
Warning
Ada adegan dewasa dibab ini, bagi yang masih suci dan belum ternoda dilarang keras membaca😁 dan mohon diskip saja, kalau masih bandel dan keras kepala, otor gk tanggung jawab ya! Dosa ditanggung masing-masing ya🤭😉
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
HAPPY READING
Masih didalam kamar yang sama, dan dalam posisi yang sangat in*tim, kedua nya saling tatap beberapa saat, sebelum akhirnya Juno mendekatkan wajahnya, tepat ditelinga Kay, membisikan sesuatu disana, membuat gadis itu merinding seketika, saat Juno dengan sengaja mengecup cupingnya.'' Aku akan menghapus jejak laki-laki itu ditubuhmu.'' ucapnya dengan suara serak, pria itu pun mulai melakukan penghapusan jejak disemua bagian tubuh gadis itu, dari mulai bibir, leher dan terakhir area pribadi milik Kay, Juno mengecupi seluruh area leher gadis itu, tangan nya pun tak tinggal diam, Juno me*ra*ba bagian belakang punggung Kay dan menyentuh kain berbentuk kaca mata tersebut untuk membuka pengaitnya, membuat gadis itu mau tak mau mengangkat sedikit punggungnya, hingga akhirnya Juno berhasil melepaskan kain tersebut. Juno menatap takjub pada aset milik istrinya itu, padat berisi, dengan pucuk berwarna merah muda, membuat Juno meneguk ludahnya berulang kali, walaupun bukan yang pertama melihatnya, namun tetap saja ia merasa terpesona, Kay merasa malu ditatap seperti itu ia pun menyilangkan kedua tangannya bermaksud hendak menutupi da*da nya itu, namun Juno dengan cepat menghalanginya dan menaruh kedua tangan gadis itu diatas kepalanya, membuat pa*yu*da*ra itu semangkin terlihat lebih menantang. Tiba-tiba ia membayangkan bagai mana Rudi telah menikmati pa*yu*da*ra tersebut, dan itu membuat Juno menjadi marah, pemuda itu pun langsung membenamkan wajahnya diantara kedua gunung kembar milik Kay, men*ciu*mi dan menyapu seluruh permukaan kulit gadis itu dengan li*dah nya, sedangkan Kay sendiri jangan ditanya, gadis itu merasa benar-benar aneh pada dirinya, sebenarnya hati dan pikirannya ingin menolak perlakuan Juno padanya, namun respon tububnya justru menginginkan sebaliknya, bahkan menginginkan sesuatu yang lebih.
Oh astaga kenapa aku malah menikmatinya? dan kenapa Juno bisa membuat membuatku hilang kendali seperti ini
Batin Kay, ia memejamkan mata merasakan setiap sentuhan Juno diarea sensitifnya. Sedangkan Juno sendiri yang awalnya hanya berniat membersihkan jejak mantan dari istrinya tersebut, malah semangkin terbawa suasana, rasanya ia tak ingin berhenti, ini terlalu nikmat. Juno terus menyusuri setiap inci tubuh Kay, meng*hi*sap dalam, dibagian ruang antara dua belah da*da istrinya, hingga menimbulkan jejak kemerahan disana, setelahnya ia kembali mengu*lum pucuk buah, yang kini sudah menjadi pavoritnya, meng*hi*sap dalam air su*su dan menelannya, dan itu ia lakukan bergantian, jangan ditanya apa yang dirasakan Kay saat ini, gadis itu tanpa sadar men*de*sah, suara lucknut yang sejak tadi ia tahan akhirnya keluar juga, Juno yang mendengar tersenyum tipis, ia mendongakan wajahnya, untuk menatap wajah sang istri, Kay yang melihat itu langsung memalingkan pandangannya, karna merasa malu.
'' Lihat aku Kay!'' ucap Juno dengan nafas memburu, lelaki itu mencoba menahan has*rat yang mulai membuat kepalanya berdenyut nyeri.
__ADS_1
'' Kay?'' panggil Juno lagi, membuat gadis itu langsung memalingkan wajahnya menghadap Juno, dengan wajah memerah, sepertinya ia juga sedang menahan gejolak didalam dirinya. Juno mere*mas lembut buah da*da gadis itu, membuat Kay lagi-lagi men*de*sah.
'' Kay aku menginginkan mu, bolehkah aku melakukannya sekarang?'' tanya Juno, matanya menatap lekat pada gadis itu, mata yang dipenuhi oleh kabut gai*rah.
