Gadis Penyumbang Asi

Gadis Penyumbang Asi
Akhirnya


__ADS_3

Haaii readers ternyata banyak yang udah gk sabar nunggu kelanjutannya ya? pasti pada gk sabar nunggu kelanjutan Juno yang mau belah duren kan?😁


Oya, jangan lupa selalu budayakan like nya ya setelah selesai membaca, sebagai tanda dukungan buat author, biar otornya lebih semangat lagi nulisnya biar bisa grazy up seperti yang kalian mau.


Warning, ada adegan yang kurang diijinkan bagi anak dibawah umur, untuk membacanya, diharapkan bagi kalian yang merasa bocil diskip aja ya!


♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤


HAPPY READING


Kay masih berada dalam kukungan Juno, pemuda itu tak sedikitpun membiarkan istrinya itu mengalihkan pandangannya darinya.'' Kamu sangat indah Kay.'' ucap Juno sambil memandang tubuh istrinya, setelahnya kembali meng*hi*sap pucuk da*da gadis itu, meneguk asi yang ada didalam sana, sedangkan tangannya tak tinggal diam, tetap bergerilya ketempat yang ia kehendaki, walaupun ini pertama kalinya untuk Juno, namun ia tau dimana letak area sensitif bagi wanita, pemuda itu tak sepolos yang dikatakan Sandra, Juno juga pernah menonton film yang berbau adegan dewasa, jadi ia tau dimana saja tempat rang*san*gan bagi wanita, meskipun begitu, Juno tak pernah melakukannya dengan wanita mana pun, ini adalah kali pertamanya Juno melakukannya, tubuhnya masih suci, pemuda itu masih perjaka.


Juno menci*umi seluruh tubuh Kay, tanpa ada yang terlewat satu inci pun, kini wajah Juno sudah berada didepan aset pribadi Kay yang paling in*tim, dengan sedikit terburu Juno langsung menurunkan sisa kain tersebut, hingga terlepas dari tubuh Kay, kini tubuh gadis itu sudah benar-benar polos, mata Juno terpaku saat melihat anak gunung sang istri, gundukan dengan sedikit bulu yang menghiasinya, yang tertata dengan rapi, sungguh sangat indah dipenglihatan Juno.


'' Juno jangan dipandang terus aku malu.'' ucap Kay dengan suara pelan, gadis itu terlalu malu, apa lagi suaminya itu terus menatap tubuhnya tanpa berkedip, Juno yang masih berpakaian lengkap mulai membuka kain yang melekat ditubuhnya satu persatu dan hanya menyisakan kain berbentuk segitiga ditubuhnya. Kay sedikit kesal melihatnya, karna menurutnya itu sangat tidak adil, sedangkan dirinya sudah polos, tapi suaminya itu masih memakai penutup dibagian asetnya.


Juno menekuk kedua kaki Kay, seperti orang yang akan melahirkan, lalu Juno mendekatkan wajahnya pada anak gunung milik istrinya itu, pemuda itu menghirup dalam aroma khas yang ditimbulkan pada area sensitif tersebut membuat nya semangkin berhasrat, aromanya sungguh memabukan baginya, tanpa meminta persetujuan Kay, Juno langsung membuka lipatan inti gadis itu yang berwarnah merah tersebut, Juno dapat melihat daging kecil sebesar kacang yang terlihat mencuat disana, rasanya ia sudah tak sabar ingin segera mencicipi nya, sedangkan Kay sendiri mencoba melihat apa yang sedang dilakukan suaminya itu dengan alat reproduksi miliknya, namun belum lagi ia dapat melihat, tiba-tiba Kay kerkejut dengan perlakuan suaminya itu dibawah sana.


'' Aah, Kay kaget saat merasakan ada benda lunak yang mengusap **** ***** miliknya,merasa penasaran Kay mengangkat sedikit tubuhnya dengan posisi duduk, untuk melihat apa yang sedang Juno lakukan dibawah sana.


Apa yang dia lakukan pada intiku? oh kenapa rasanya begitu nikmat? Ini nikmat sekali.


Batin kay sambil merem melek merasakan sensasi nikmat yang Juno berikan pada dirinya. Juno mendongak untuk melihat reaksi gadis itu, ia tersenyum mendapati wajah Kay yang nampak menikmati kegiatan yang ia lakukan dengan inti gadis itu, membuatnya semangkin bersemangat, Juno terus memainkan li*dahnya dengan lihai, ujung li*dah nya ia tekan-tekan dilubang kecil yang Juno yakini adalah lubang untuk keluarnya air se*ni gadis itu. Semangat Juno semangkin berlipat-lipat saat mengetahui jika dirinyalah yang akan jadi pria pertama kali yang akan membobol gawang istrinya itu. Dengan semangat Juno meng*hi*sap dan menye*dot inti gadis itu hingga tedengar suara yang membuat keduanya semangkin terbakar ga*irah.


