
Assalamu'alaikum wr wb
Hai teman-teman di sini cerita saya yang ke dua jadi saya memohon maaf jika cerita nya kurang nyambung atau banyak typo hehe...
Jangan lupa komen dan vote ya terimakasih🤗
"Hidup memang tidak adil terhadap diriku, karena selama ini aku belum pernah merasakan apa itu yang dinamakan kebahagiaan."
~ Clarissa Xandria.
Happy Reading guys
"Nayy ga seharusnya lo marah-marahin Nara di depan umum kayak gitu." nasehat Rissa.
"Udahlah biarin aja, biar dia dapat pelajaran karena udah nikung sahabat sendiri." balas Naya dingin.
Huftt...
Terdengar helaan nafas kasar Rissa.
"Yaudah deh gue balik dulu ya soalnya tadi udah di telpon mommy gue." pamit Rissa kepada Naya.
Ya saat ini Rissa sedang berada di rumah Naya setelah kejadian di parkiran tadi karena dia ingin membuat Naya tenang.
"Hmm, hati-hati ya." balas Naya.
Setelah Naya mengizinkan nya untuk pulang, Rissa pun mulai meninggalkan kamar Naya dan berjalan keluar untuk pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah...
"MAS, SEHARUSNYA AKU YANG MARAH SAMA KAMU! KARENA KAMU SELALU AJA MENTINGIN KERJAAN KAMU DI BANDING AKU SAMA RISSA!" teriak seorang wanita paruh baya.
"KAMU JUGA SADAR DIRI DONG! KAN KAMU JUGA SAMA AJA KAYAK SAYA! KAMU MENINGGALKAN RISSA SENDIRIAN TANPA KASIH SAYANG SEORANG IBU!! KAMU JUGA SALAHHH VALENCIA!!!" balas seorang pria paruh baya tersebut.
__ADS_1
"Huftt,, selalu aja kalo mereka pulang seperti ini." gumam Rissa kesal.
"KAMU JUGA SALAH MAS!! AKU KAYAK GINI KARENA KAMU SELALU SIBUK SAMA KERJAAN KAMU!!" marah wanit paruh baya tersebut.
"JADI INI SEMUA SALAH AKU HAH??" tanya pria paruh baya tersebut marah.
"IYAA!!! INI SEMUA SALAH KAMU MAS!"
Plakk..
Bunyi suara tamparan yang sangat terdengar jelas di telinga Rissa di saat dia baru saja memasuki rumah nya.
"DADDY!!!" seru Rissa.
Setelah mendengar seruan dari Rissa tersebut membuat kedua orang tua tersebut yang tadi nya sedang bertengkar memusatkan perhatian nya kepada seorang gadis yang masih memakai seragam sekolahnya berdiri di ambang pintu.
"Rissa." kaget kedua orangtua tersebut.
Ya, kedua orang tua tersebut adalah orang tua kandung dari Rissa Xandria. Daddy nya yang bernama Anthony Lucas Alexandra yang biasa di panggil Lucas, dan mommy nya bernama Valencia Cassandra Xandria yang biasa di panggil Valen.
Mendengar pertanyaan dari anak perempuan nya membuat kedua orang tua Rissa terdiam kaku.
"Kenapa diem?"
"Sayangg, mommy sama daddy engga berantem kok. Itu kamu salah denger." ucap mommy Valen lembut.
"Ckk,, hanya orang bodoh yang percaya itu. Udah jelas-jelas tadi terdengar teriakan sampe keluar rumah, lagipula aku engga peduli mau kalian berantem atau engga juga terserah kalian!!!" dingin Rissa lalu beranjak pergi meninggalkan kedua orang tua nya untuk masuk ke dalam kamar.
Setelah Rissa pergi, kedua orang tua tersebut pun mulai saling menyalahkan satu sama lain kembali." Ini semua gara-gara kamu tau engga mas!" kesal mommy Valen. Mendengar sang istri menyalahkan nya, pria paruh baya tersebut pun tidak terima dan balik menyalahkan sang istri. Hingga terjadi lah pertengkaran itu kembali. Sampai membuat Rissa yang sedang berada di kamar nya yang terletak di lantai 2 pun mendengar sangat jelas apa yang sedang terjadi di bawah sana.
"Kapan aku bisa bahagia, ya Tuhan." jerit Rissa tertahan.
🌻🌻🌻
__ADS_1
"Narr, kamu sampai sekarang masih belum kasih hal itu ke sahabat kamu?" tanya Iqbal memecahkan keheningan yang terjadi di dalam mobil.
Ya, mereka masih belum sampai ke rumah karena tadi di tengah perjalanan mereka mampir terlebih dahulu untuk memakan ice cream sambil menenangkan keadaan Nara.
"Belumm." lirih Nara.
"Kenapa? Seharusnya kamu bilang aja dong pasti mereka bakalan ngertiin kamu kok. Dan hal seperti kejadian tadi engga terjadi kalo kamu memberitahu mereka." balas Iqbal.
"Iya aku tahu aku salah. Seharusnya aku kasih tahu mereka hal ini dari dulu, tapi aku merasa waktunya belum tepat." ucap Nara.
"Mau sampai kapan?" tanya Iqbal dingin.
"Sampai mereka bener-bener tahu hal ini dari orang lain? Dan ngejauhin kamu?" lanjut Iqbal.
"S-s-s ampai aku bener-bener siap Bal." jawab Nara pelan.
Huftt..
Terdengar helaan nafas kasar Iqbal karena merasa frustrasi.
"Yaudah serah kamu, yang penting kamu sekarang jangan sedih lagi yaa!! Harus senyum dong!" hibur Iqbal dan itu membuat Nara tersenyum tipis.
"Aku cuma mau ngasih tahu kamu kalo sebaiknya jangan terlalu lama menyimpan hal ini kepada mereka. Karena takutnya mereka akan kecewa sama kamu." ucap Iqbal memberi tahu.
"Iya nanti aku usahain buat ngasih tahu mereka." balas Nara sambil tersenyum tipis.
Rahasia apakah yang Nara sembunyikan? Apakah ini berkaitan dengan hubungannya dengan Iqbal? Atau yang lain nya?
Jika ingin tahu jawabannya..
Mari ikuti terus cerita ini!!!
Bersambung...
__ADS_1
Salam hangat,
Anaa29❤️