Gadis Penyumbang Asi

Gadis Penyumbang Asi
Sosok Juno


__ADS_3

Saat ini disebuah cafe terlihat Bisma sedang duduk sendirian, sepertinya laki-laki tersebut sedang menunggu seseorang, tapi entah siapa yang ia tunggu, yang jelas bukan Sandra, karna laki-laki itu sepertinya sedang menahan jengkel.


'' Maaf bang aku telat.'' ucap seseorang yang kemudian duduk dihadapan nya.


'' Ck, lama banget sih Jun, gk kayak abang lo yang selalu on time.'' ucap Bisma terlihat kesal


'' Yaelah bang, emang harus banget ya? mas Wildan terus yang selalu kalian puji, enek gue dengernya.'' ucap pemuda itu yang tak lain adalah Juno adik Wildan, anak bontot di keluarga nya.


'' Itu fakta Jun, dan kamu gk bisa memungkirinya.'' sambung Bisma, yang membuat Juno semangkin kesal dibuatnya.


'' Bang Bisma lama-lama kok kayak mba Sandra sih? gk asik banget.'' ucap pemuda tersebut, membuat laki-laki dihadapannya sontak terkekeh mendengarnya.


'' Habisnya gue kesel sama lo Jun, ditungguin sejak tadi juga, baru datang sekarang, emang lo pikir kerjaan gue cuma nungguin lo.'' ucap Bisma


'' Ya gimana bang namanya juga--,,''


'' Macet?? Basi banget alasan lo tau gk.'' potong Bisma langsung yang bisa menebak pikiran pemuda tampan tersebut, sementara Juno hanya bisa mendengus kesal, Juno memang lebih dekat dengan Bisma pacar kakaknya Sandra, ketimbang dengan abang kandungnya sendiri Wildan, karna dengan Bisma, Juno bisa lebih terbuka, karna Bisma tidak pernah menekannya seperti keluarganya, bahkan Bisma selalu mendukungnya disetiap apa yang ia lakukan selagi itu positif.


'' Oya ada apa kamu menyuruh abang datang kesini?'' tanya Bisma, yang sebentar pakai bahasa aku, kamu, sebentar-sebentar loe, gue, tergantung suasana hatinya jika sedang bersama pemuda itu, jika Juna membuatnya kesal maka bahasa yang akan ia gunakan adalah bahasa gaul, begitupun sebaliknya, jika mereka baik-baik saja maka bahasanya akan baik pula.


'' Gk ada sih, hanya kangen.'' jawabnya sambil tersenyum


'' Maksud kamu kangen sama keluargamu?'' ralat Bisma, Juno yang mendengar hanya tersenyum miris, walau pun ia marah, namun sebagai anak dan adik dari kedua kakaknya, Juno pastilah perduli pada mereka.


'' Aku hanya ingin tau kabar mama dan yang lainnya.'' jawabnya pelan.


'' Kalau begitu pulanglah! Sandra bilang, mamamu selalu menanyakanmu, Sandra juga mengatakan jika bu Dewi sangat merindukanmu.


'' Aku akan pulang, tapi tidak sekarang bang,'' jawabnya sambil tatapannya lurus kedepan, membuat Bisma menghela nafas panjang.


'' Jun, apa kau tau jika abangmu akan menikah bulan depan?'' tanya Bisma membuat pemuda itu menoleh kearah Bisma sambil menaikan satu alisnya


'' Benarkah? padahal baru beberapa bulan mba Maya pergi, tapi mas Wildan sudah bisa mendapatkan penggantinya dengan begitu cepat, aku tidak yakin kalau mas Wildan benar-benar mencintai gadis itu, mungkin hanya dijadikan pelarian saja oleh nya.'' ucapnya pedas, membuat Bisma berkali-kali mengusap dada, untung dia lelaki penyabar, lebih tepatnya mencoba sabar dengan adik sahabatnya itu, walau dala hati sebenarnya ia sangat kesal dengan ucapan pemuda itu tentang abangnya sendiri.


'' Kau salah Jun, abangmu itu sudah tidak lagi mencintai Maya, sejak ia bertemu dengan Kayla, gadis yang mempesona dan apa adanya.'' ucap Bisma, yang kembali mengingat sosok Kay

__ADS_1


'' Oya? waah, aku jadi penasaran dengan gadis itu, ku harap dia juga benar-benar mencintai mas Wildan dengan tulus, dan tidak memiliki maksud lain.'' ucapnya penuh arti.


'' Jangan selalu mencurigai orang tanpa alasan yang jelas, Kay bukan gadis yang seperti itu.'' jelas Bisma yang mengerti arah pembicaraan Juna. Pemuda itu terkekeh pelan, sambil melirik pada sahabat dari abangnya itu.


'' Jangan bilang kalau bang Bisma juga tertarik dengan gadis itu.'' ucapnya mencibir


'' Awalnya sempat, karna akulah yang pertama kali bertemu dengannya, tapi sayangnya aku sudah memiliki Sandra, jadi tidak mungkin aku juga mengincar gadis itu bukan? kau tau aku bukan seorang playboy sepertimu Jun.'' ucapnya sambil terkekeh.