Kay yang merasakan hisa*pan Juno semangkin menggila, tanpa sadar gadis itu menekan kepala Juno hingga benar-benar terbenam disana, hingga membuat pemuda itu hampir kehabisan nafas.


'' Juno oh, jun yeeaah ini sangat nikmat.'' racau Kay tanpa malu, gadis itu sudah tak perduli dengan rasa malunya, ia hanya ingin mengungkapkan rasa nikmat yang diberikan Juno saat ini, tak lama Juno melihat tubuh Kay bergetar, bersamaan kedutan diinti tubuh istrinya itu, setelahnya Juno dapat melihat cairan kental berwarna putih sedikit kekuningan yang mengalir keluar dari lubang kecil tersebut, tanpa rasa jijik, Juno langsung men*ji*lat habis ****** ***** istrinya itu tanpa tersisa. Kay tersenyum puas saat melihat Juno meng*hi*sap cairan miliknya hingga tak tersisa, gelombang dasyat yang tadi sempat ia rasakan itu benar-benar membuatnya lemas.


'' Gimana sayang, enak??'' pertanyaan Juno membuat wajah Kay langsung memerah, kenapa Juno harus bertanya seperti itu padanya, sungguh gadis itu sangat malu. Namun gadis itu tetap menjawab dengan anggukan, Juno yang melihat tingkah malu istrinya itu semangkin membuatnya gemas. Juno memberikan waktu untuk istrinya menikmati sisa kenikmatannya.


'' Bersiaplah sayang, karna setelah ini aku akan membuatmu merasakan yang lebih nikmat lagi dari ini.'' ucapnya, yang langsumg kembali menyerang bibir Kay dengan rakus, Kay yang juga menginginkannya, langsung membalas pangutan suaminya itu. Suara cecapan dari keduanya menambah gai*rah tersendiri bagi dua insan yang dilanda gelora asmara tersebut. Kay terperanjat saat merasakan benda keras dibagian pahanya, merasa penasaran gadis itu pun langsung melihatnya, alangkah terkejutnya Kay saat melihat senjata tempur milik suaminya itu, beberapa kali Kay menelan ludahnya hingga tenggorokannya terasa kering.


Astaga kenapa besar sekali milik pria ini? panjang lagi, bagai mana ini? Kok aku jadi takut ya? Aku yakin pasti miliknya tidak akan muat dilubangku yang kecil itu.

__ADS_1


Batin Kay merasa sedikit khawatir.


'' Kamu kenapa sayang? kamu takut dengan milik suamimu ini hem?'' tanya Juno sambil mengurut miliknya didepan Kay.


'' I-iya, aku takut gk akan muat Jun.'' ucapnya polos, Juno terkekeh mendengarnya.


'' Kamu rilex dan santai sayang, aku akan bermain lembut, sakitnya tidak akan lama, habis itu kamu akan merasakan nikmat, dan aku yakin kamu akan minta tambah setelah itu.'' goda Juno membuat Kay memukul manja lengan berotot pria itu.


Juno kembali bermain dengan li*dahnya dibagian anak gunung gadis itu, ia ingin memberi pelu*mas, agar saat belalainya masuk tidak terlalu menyakitkan untuk Kay, walaupun tetap saja, gadis itu akan menjerit nantinya jika belalai Juno yang panjang, besar dan berurat itu masuk keinti tubuhnya.


Pemuda itu terus menyapu seluruh permukaan inti gadis itu dengan li*dahnya, Juno juga memainkan daging sebesar kacang itu, menyedot kuat hingga membuat Kay menggelinjang, Kay juga mengangkat bokongnya membuat Juno sedikit kesulitan karna gerakan gadis itu yang tidak bisa diam. Juno pun langsung menekan pinggul gadis itu, agar memudahkannya melakukan kegiatannya.


'' Sayang kamu kok goyang terus sih? Sabar dong belum juga ku masuki, kamu sudah bergoyang aja.'' ucap Juno menggoda sang istri, jangan ditanya wajah Kay langsung memerah bak kepiting rebus, karna malu Kay pun langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


'' Aku mulai ya sayang.'' ucap Juno yang mulai memposisikan belalai miliknya didepan inti milik gadis itu.


'' Uuhh,'' Kay melenguh saat merasakan gesekan diarea intinya, Juno membuka paha Kay lebih lebar, lalu memposisikan miliknya didepan gundukan sang istri, perlahan Juno menempelkan benda tumpul itu, lalu mulai mendorongnya membuat Kay sedikit meringis.