Apa yang harus aku lakukan? apa ini saatnya aku menyerahkan nya pada Juno? kenapa tidak, bagai mana pun dia adalah suamiku sekarang, tidak ada yang bisa kuharapkan lagi dari hubunganku dengan mas Wildan.
Batin Kay, ia menatap Juno yang masih menunggu jawabannya, Kay tersenyum lalu menganggukan kepalanya, membuat senyum Juno mengembang seketika. Tadinya pemuda itu menunggu sampai Kay sendiri lah yang menyerahkannya dengan suak rela, namun apalah daya, Juno merasa sudah tak sanggup menahannya, apa lagi dihadapkan dengan pemandangan seperti ini, membuat imannya menjadi lemah seketika, sebenarnya ini bukan kali pertama Juno melihat wanita tanpa mengenakan pakaiannya, dulu waktu masih berpacaran dengan Amel, Juno kerap disugukan oleh pemandamgan seperti ini, bahkan saat itu Amel tampil toples dihadapannya, tepatnya saat gadis itu datang keapartemen Juno, namun entah kenapa Juno sama sekali tak memiliki has*rat pada perempuan itu, mungkin karna Juno sama sekali tak mencintainya, berbeda sekali dengan Kay, entah kenapa dengan gadis ini Juno merasakan has*rat yang menggebu, ada rasa ingin memiliki gadis itu seutuhnya, mungkinkah Juno sudah mulai jatuh cinta pada istrinya itu?
Juno melepaskan sisa kain yang menempel ditubuh istrinya, hanya dengan sekali tarikan, celana leging yang Kay gunakan langsung terlepas dari tubuhnya dan hanya meninggalkan kain berbentuk segitiga berwarna merah berenda, senada dengan br*a yang tadi ia gunakan. Juno mensejajarkan wajahnya pada inti tubuh istrinya, lalu mengecup gundukan anak gunung yang masih ditutupi kain berwarna merah tersebut, sedangkan Kay yang merasakan sentuhan diarea itu, seketika menjadi basah, ah sepertinya gadis itu mudah sekali basah.
Pemuda itu mendekatkan wajahnya pada wajah sang istri, lalu memberikan kecupan dikening gadis itu.
Cup
'' Aku akan melakukannya sekarang, dan akan ku pastikan kamu akan mengingatnya sayang.'' bisiknya pelan, diteliga Kay setelah itu Juno langsung kembali melu*mat bibir ranum istrinya itu, meng*hi*sap dan juga men*ji*lat nya, Kay yang mulai terbawa suasana mulai membalas ciu*man yang diberikan Juno, keduanya mulai terbuai dalam gelora asmara, tak satu inci tubuh Kay yang terlewat dari cum*bu*an nya, entah sejak kapan pria itu kini juga sama polosnya dengan istrinya, mereka hanya sama-sama meninggalkan satu kain yang menutupi inti keduanya.
__ADS_1
'' Jun, oh juno.'' tanpa sadar Kay meracau, matanya terpejam menikmati setiap perlakuan Juno ditubuhnya, Kay merasa dimanjakan oleh pria itu, Juno melakukannya dengan sangat lembut, Juno memencet ujung pa*yu*da*ra Kay, hingga asi yang ada didalamnya muncrat keluar, membasahi da*da gadis itu, walau sedikit sakit, namun Kay menikmatinya. Apa lagi saat melihat Juno men*ji*la*ti asi yang membasahi tubuhnya, itu membuat Kay semangkin menginginkan lebih dari pria itu. Namun entah kenapa seketika ada rasa bersalah dalam hatinya kepada Wildan, padahal dulu ia ingin sekali menyerahkan kesuciannya ini pada lelaki yang sangat dicintainya itu, namun takdir berkata lain, dan pada akhirnya Juno lah yang akan membobol pertahanannya ini.
Kay tersentak kaget saat tangan Juno me*ra*ba miliknya, pemuda itu mengusap perlahan inti miliknya, membuat Kay menggigit bibirnya untuk menahan suaranya agar tidak keluar, rasanya ia sangat malu jika sampai Juno mendengarkan de*sa*han nya.
Kay merasakan ada yang aneh pada tubuh bagian bawahnya, saat Juno hendak melepaskan sisa kain yang tersisa ditubuh istrinya tiba-tiba Kay langsung menahannya dengan kuat, membuat Juno langsung menatap kearahnya seolah mempertanyakannya.
'' Jun sepertinya aku?
'' Ada apa?'' tanya Juno penasaran
'' Aku sepertinya kedatangan tamu bulanan.
'' HAH???''
Next
__ADS_1
Yaah ada yang naggung kayaknya nih🤭