
Setelah sore tiba... Disinilah kau akan melihat beberapa keindahan pemandangan pantai dan gunug gunung menjulang... Ini sangat indah kau pasti akan terpana begitu melihatnya, langit senja memberi keindahan tersendiri pada penikmat senja.
Jam 17:30 waktu pulang para karyawan, ada juga yang langsung pulang kerumah masing masing dan ada juga yang langsung pulang ke mess mereka, ada juga yang sekedar berjalan santai melihat pesisir pantai dengan keindahan langit senjanya seperti aku ini, aku memang penikmat senja dan aku selalu pulang tepat jam 7 setelah matahari terbenam.
Aku berjalan sambil melepas sandal jepitku, kubiarkan pasir putih masuk menelusup di antara jari jari kakiku, aku bisa melihat para nelayan yang baru berangkat mencari ikan, dan ada juga beberapa orang yang mencari kerang saat air surut seperti ini, orang orang di desaku selalu pergi ke pesisir pantai kalau sudah musim kerang, dan kerang kerang kecil itu sangat enak dan manis, tapi aku cuman bisa beli aja.. Karena sejak kecil aku memang gak bisa yang namanya cari kerang.
Tiba tiba mas bima dan mas gunawan dan juga beberapa asisten tehnisi juga berjalan menuju kemari, mereka tertawa senang sambil melempar beberapa botol kearah mas gunawan. Mas gunawan itu orang malang, kalo malang sih aku tau.. Aku pernah kesana.
" eh.. Ada naina " goda mas gunawan saat sudah melihatku.
__ADS_1
" ciee... Bima grogi.. " goda mas gunawan lagi dan itu sudah membuat aku tersenyum malu, sepertinya mereka mulai sadar kalau aku memang suka sama mas bima, apalagi mulut rania itu gak bisa di tutup.
" apaan sih gun.. Nanti naina marah lho " kata mas bima sambil terus menatapku dengan tatapan biasa saja.
Entah kenapa mas bima ini sangat cuek dan tak punya ekspresi, padahal dia ganteng lho tapi orangnya kaku banget, tapi aku sukaa aku suka..
" udah... Jadian aja mumpung masih disini. Kalo udah pindah gak bisa ketemu lagi " kata mas gunawan, dan entah kenapa hatiku sedikit nyeri dengan kata tak bisa ketemu lagi, iya sih.. Kebanyakan asisten tehnisi disini sering di pindah ke kota lain kalau sudah bisa ngajarin asisten yang baru di rekrut, dan biasanya satu tahun disini mereka langsung di pindah begitu saja. Jahat kan..? Ya jahat banget memang.. Perusahaan itu seakan tidak membiarkan para pekerja bahagia. Apalagi yang cinlok kayak diana, dan aku juga sudah jadi korban sekarang, bagaimana kalau mas bima di pindah sebelum aku sempat mengatakan kalau aku suka sama dia.? Kan sakit banget tuh..
" Naina mau di anter pulang gak "
__ADS_1
Tiba tiba michael muncul dan menawarkan tumpangan untuk pulang, dan otomatis dia mendapat tatapan tak suka dari mas bima dan yang lainnya, kecuali mas gunawan yang memang tipe orang yang suka becanda.
" eh kampret... Baru kenal udah main antar jemput aja " kata mas gunawan, dan aku juga sudah tertawa karena nya.
" kamu mau anter naina pakek apa? " tanya mas gunawan, dan tentu saja michael juga bingung.. Hahaha dia gak punya motor.
" yaudah naina.. Tunggu aku gajian, aku bakal beli motor hanya untuk antar jemput kamu... Boleh kan.? " kata michael, dan aku jadi tertawa karena nya.
" tapi aku udah punya motor sendiri " kataku, dan si michael langsung terdiam..
__ADS_1
" *ah.. Si naina gak iso di jak kompromi ****" katanya yang langsung di sahuti tawa para temannya.
Ya ampun.. Dia lucu banget.