
Assalamu'alaikum wr wb
Hai teman-teman di sini cerita saya yang ke dua jadi saya memohon maaf jika cerita nya kurang nyambung atau banyak typo hehe...
Jangan lupa komen dan vote ya terimakasih🤗
"Jangan karena laki-laki hubungan persahabatan kita hancur, karena mencari sahabat itu susah tidak sama seperti mencari laki-laki."
~ Kanaya Nursyifa.
Happy Reading guys
Di sebuah meja kantin terdapat 3 orang gadis sedang memakan makanan yang mereka pesan dengan keadaan hening. Namun tiba-tiba...
"Ehemmm" dehem Naya keras yang membuat kedua sahabatnya mengalihkan pandangan nya ke arah Naya.
"Kenapa Nay?" tanya Rissa.
"Narr lo belum jelasin masalah yang tadi loh." jelas Naya.
"Eumm yang mana Nay?" gugup Nara.
"Yang masalah kenapa lo bisa berduaan di ujung koridor deket taman belakang sekolah sama Iqbal, Nar." jelas Naya.
"Nah iya tuh Nar lo beneran ga nikung gue kan? Secara lo tau sendirikan kalo gue suka sama Iqbal." tanya Rissa.
"Oh masalah itu, sebenarnya tadi sih gue di suruh sama pembina osis buat ngasih tau Iqbal kalo dia di panggil ke ruang osis karena mau ada pembinaan gitu dan kebetulan gue ketemu sama Iqbal nya di ujung koridor deket taman sekolah yang pastinya kelihatan sama lo karena posisi lo lagi di taman belakang. Jadi kalian jangan salah paham dulu yaa." jelas Nara panjang lebar.
"Serius?" tanya Naya yang merasa kurang yakin.
__ADS_1
"Iya Nayy. Masa lo ga percaya sama sahabat lo sendiri." kesal Nara.
"Udah-udah gue percaya kok Nar sama lo. Gamungkin kan lo bisa ngehianatin gue gitu aja." Lerai Rissa.
"Iya dehh iya gue percaya cuma gue gamau aja hanya karena laki-laki persahabatan kita bisa hancur." ucap Naya.
"Engga Nay, gue yakin Nara gamungkin ngehianatin sahabat nya gitu aja. Kalaupun Nara suka sama Iqbal seharusnya dia bisa bilang ke kita." jelas Rissa.
"Ckkk iya iyaa semoga aja persahabatan kita ga hancur yaa karena laki-laki. Karena nyari sahabat itu susah engga seperti nyari laki-laki yang gampang bisa di dapetin." nasehat Naya.
"Iya Nayy"
"Sorry guys gue gabisa ngasih tau hal ini ke kalian." batin Nara merasa bersalah.
🌻🌻🌻
Iqbal pun menghentikan langkah nya dan membalikkan badan nya ke belakang guna mencari siapakah yang memanggil dirinya.
"Kenapa?" tanya Iqbal.
"Hehehe ini Rissa kasih Iqbal oleh-oleh dari Jepang karena kemaren orangtua Rissa baru aja pulang dari Jepang. Terima yaa Iqbal." ucap Rissa lalu menyodorkan sebuah paper bag ke arah Iqbal.
"Gue..
"Ball ngapain di sini kirain Ais tadi kamu udah nyampe duluan di ruang osis. Ayoo Ball yang lain udah nunggu." ucap Aisyah yang tiba-tiba saja datang dan langsung menarik Iqbal.
"Tapi Ais saya lagi mengobrol dengan Rissa." mendengar ucapan Iqbal tersebut membuat tarikan Aisyah terhenti.
"Rissa?" tanya Aisyah bingung.
__ADS_1
"Iyaa.. Itu orang nya di belakang kamu." beritahu Iqbal.
Lalu Aisyah pun membalikkan badan nya ke belakang untuk mengecek apakah benar di belakang nya ada Rissa dan tepat!! Ternyata apa yang Iqbal katakan benar.
"Eumm maaf ya Riss udah ganggu waktu kalian hehe" canggung Aisyah.
"Hah? Gapapa kok. Gue ke sini juga cuma mau ngasih ini ke Iqbal." lalu Rissa pun menyodorkan paper bag itu kembali ke arah Iqbal.
"Terima ya Iqbal" lanjut Rissa.
"Hmm Thanks." ucap Iqbal sambil menerima uluran paper bag tersebut.
"Yaudah kalo gitu aku pergi dulu yaa hehe.. Bye" setelah pemberian nya di terima oleh Iqbal, Rissa pun pergi begitu saja meninggalkan Iqbal dan Aisyah berduaan.
Setelah Rissa pergi Aisyah pun bertanya kepada Iqbal. "Ball kamu suka sama Rissa ya?"
"Hah? Engga kok. Udah yuk kita ke ruang osis aja gausah mikirin hal yang begituan." jelas Iqbal.
Mendengar jawaban Iqbal tersebut membuat Aisyah tidak yakin akan jawaban yang diberikan Iqbal kepada nya karena Aisyah merasa kalau Iqbal juga memiliki perasaan yang sama terhadap Rissa.
Dan itu berarti dirinya sudah tidak ada kesempatan untuk bisa memiliki Iqbal? Ataukah masih ada cara agar Iqbal menjadi milik nya?
Ya, gadis yang bersama dengan Iqbal adalah Aisyah Nur Revalina Sagara yang biasa di panggil Ais. Dia merupakan sahabat kecil Iqbal, Rafa, dan Devan. Sebenarnya mereka bersahabat tidak hanya ber empat saja melainkan berlima. Namun yang satu orang nya itu sudah pindah keluar negeri sejak mereka smp hingga sekarang.
Bersambung.....
Salam hangat,
Anaa29❤️
__ADS_1