'' Aku bukan seorang playboy bang Bisma, hanya saja mereka yang selalu mengejarku.'' belanya tak mau disebut playboy oleh Bisma.


*


*


*


Keesokan harinya Kay disuruh bu Dewi pergi kerestoran Sandra untuk mengambil makanan yang dipesan oleh bu Dewi direstoran putrinya, tadinya bu Dewi ingin menyuruh mbo Surti, namun karna Art nya itu terlihat sedang sibuk akhirnya wanita paruh baya itu menyuruh calon menantunya, dan Kay dengan senang hati mengiyakannya karna dengan begitu, ia akan bertemu dengan sahabatnya Seli yang sudah lama tak ia jumpai.


Setelah membayar ongkos taksi Kay langsung masuk kedalam restoran tersebut, gadis itu mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan, yang cukup ramai oleh pengunjung, rasanya ia ingin kembali bekerja disana, namun sepertinya tak akan mungkin, sebab Wildan tak akan memberikannya ijin, terlebih ada Rudi disana.


'' Kay!" pekik gadis itu begitu melihat sahabatnya menuju kearahnya.


'' Hai Sel,'' jawab Kay tersenyum sambil terus melangkah menuju gadis tersebut.


'' Tumben loe kesini ada apa? oh jangan-jangan loe mau ngundang kita-kita ya diacara nikahan loe nanti?'' tebak Seli membuat teman-temannya yang kebetulan juga ada disana menatap kearah nya.


'' Bener Kay, loe mau nikah?'' tanya salah satu teman kerjanya dulu, yang disusul anggukan dari yang lain


''Masih lama kok.''jawabnya sambil tersenyum


'' Wwaah, gue gk nyangka kalau sekarang loe bisa gaet abangnya bu Sandra, pantas aja loe dengan mudahnya ninggalin Rudi, wong tunangannya duda kaya.'' sambung gadis yang memang tak menyukai Kay saat dulu ia masih bekerja direstoran itu.


'' Eh Mon jaga bicara loe, Kay bukan orang seperti itu.'' ucap Seli yang tak terima sahabatnya dijelekan.


'' Oh ya, masa? gue itu udah hafal trik semacam itu, ninggalin pacar demi laki-laki kaya.'' sambungnya lagi membuat Seli semangkin geram, begitupun juga Kay, namun tak mungkin baginya membuat keributan didalam restoran tersebut.

__ADS_1


'' Sudahlah Sel, jangan diladeni orang gk penting kayak dia, nanti bu Sandra bisa-bisa ngehukum kalian.'' ucap Kay berusaha menenagkan sahabatnya itu.


'' Tapi congor nih anak keterlaluan banget tau gk Kay, gue kesel liatnya.'' ucap Seli yang masih geram, Kay hanya memberi tepukan lembut dibahu sahabatnya itu agar menyudahi pertengkaran mereka.


Saat gadis yang bernama Mona itu hendak kembali menjawab, tiba-tiba Sandra datang, membuat nya tak jadi bicara.


'' Loh Kay ternyata kamu disini? pantes sejak tadi saya gk lihat kamu, ayo keruanganku sekarang.'' ajak Sandra yang diangguki oleh Kay


'' Sel, gue kesana dulu ya? ucap Kay sambil mengikuti langkah Sandra, yang diangguki oleh Seli sebagai jawaban.


'' Kamu naik apa kesini tadi Kay?'' tanya Sandra sambil mendudukan bo*kongnya diatas sofa ruangannya.


'' Taksi online mba,'' jawabnya singkat


'' Kamu sudah makan? sebaiknya sebelum pulang kamu makan dulu, jangan sampai telat, biar asimu itu tetap sehat terjaga.'' ucap Sandra lagi perhatian, semua demi anaknya baby Al, Kay hanya mengangguk menanggapi ucapan gadis itu.


'' Nanti saja dirumah mba, takutnya bu Dewi ngajak makan lagi nantinya kalau saya pulang, jadi makannya dirumah saja nanti.'' jawabnya lagi


'' Baiklah kalau gitu,'' jawab Sandra


'' Mba saya pukang dulu ya takutnya bu Dewi kelamaan nunggunya.'' ucap Kay pamit


'' Yasudah kamu hati-hati ya, dan pesanan mama ada didepan meja kasir kamu ambil saja disana!" jelas Sandra yang diangguki kembali oleh Kay, setelah itu ia langsung berpamitan untuk pulang.


Kay mekangkah menuju kasir untuk mengambil pesanan milik bu Dewi, namun tiba-tiba hanphone nya berbunyi membuat gadis itu langsung membuka tas selempangnya, sambil terus melangkah kedepan, membuat tubuhnya tiba-tiba menabrak seseorang.


Bruugg


'' Aakkhh,'' gadis itu meringis saat bahunya bertabrakan dengan benda keras, membuatnya langsung mengangkat kepalanya dan seketika matanya membulat sempurnya.


'' Kamuu??'' ucapnya dan orang itu bersamaan.


Tbc


Ayo-ayo tebak siapa itu???

__ADS_1


Sepertinya sebentar lagi Kay akan nemu musuh baru nih, dan yang pasti akan membuat hari-hari Kay merasa terganggu akn kehadiran orang tersebut, okay next ya.....


__ADS_2