itu menjadi berang, bahkan ia juga marah pada istrinya, karena ikut menyembunyikan sasalah sebesar ini


'' Bang sudahlah kasian Winda.'' ucapnya mencoba untuk membujuk suaminya


''Kamu jangan ikut campur Seli! ingat, kamu juga salah karna ikut menutupi masalah ini dari abang. Abang benar-benar kecewa sama kamu.'' ucap Apoy pada sang istri, Seli hanya bisa mengatakan kata maaf, dan menyesali perbuatannya karna mau mengikuti keinginan Winda untuk menyembunyikan masalah itu dari Apoy.


'' WINDA,, CEPAT KAMU KATAKAN!!! SIAPA YANG MELAKUKANNYA? SIAPA YANG TELAH MEMPERKOSA KAMU HAH??? CEPAT KATAKAN !!!!'' teriak Apoy dengan suara menggelegar, membuat Winda ketakuhan, begitu juga Seli yang merasa terkejut mendengar suara Apoy. Seli tidak menyangka kalau marah suaminya itu sangat menyeramkan.


''Abang akan buat dia menyesal, dan akan kupastikan bajingan itu akan membusuk didalam penjara.'' ucap Apoy dengan mata yang memerah menahan amarah


'' Akhirnya sah juga kamu Bisma, hampir saja batal kalau sempat tiga kali ngulang.'' goda Rahma, membuat semua yang ada disana tertawa mendengarnya.


'' Sudah jangan goda Bisma lagi, tidak kamu lihat wajahnya yang merah itu.'' sindir Bu Dewi, membuat semua yang ada disana kembali tertawa.


Sedangkan Bisma yang jadi bahan guyonan hanya tersenyum malu.


'' Sandra ajak suami kamu untuk istirahat, karna dua jam lagi kalian harus kembali untuk resepsinya.'' ucap Bu Dewi


'' Iya mah.'' jawab Sandra

__ADS_1


'' Jangan langsung di gas ya Bisma, sabar sampai nanti malam.'' terdengar ledekan kembali dilayangkan oleh pihak keluarga Sandra, membuat pemuda itu jadi salah tingkah.


Sesampainya dikamar hotel, keduanya langsung beristitahat, Sandra mendudukan bok*ongnya diatas tempat tidur, sedangkan Bisma memilih langsung menuju kamar mandi untuk menuntaskan hajatnya yang sejak tadi sempat ia tahan


Tak lama terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, membuat Sandra langsung melirik kearah Bisma yang kini sudah menjadi suaminya, terlihat pemuda itu sudah mengganti pakaian nya dengan yang lebih santai.


'' Kamu bawa pakaian kesini?'' tanya Sandra sambil menatap kearah suaminya


'' Bukan, tapi mama yang bawa.'' jawabnya sambil melangkah menuju tempat tidur.


'' Kamu gk mau ganti baju?'' tanya pria tersebut, yang saat ini sudah mengambil posisi disamping istrinya


'' Aku gk tau dimana mama letakan pakianku Bi.'' jawabnya pasrah.


'' Pakai kaos milikku saja, itu ada didalam tas dekat sofa.'' ucap nya, yang diangguki oleh Sandra


Lima belas menit kemudian Sandra sudah selesai mengganti pakaian nya, Sandra meletakan kebaya pengantin miliknya diatas sofa lalu ia melangkah menuju tempat tidur.


'' Mana celana kamu Sa? kenapa hanya memakai kaos saja?'' tanya Bisma yang sambil mengalihkan tatapannya kearah Sandra yang sudah duduk disampingnya


'' Ada, ini.'' jawabnya sambil menunjukan celana manset pendek diatas paha, dengan warna yang hampir sama dengan warna kulit gadis itu, kuning Langsat.


'' Apa kamu mau mengajakku belah duren sekarang sayang?'' goda Bisma sambil menatap wajah sang istri


'' Maunya sih iya, tapi setelah kupikir-pikir, waktunya akan naggung, apa lagi sebentar lagi kita kan mau menjamu tamu yang hadir.'' jawab Sandra santai, gadis itu belum tau saja, bagai mana sakit yang sebentar lagi akan ia rasakan


'' Kamu benar, tapi kalau nyicil gk apa-apa sepertinya.'' ucap Bisma, tanpa menunggu jawaban sang istri pria itu langsung menyambar bibir Sandra dengan sedikit kasar, bahkan tangan Bisma langsung menjalar kemenu utama, pria itu mere*mas gundukan dibawah sana, karna milik Sandra sangat tembem, dan montok membuat Bisma gemas.

__ADS_1


Next


Apa otor harus kembali menjabarkan malam pengantin pasangan ini guys?? tiba-tiba saja pala otor pening memikirkannya 😵‍💫


__ADS_2