Kita Berbeda

Kita Berbeda
Kita Berbeda 8


__ADS_3

Assalamu'alaikum wr wb


Hai teman-teman di sini cerita saya yang ke dua jadi saya memohon maaf jika cerita nya kurang nyambung atau banyak typo hehe...


Jangan lupa komen dan vote ya terimakasih🤗


"Cinta memang sulit dan ribet namun dengan cintalah yang membuat kita bisa bahagia."


~ Kanaya Nursyifa.


Happy Reading guys


Di taman belakang sekolah terdapat 2 insan berbeda jenis sedang mengobrol dengan serius.


"Nayy aku masih cinta sama kamu tapi kenapa kamu dengan tiba-tiba mengajak putus tanpa persetujuan dariku?? Bahkan kamu juga sampai menghindari ku terus menerus." sedih Devan.


"Nayy jangan-jangan karena orang itu yang membuat kamu tiba-tiba putusin aku gitu aja?" lanjut Devan bertanya.


"JANGAN SANGKUT PAUTIN MASALAH INI DENGAN DIA!!!" teriak Naya marah.


"KENAPA? APA AKU GA BERHAK TAU APA ALASAN KAMU MUTUSIN GITU AJA? PADAHAL KITA SEBELUMNYA TIDAK SEDANG ADA KONFLIK APAPUN DAN DENGAN SECARA MENDADAK KAMU MINTA PUTUS SAMA AKU!! APA SALAH KALO AKU KEPENGEN TAU APAA ALASAN KAMU MUTUSIN AKU?" JAWAB AKU NAYYY!!!!" bentak Devan keras.


Degg...


Mendengar Devan membentak nya membuat Naya terdiam kaku karena selama ini Devan tidak pernah membentak bahkan menaikkan nada tinggi suara nya kepada dirinya. Namun sekarang? Dengan tiba-tiba Devan berani membentak dirinya.

__ADS_1


"Maaf Dev" lirih Naya pelan lalu meninggalkan Devan sendirian.


"Nayyy kamu belom jawab pertanyaan akuu!!!! Arghh." kesal Devan sambil menarik-narik rambutnya frustasi.


🌻🌻🌻


"Nayaa lo kenapa?" cemas Rissa yang melihat kedatangan Naya dengan mata sembab.


"Gapapa tadi cuma ada masalah kecil sama Devan." ucap Naya menenangkan kekhawatiran sahabatnya.


"Serius? Lo ga bohong kan Nay?" tanya Nara tidak yakin.


"I-i-i ya kok bener hehe." gugup Naya dan hal tersebut terlihat oleh Rissa yang membuat Rissa menjadi penasaran sekaligus khawatir terhadap keadaan sahabatnya.


"Yaudah gausah di bahas lagi! Btw tugas ekonomi kalian udah belum?" tanya Rissa mengalihkan pembicaraan.


"Oh ekonomi yaa alhamdulillah gue udah." jawab Nara.


"Lo gimana Nay?" tanya Rissa.


"Gue juga udah alhamdulillah." balas Naya.


"Syukur deh kalo pada udah maa." ucap Rissa.


"Oiya Nar tadi gue sempet liat kalo lo tadi lagi berduaan sama Iqbal di ujung koridor deket taman sekolah. Itu lo lagi ngapain?" tanya Naya mengintimidasi.

__ADS_1


"Hah? Pas kapan Nay?" gugup Nara.


"Pas tadi sebelum masuk kelas." jawab Naya.


"Narr? Lo ga nikung gue kan?" tanya Rissa tiba-tiba.


"Hah? Ya enggalah Riss orang gue aja ga suka sama Iqbal kok." balas Nara setenang mungkin.


"Beneran?" tanya Rissa memastikan.


"I-iya"


"Terus lo ada urusan apa sama Iqbal sampai lo harus berduaan di tempat sepi gitu?" tanya Naya yang membutuhkan penjelasan.


"Eumm....


" Assalamu'alaikum anak-anak, selamat pagi." sapa guru yang baru saja masuk ke dalam kelas dan karena itulah yang membuat ucapan Nara terpotong.


" Lanjut lagi nanti pas jam istirahat." ucap Naya.


"I-iya"


"Alhamdulillah aman." batin Nara.


Bersambung....

__ADS_1


Salam hangat,


Anaa29❤️


__ADS_2