Kita Berbeda Alam

Kita Berbeda Alam
teror pocong air


__ADS_3

Raka sudah berangkat bersama dengan Rania dan Jasmin menuju ke Keraton mall di Jombang.


saat sampai mereka langsung menuju ke lantai dua untuk memilih baju.


Raka mengikuti dua wanita itu, Jasmin memilih beberapa gamis yang berukuran besar dan kain yang nyaman.


tak lupa juga membeli piyama tapi tak menemukan yang dia inginkan, "ada apa Jasmin?" tanya Raka.


"ah itu kak, piyama yang aku inginkan tidak ada, semua bahannya panas," jawab Jasmin sedikit sedih.


"baiklah nanti kita cari di toko yang lain, dan gadis cantik kamu sudah menemukan baju yang kamu suka?" tanya Raka.


"tidak ada, kita turun yuk, kita beli di tempat yang lain," ajak Rania.


"siap tuan putri, ayo kita bayar," ajak Raka.


Jasmin membayar dan Raka membawakan belanjaan itu, mereka pun menuju ke toko yang lain.


di toko yang lain itu, bukan hanya Jasmin, mereka bertiga malam berbelanja baju dengan santai.


bahkan terlihat seperti keluarga bahagia, "kakak Raka, itu baju apa kenapa bentuknya begitu?" tunjuk Rania.


Raka kaget melihat baju yang di tunjuk Rania adalah sebuah lingerie seksi.


"ah itu baju khusus dek, hak boleh pakai kamu karena masih kecil," jawab Raka.


sedang Jasmin tertawa dari jauh, melihat Raka yang kuwalahan menjawab Rania, karena bocah itu menanyakan semua hal yang dia lihat.


Jasmin memilih lima pasang piyama berukuran sangat besar, karena dia yakin itu akan sangatlah mudah nantinya.


dia juga mengambil beberapa gamis yang berukuran besar, Rania juga sudah dapat gamis dan piyama.


sedang Raka membeli kaos dan kemeja pilihan Jasmin untuk mengajar.


mereka pun membayar belanjaan, sekarang giliran ke toko peralatan sekolah untuk Rania.


Jasmin juga mengambil beberapa bulpoin untuk Raka, dan juga ikat pinggang.


Raka dengan senang hati menerima pilihan kakak iparnya, setelah itu mereka mencari kue baru pulang.

__ADS_1


tanpa terasa mereka sudah hampir kemalaman, tapi beruntung di desa masih banyak orang.


saat sampai rumah, Adri membantu membawa belanjaan mereka, sedang Mak nur memberikan penangkal sawan pada Rania dan Jasmin.


setelah itu mereka makan bersama, sambil menonton tv, setelah itu mereka berbincang sambil melihat gamis yang tadi dibeli oleh Rania.


gadis itu bahkan berputar-putar menunjukkan gamis baru miliknya yang kembar dengan Jasmin.


bahkan piyama juga, Jasmin pun berganti baju, dan kini dia dan Rania memakai piyama sama.


Jasmin memakai jilbab kaos panjang untuk menutupi auratnya,mereka berbincang-bincang sampai pukul sembilan malam.


Jasmin dan Mak nur sudah beristirahat bersama, sedang Adri dan Rania juga sudah tidur.


tapi berbeda dengan Raka yang masih harus menyiapkan semua pelajaran yang besok harus di ajarkan.


belum lagi dia harus membuat ulangan untuk beberapa kelas, tapi beruntung Raka sudah punya simpanan soal.


tak terasa karena keasikan Raka begadang sampai jam dua belas malam.


dia pun mencari cemilan di dapur, tapi ada hawa yang aneh tapi Raka tak takut Karena hal seperti itu sudah biasa.


