
Ananta dan Nency yang sedang berada dikamar masing-masing terpaksa harus keluar karena teriakan seorang gadis yang di selimuti amarah.
" KAK NANTA... KELUARRR KAMU KAK ! ". Teriak Feby.
" KAK NANTA. ! ". Sambungnya.
" Ada apa sih Feb teriak-teriak gitu ". tanya Nency
" Kak Nenc.. Kak Nanta dimana, aku harus ngomong sama dia ". seru Feby
" Apa ? ". tanya Nanta singkat.
" Kenapa Kakak tega lakuin itu sama Keysha hah ! ". seru Feby to the point.
" Lakuin apa ? ". tanya Nanta bingung.
" Gak usah berlaku sok bego deh lho, lho kan kak yang ngelakuin itu sama Keysha sampai dia sekarang punya anak kembar ". babibuta Feby.
" Terus ? ". tanya Nanta santai karena memang dia sudah tau.
" Terus ?, Lo tanya terus. Maksud Lho apa hah ". bentak Feby
" Lo harus datang ke dia, dan tanggung jawab ! ". sambung Feby dengan suara yang sedikit rendah.
Nanta bukannya menenangkan keadaan malah pergi masuk ke kamarnya lagi. Tapi disaat dia akan melangkahkan kakinya masuk kamar, Nanta menghentikan langkahnya mendengar suara Feby.
" Jika kakak tidak mau tanggung jawab, jangan harap kakak bisa melihat mereka lagi. Aku sendiri yang akan melindungi mereka ! ". Kata Feby penuh penekanan.
" Asal kamu tau, Aku sudah pernah mendatanginya dengan baik-baik dan tanggung jawab tapi apa kamu tau apa yang Keysha katakan.. ? ". kata Nanta menggantung.
" Dia menolakku karena kita berbeda, Apa kamu tau apa yang akan aku lakukan untuk dia dan anak-anakku ? ". sambungnya.
" Aku akan melakukan apa pun untuk mereka bahkan aku mengatakan pada dia, aku akan mengikuti apa yang dia yakini selama ini. Apa kamu tau apa jawaban Keysha ? ". sambung Nanta ngantung.
" Dia tidak ingin aku mengikutinya ". sambungnya lagi dengan penuh penekanan di setiap kata-katanya.
" Katakan aku harus apa sekarang ". tanya Nanta, satu butir cairan kristal lolos dari matanya mengingat tentang anak-anaknya.
Sedangkan Nency terdiam, dia cukup terkejut dengan pernyataan Feby kalo Keysha melahirkan anak kembar yang artinya dia punya keponakan dua sekaligus. Nency duduk di sofa dan sibuk dengan pikirannya, entah apa yang dipikirkan.
" Sudah cukup ! ". lerai Nency.
" Feby sebaiknya kamu istirahat mandi, biar pikiran kamu makin relax. ". sambungnya.
" Kamu juga Nanta, nanti makan malam kita bahas ini lagi ". sambungnya lagi.
Mereka menuju kamar masing-masing dengan air mata yang sama-sama membasahi kedua pipi mereka.
Nency kembali melihat kerapuhan dan kehancuran sang adik. Dulu waktu orang tuanya dinyatakan meninggal setelah kecelakaan yang menimpa mereka, waktu itulah pertama kali Nency melihat adiknya begitu rapuh yang merubahnya menjadi seorang yang dingin bahkan pada Nency sendiri.
__ADS_1
Waktu pertama kali Keysha datang di hidupnya, Nency merasa sangat bahagia karena Nanta seperti punya kehidupan kembali. Namun, Nency harus melihat sisi hancur Nanta lagi saat ini. Saat dia tau punya seorang anak, darah dagingnya sendiri yang lahir tanpa kesengajaan tapi untuk bersatu dengan keluarganya sangat mustahil bagi Nanta.
Melihat sorot mata Nanta yang begitu rapuh, Nency tau itu lebih dari waktu orang tuanya meninggal. Nency tau betapa beratnya cobaan yang sedang adiknya jalani, belum lagi Nanta harus memikirkan masalah perusahaan.
Nency bertekad akan bicara langsung dengab Keysha dan keluarganya nanti. Nency juga tidak ingin keponakannya hidup tidak layak dan kekurangan sesuatu. Nency ingin keponakannya mendapatkan semua yang mereka inginkan karena biar bagaimana pun mereka adalah penerus ALEX'S GROUP dimasa depan.
*****
Pagi sebelum Nency kebutik, sesuai dengan tekadnya tadi malam. Dia akan menemui Keysha dan keluarganya terlebih dahulu.
Setelah membicarakan berbagai hal dengan Ananta dan Feby tadi malam dia meminta alamat Keysha dengan alasan ingin melihat keponakannya itu karena Ananta tidak ingin Nency ikut campur dalam masalahnya, Nanta ingin dia menyelesaikannya sendiri.
" Selamat Pagi ". sapa Nency pada Ibu Ida yang ada di depan rumahnya sedang bermain bersama ketiga anak kecil dua perempuan dan satu laki-laki yang dapat Nency yakini itu Reya.
