Gadis Penyumbang Asi

Gadis Penyumbang Asi
Akhirnya Rudi Mengetahuinya


__ADS_3

Saat ini keduanya masih menikmati bakso yang baru diantar oleh pelayan.


'' Seli apa Kay ada cerita sama kamu kalau disana dia hanya dijadikan baby sister saja?'' tanya Rudi disela makannya


'' Kenapa kamu bertanya seperti itu Rud? bukankah Kay sudah menjelaskannya sama loe?'' tanya balik Seli.


'' Entahlah, aku merasa disana Kay gk hanya menjaga anak dari bu Sandra saja.'' ucapnya sedikit ragu.


'' Maksud loe apa sih Rud? Kalau ngomong yang jelas dong biar gue ngerti.''


Rudi kenapa ya? apa jangan-jangan dia sudah tau kalau dada Kay bisa megeluarkan asi, dan sekarang dia curiga kalau Kay disana bukan cuma jadi baby sister doang?


Batinya bertanya-tanya


'' Seli, apa selama ini kamu mengetahui sesuatu yang tidak aku ketahui?'' tanya Rudi, matanya menajam menuntut jawaban kepala gadis yang ada dihadapannya saat ini.


'' Maksud kamu apa?'' ucap Seli seolah tak mengerti


'' Aku merasa Kay menyembunyikan sesuatu dariku, dan ku rasa kamu tau apa maksudku Seli.'' jawab lelaki itu, sebenarnya Rudi selama ini memang menebak-nebak tentang apa yang terjadi, namun ia ingin lebih memastikannya lagi, sebab ia sama sekali belum memiliki bukti akan pikirannya itu.


'' Dengar Rudi, gue gk tau maksud loe itu apa, yang jelas gue gk ada nyembunyiin apa-apa dari loe, jadi sebaiknya loe jangan mikirin yang aneh-aneh deh, dan jangan juga menduga-duga yang belum pasti kebenarannya.'' ucap Seli, Rudi masih menatap gadis itu, ia merasa kalau Seli memang menyembunyikan sesuatu darinya, terbukti gadis itu sedikit gelisah, ia juga tak berani menatap mata Rudi


'' Oh begitu baiklah, tadi nya ku kira selama ini Kay menyembunyikan sesuatu dariku.'' ucap nya, Seli hanya menanggapi dengan senyum yang terlihat dipaksakan.


'' Sel, aku mau mengatakan sesuatu sama kamu.'' ucap Rudi, laki-laki itu menatap Seli yang serius


'' Apa ?'' ucap gadis itu


'' Begini Sel, saat kemarin, waktu Kay masih bekerja direstoran, aku pernah mengantarkan dia pulang kerumahnya, aku melihat kemejanya bagian depannya basah, aku kira itu hanya terkena air biasa, karna Kay bilangnya seperti itu, saat aku bertanya padanya, tapi saat aku sadar, ternyata baju bagian punggungku juga basah Sel, dan saat kemeja ku terasa lengket, ada bau anyir juga saat itu dan aku yakin itu semua berasal dari kemeja yang Kay kenakan saat itu,'' ucap Rudi


'' Maksud kamu apa sih Rud? gue gk ngerti.'' ucap Seli,namun dalam hati gadis itu berdoa mati-matian agar pemuda didepannya ini tak sampai mempertanyakan apa yang saat ini ia pikirkan.


'' Sel, aku merasa air itu adalah asi, atau apa jangan-jangan selama ini ternyata Kay sudah memiliki bayi? hingga dia bisa mengeluarkan asi?'' ucap Rudi


'' Rudi, kenapa loe berpikiran sejauh itu sih?.'' ucap Seli yang berusaha masih menutupi yang sebenarnya.

__ADS_1


'' Sel, tolonglah kasih tau kalau kamu mengetahui sesuatu, jujur selama ini pertanyaan itu terus berputar diotakku, namun aku takut Kay akan tersinggung jika aku mempertanyakannya, kamu kan tau seberapa susahnya aku mendapatkannya selama ini.'' ungkap Rudi


Gadis itu menghela nafas panjang, mungkinkah ia akan memberitahukan ini semua pada Rudi? bagai mana jika keputusannya salah nanti, tapi ia juga tidak ingin Rudi berpikiran yang buruk pada sahabatnya itu, apa lagi sampai mengira jika sahabatnya itu hamil diluar nikah, Seli tak ingin itu terjadi.


'' Seli!" Panggil Rudi lagi saat melihat gadis itu hanya diam.