"sepertinya ada yang tak beres, ah ... orang-orang ini, bisakah membuat tenang sebentar saja, aku merasa terlalu lelah," gumam Raka lelah.


tanpa sadar Raka tertidur di ruang tamu, sedang para warga yang sedang nongkrong di pos ronda telihat santai dan bercanda tawa.


tapi tiba-tiba mereka kejatuhan air dari atas yang terus menetes cukup deras, tapi mereka berada di dalam pos ronda.


"eh pos ronda bocor, tapi gak hujan tuh di luar," kata pak hansip kebingungan.


"tolong lepaskan tali pocong saya ..."


semua orang menoleh ke atas dan kaget melihat sosok pocong Ridwan dengan mata merah dengan air yang terus menetes dari tubuhnya.


"pocong!" teriak semuanya yang langsung kocar-kacir.


pocong itu terus mengejar para warga, dia hanya ingin minta tolong. sedikit saja.


tapi tak di duga seseorang datang, wanita itu membawa beberapa dupa dan memakai baju hitam.

__ADS_1


wanita itu sudah terlalu lama menunggu arwah itu keluar, dan ternyata lebih menyenangkan karena kekuatan arwah itu begitu besar.


"kamu mau ikut aku, karena aku membutuhkan bantuan mu, dan inti jiwamu begitu enak sepertinya," kata Delia mencegat pocong Ridwan.


"aku tidak mau, aku ingin tenang, jangan ganggu," tolak pocong Ridwan yang ingin pergi.


"berarti kau harus musnah dari muka bumi ini," kata Delia ingin memusnahkan pocong Ridwan.


tapi tak di duga, seseorang melindungi pocong Ridwan, dengan marah Raka menghadang Delia.


"kamu harus melawanku dulu, sebelum melukai dia," kata Raka.


"cih kau itu terlalu menghalangi dan menyebalkan," kata Delia.


akhirnya keduanya bertarung cukup sengit, tapi Delia sudah kawalan dengan melawan Raka saja, tapi Linggo datang bersama Suni membantu dengan melawan Delia.


Raka membaca ayat pemusnah jin dan membuat Delia kepanasan dan kemudian pergi dari tempat pertarungan dengan secepat kilat.


sebuah bungkusan itu jatuh dari tubuh Delia, Raka mengambil bungkusan itu dan melepaskan semua ikatan di kain itu.


tiba-tiba pocong Ridwan pun hilang, "terima kasih ...."


Raka marah, ternyata ini adalah ulah Delia, dia tak mengira jika perempuan itu bisa melakukan ilmu hitam untuk mengikat arwah untuk di jadikan pasukan.


Raka akan siap melawan perempuan jahanam itu, dia tak suka dengan kelakuan Delia yang memanfaatkan arwah orang lain.


Raka pun kembali ke rumah, sedang Delia terluka cukup parah, gadis itu bahkan muntah darah cukup banyak.


Delia tak bisa melakukan apapun, karena khodam Raka begitu besar dan kuat, apalagi ternyata kekuatannya yang tak sepadan dengan Raka begitu besar.


dia harus mencari pasukan arwah untuk memperkuat dirinya secepatnya, karena tubuhnya tak bisa bertahan lama karena ilmunya mulai menggerogoti perlahan.


"brengsek, padahal arwah Ridwan adalah arwah yang akan membuatku Bertahan cukup lama, tapi kenapa pria busuk itu harus muncul," marah Delia.


Delia pun makan bunga untuk sementara waktu, demi menghambat pembusukan pada dirinya.


sedang Raka melanjutkan tidurnya karena dia terlalu lelah, entahlah setelah melawan Delia.


dia juga tak mengira jika Delia memiliki kekuatan besar, tapi tubuhnya yang bau mayat membuat Raka curiga.

__ADS_1


sebuah bisikan di terima oleh Delia, "ada satu hal yang bisa membuatmu abadi dan makin kuat, tak tertandingi dari siapapun, yaitu dengan memakan janin milik Jasmin dan Rafa, jika kamu bisa merebutnya, kamu bisa jadi ratu ilmu hitam di dunia ini."


__ADS_2