Nency yang pertama kali melihat Reya cukup terkejut dengan wajah Reya yang sangat mirip dengan Ananta waktu kecil, tanpa melakukan tes apa pun Nency sudah sangat yakin itu keponakannya sendiri.
" Selamat Pagi, maaf cari siapa ya ? ". tanya Ibu Ida sopan
" Dengan Ibu Ida ya ? ". tanya Nency balik
" Iya benar, saya sendiri ". jawab Ibu Ida.
" Saya Nency Bu, kakaknya Ananta. Boleh saya bertemu dengan yang lain Bu ? ". tanya Nency sopan
" Oh iya ya boleh Nak, mari masuk Nak ". kata Ibu Ida mempersilahkan
" Terima kasih ".
" Baik Bu ".
" Ini pasti Reya, kan ? ". tanya Nency pada Reya yang dibalas anggukan.
" Ayok kalian salim dulu sama Bibi ini ". kata Ibu Ida pada cucu-cucunya yang langsung di turuti.
" Yang perempuan namanya siapa ? ". tanya Nency.
" Saya Aisyah, Bi ".
" Yasmin ".
" Panggil tante aja ya ". pinta Nency.
" Baik tante ". jawab Aisyah dan Yasmin barengan.
" Kak Nencyy.. ". seru Keysha yang baru keluar dari kamarnya.
" Hai Key, apa kabar ? ". sapa Nency.
" Baik Kak, Kakak sendiri bagaimana ". tanya Keysha balik
__ADS_1
" Kakak baik kok ". jawab Nency
" Lama gak ketemu, Oh yaa kakak mau minum apa biar Keysha ambilkan ". ujar Keysha.
" Tidak perlu Key, Kakak cuma sebentar aja kok ". jawab Nency.
" Begini Bu, Key dan yang lainnya. Saya kesini bermaksud untuk meminta maaf sebesar-besarnya dengan apa yang telah adik saya Ananta lakukan pada Keysha. Dan saya bermaksud ingin meluruskan keinginan adik saya untuk meminang Keysha tempo waktu lalu dan memberikan status pada kedua keponakan saya karena bagaimana pun mereka berdua adalah penerus sah perusahaan keluarga kami. ". jelas Nency pada mereka yang ada di ruang keluarga tersebut.
" Maaf sebelumnya, kita sama-sama tau apa yang jadi penghalang terbesar kita disini. Dan saya rasa Anda tau akan hal itu ". ucap Eza selaku kepala keluarga disana dan wali dari Keysha.
" Iya saya tau hal itu, tapi bukankah Keysha tau bahwa adik saya akan mengikuti apa yang kalian yakini selama ini ? ". ucap Nency.
" Tapi maaf Kak, bukan bermaksud Keysha lancang hanya saja Keysha tidak ingin Mas Nanta berpindah keyakinan karena anak-anak atau pun karena Keysha. Keysha sudah ikhlas dengan apa yang terjadi di masa lalu dan Keysha mengizinkan anak-anak bertemu dengan Mas Nanta kapan pun dan Keysha juga mengizinkan anak-anak memakai marga Mas Nanta dan keluarga, sungguh. Tapi untuk bersama dalam ikatan pernikahan, maaf Keysha tidak bisa Kak Nenc ". jelas Keysha.
" Kakak tau ini sulit untuk kalian berdua, kakak hanya ingin anak-anak kalian bahagia. Tapi jika itu keputusan yang kamu putuskan, kakak tidak bisa memaksamu ". ujar Nency.
" Terima kasih Kak ". ucap Keysha tulus dan memeluk Nency.
Mereka semua tidak ada yang tidak menitikkan air mata bahkan Eza, dia bangga dengan adiknya itu bisa sesabar dan seikhlas itu.
" Tapi kakak ingin satu hal ". kata Nency
" Kakak ingin kamu menerima ini ". sambungnya sambil memberikan sebuah kunci yang entah kunci apa.
" Ini apa kak ? ". tanya Keysha.
" Ini kunci rumah baru kalian, dan kakak tidak terima penolakan ". kata Nency.
" Tapi ini terlalu berlebihan kak ". tolak Keysha.
" Ini tidak perlu Nak ". Ucap Ibu Ida.
" Seperti yang saya katakan tadi Bu, Saya tidak menerima penolakan ". ucap Nency tersenyum.
" Terima kasih, Nak ". kata Ibu Ida tulus.
" dan ini kunci restoran kamu dan ini mobil ". kata Nency yang membuat Ibu Ida, Aira dan Keysha semakin terharu.
" Kak.. ". ucap Keysha yang gak bisa berkata-kata lagi.
" Tidak ada penolakan !. ". kata Nency.
" Kenapa semua menangis ? ". tanya Aisyah dan Yasmin.
Sedangkan Reya yang memang sudah tangkap dengan apa yang orang bicarakan hanya terdiam.
*****
jangan lupa untuk baca juga novek terbaru aku berjudul 'Kejamnya Dunia', selamat membaca sayangku. Enjoy!
__ADS_1
ig : knririn_