'' Iya Rudi, yang loe bilang itu memang benar, Kay memang memiliki asi,'' ucap Seli yang akhirnya jujur pada Rudi


'' Jadi selama ini dugaanku benar? berarti saat ini Kay sudah memiliki bayi?'' tanya Rudi dengan rasa penasaran yang tinggi


'' Loe kalau mikir jika selama ini Kay memiliki bayi salah besar Rud, sebenarnya sejak umur Kay 17 tahun, dadanya sudah mengeluarkan asi, walaupun dia belum menikah, dan bahkan belum punya anak sekalipun.'' ucap Seli, membuat Rudi semakin tidak paham, kenapa wanita yang belum memiliki bayi bisa mengeluarkan asi pikirnya, berbagai pertanyaanpun mulai muncul dikepalanya, ia pun langsung memberondong Seli dengan semua pertanyaan yang ada dikepalanya saat ini, dan pada akhirnya Seli pun menceritakan semuanya pada Rudi tanpa ada yang ditutupi.


'' Tapi Rud, gue mohon jangan bilang siapa-siapa ya? gue gk mau Kay dicibir banyak orang, gue cerita semua ini sama loe, karna loe itu pacarnya, dan gue gk mau kalau loe berpikiran buruk sama dia, makanya gue ceritain semuanya ke loe, padahal gue udah janji sama Kay gk akan pernah cerita sama siapa pun.'' jelasnya.


'' Kamu tenang aja, aku gk akan bilang sama siapapun.'' ucapnya


'' Yaudah yuk, kita jadi kan kerumah Kay?'' sambung Seli


'' Jadi lah, aku tuh udah kangen banget sama dia,'' jawabnya, dan akhirnya mereka pun bergegas keluar dari warung bakso tersebut.


Tin-tin


Rudi mengklakson motornya agar satpam rumah tersebut mau membukakan gerbang untuk mereka.


'' Pak kami temannya Kay.'' ucap Rudi pada satpam tersebut.


'' Oh temannya nona Kay ya?'' ulang nya yang diangguki oleh Seli dan Rudi, setelah satpam itu membukakan gerbang, Rudi langsung menstater kembali motornya dan membawanya masuk kedalam perkarangan rumah tersebut.


Kay saat ini sedang bersama baby Al diruang tv, gadis itu terlihat sedang mengajak bayi mungil itu bermain, dan mengajaknya berbicara.


'' Non Kay ada temannya yang datang itu.''


'' Teman? siapa mbok?'' tanya Kay


'' Namanya mba Seli dan mas Rudi.'' ucap mbok Surti

__ADS_1


'' Oh, yaudah makasih ya mbok.''


'' Iya non, apa mau mbok buatin minuman?


'' Boleh mbok kalau gk merepotkan.'' jawab Kay


'' Yasudah mbok buatin dulu ya?


'' Iya mbok makasih sebelumnya.'' ucap Kay. Setelah itu gadis itu pun langsung melangkah menuju ruang tamu bersama baby Al digendongannya.


'' Gue gk nyangka ternyata rumahnya bu Sandra sebesar ini.'' ucap Seli sambil berdecak kagum, sedangkan Rudi tak terlalu menanggapi ucapan gadis yang datang bersamanya itu.


'' Kay.'' ucapnya saat melihat gadis yang dicintainya kini berdiri dihadapannya.


'' Hai, kalian kok gk bilang sih mau datang?'' ucap Kay


'' Kenapa? loe gk senang liat kita datang?'' ucap Seli cemberut, membuat Kay langsung tertawa


'' Dasar ratu drama.'' ucap Kay yang langsung disambut gelak tawa oleh Seli.


'' Kay itu anak bu Sandra yang selama ini loe jaga ?'' tanya Seli sambil menatap lucu pada baby Al


'' Iya


'' Iihh, gemes banget gue liatnya, cakep lagi kayak bapaknya, kok bisa ya cakep banget gitu, jadi pengen punya bayi kalau bentuknya kayak gitu.'' celetuk Seli


'' Dasar kamu Sel, nikah dulu sana kalau mau punya bayi.'' sambung Rudi


'' Gimana mau nikah Rud, wong laki nya aja belum kelihatan batang hidungnya.'' jawab Kay mengejek


'' Yaya terus aja kalian olok-olok gue, memang ya kalian pasangan gk ada akhlak.'' dengus Seli membuat keduanya langsung tergelak


'' Kay!'' panggil seseorang membuat ketiganya langsung mengalihkan pandangannya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2