'' Sakit?'' tanya Juno saat melihat wajah gadis itu seperti menahan sakit.


'' Sedikit, lanjutkan aja!" ucap Kay membuat Juno mulai mendorong kembali miliknya kedalam goa sang istri.


'' Kay milikmu sangat sempit, susah sekali punya ku masuk.'' ucap Juno sambil terus berusaha membobol gawang Kay.


'' Pelan-pelan Jun, itu sakit sekali.'' ucap Kay sambil meringis menahan sakit.


'' Tahan Kay, ini ujungnya udah hampir masuk.'' ucap Juno yang masih berusaha memasukan belalai miliknya, berulang kali Juno mencoba memasuki Kay, namun selalu gagal dan meleset, hingga membuat pemuda itu sedikit frustasi.


'' Jun aku lelah, gimana kalau kita tunda saja.'' ucap Kay karna suaminya itu masih belum bisa memasukinya.


'' Jangan sayang, ako coba lagi ya, kamu sabar sebentar.'' ucap Juno, pemuda itu pun kembali menciumi istrinya, kembali memberika rang*san*gan disetiap titik sensitifnya, hingga membuat Kay kembali mende*sah dibuatnya, Juno memang pandai membuat gadis itu melayang.


Saat Kay sedang menikmati permainan suaminya itu, ternyata Juno kembali mencoba memasuki gadis itu, hingga akhirnya.

__ADS_1


Kreekk


''Aahhkkk, sakiitt.'' teriak Kay saat merasakan ada yang robek dibawah sana, hingga membuat air mata gadis itu keluar


'' Ini udah masuk setengah Kay, apa mau dihentikan aja?'' ucap Juno yang merasa tidak tega melihat istrinya itu menahan sakit, apa lagi sampai menangis seperti itu. Walau pun dalam hati sebenarnya Juno tidak ingin menyudahi permainannya.


'' Lanjutkan aja, aku masih bisa tahan kok, lagian udah nanggung juga kan?'' ucap Kay, ia juga tidak tega melihat wajah Juno yang sangat berharap bisa memasukinya.


'' Terimakasih sayang,'' ucap Juno sambil mencium bibir istrinya untuk sedikit mengurangi rasa sakit dibagian intinya. Perlahan Juno mulai mendorong masuk miliknya hingga akhirnya


Bleess


Akhirnya milik Juno terbenam sempurna didalam inti milik istrinya itu.'' Sakit?'' tanya Juno sambil melibat ekpresi wajah Kay


'' Sakit banget Jun, perih juga.'' jawab Kay


'' Tahan sebentar ya sayang, setelah ini pasti enak.'' ucap Juno yang mulai menggoyang pinggulnya, bersamaan itu darah segar mulai mengalir dibawah sana.


Pemuda itu perlahan mulai memo*mpa tubuh sang istri, Kay yang awalnya masih merasa sakit, lama-lama mulai menikmati permainan suaminya itu


'' Oh Kay, kamu sempit sekali sayang, ini sangat nikmat.'' Juno meracau, pemuda itu terus meng*goyang tubuh Kay, hingga menimbulkan suara kecipak disana.


'' Jun, ah ah geli banget, aku gk tahan.'' ucap Kay yang merasa miliknya yang gatal terus digaruk oleh pusaka Juno, rasanya sangat mentok hingga ke dinding rahim.


'' Aah Jun aku aku mau pipis.'' ucap Kay


'' Keluarin aja sayang,'' ucap Juno, dan tak lama ia merasa ada cairan hangat yang mengalir dibawah sana.


Juno terus menggempur tubuh Kay, pemuda itu sangat pandai membuat Kay kembali ter*ang*sang, padahal baru beberapa saat yang lalu istrinya itu or*gas*me, kini Kay sudah mulai kembali bergai*rah.


Suara de*sa*han dari mulut keduanya terus saling bersahutan, keringat mulai membasahi tubuh keduanya, udara yang tadinya dingin, kini mulai terasa panas, meskipun begitu sama sekali tak menyurutkan has*rat keduanya.


Tak lama Juno merasa miliknya dihi*sap dan diremas kuat oleh inti milik Kayla.'' Oh Kay, kamu sangat nikmat sayang, milikku seperti diremas didalam sana, oh aku gk tahan, aku mau keluar aaahhhh....'' Juno meracau bersamaan keluarnya lahar kental miliknya didalam rahim sang istri

__ADS_1


Bersambung


Kurang greget ya? jujur otor kurang pandai bikin adegan dewasa, soalnya otornya masih polos, jadi kurang pengalaman😁 semoga adegan ini cukup menghibur ya😊


__ADS_2