Love Of Aurora

Love Of Aurora
Part 109


__ADS_3

"Sudah puas lihatnya?"


Seorang pria menepuk pundak Keanu yang sedari tadi mengintai apartemen Zayn. Setelah semalam pria itu tahu bahwa apartemen yang dikunjungi Ara adalah milik Zayn, pagi tadi ia telah bertekad ingin mengintai Ara dari apartemen rekannya yang juga tak jauh dari apartemen milik Zayn.


Rasa tak percayanya itu telah menuntunnya datang ke apartemen itu, hingga membuatnya terkesan sebagai pria tak tahu diri yang datang berkunjung ke rumah orang pagi-pagi buta.


"Dilihat dari gelagatnya kayaknya si cewek bakal balikan lagi deh sama dia."


Rekan Keanu itu ikut menilai pergerakan wanita itu yang seolah akan kembali kepada Zayn, tentu karena adanya anak diantara mereka.


Sekilas Keanu menatapnya tak senang. Lalu ia memilih masuk ke dalam apartemen Reno, rekan bisnisnya yang masih seumuran dengannya juga.


"Rintangan percintaanmu terlalu berat Bro!" Reno kembali menggodanya.


Keanu masih terdiam sambil menatapnya sangat jengah. Memiliki rekan bisnis baru yang bisa dibilang sudah menjadi teman dekatnya juga, tentu merasa sedikit sebal karena urusan hatinya tidak terlalu mendapat dukungan darinya.


"Aah... Diam kau!" Sergahnya tak suka.


Reno turut duduk berseberangan dengannya di sofa putih yang berada di ruang tamunya. Terlihat Keanu sedang berpikir keras sambil memijit pelan pangkal hidungnya. Entah apa yang sedang dipikirkannya, dahinya terlipat berkerut saking kerasnya ia berpikir.


"Sudah, ikhlaskan saja! Di dunia ini cewek bukan dia doang. Yang masih gadis juga banyak, Ken. Nah loh malah nggak bisa move on sama perempuan yang sudah beranak." Tangan Reno terulur menepuk pundak Keanu sambil diikuti kekehannya terhadap temannya itu.


"Buat cowok tipe kayak kau emang gampang ngomongnya." Keanu sedikit menyindir kepada Reno yang setahunya adalah tipe pria playboy.


Reno hanya nyengir mendengar cibiran Keanu padanya. Ia memang masih tidak terlalu tahu bagaimana masa lalu Keanu dengan wanita yang diintainya itu. Yang ia tahu hanya temannya itu sedang CLBK dengan mantannya itu, padahal kenyataannya jauh dari kata CLBK.


Keanu dan Reno memang masih terbilang belum cukup lama saling kenal. Akan tetapi karena sedang menjalani bisnis di bidang yang sama, seumuran dengannya pula, dan ternyata asyik buat teman saling sharing, dari banyak kesamaan itu membuat mereka bisa seakrab ini.


Terdengar helaan nafas Keanu yang berhembus kasar. Pria itu kini terlihat lebih santai dari sebelumnya. Kemudian ia pun memilih menyandarkan tubuhnya di bahu sofa itu, kepalanya terangkat menatap plafon apartemen tersebut.

__ADS_1


"Emang bukan jodohku kali ya?" Ucapnya setelah sekian menit hanya terdiam.


"Naaah... itu tahu!"


Lagi-lagi Keanu menghela nafas beratnya. Mulutnya memang bisa berkata demikian, tetapi hatinya masih tidak begitu rela melepas Ara kembali ke dalam pelukan Zayn. Mungkin hingga sampai ia melihat sendiri wanita itu bahagia bersama Zayn nanti, dan dari itu ia harus benar-benar merelakannya dengan ikhlas.


"Eh, aku kenalkan cewek seksi nih. Pasti nggak bakal nyesel deh kenal sama dia." Terlihat Reno tengah memainkan gawainya, dan tak lama setelah itu ia memperlihatkan sebuah foto cewek berpenampilan seksi kepada Keanu.


Keanu melirik sekilas. Awalnya ia masih cuek saat temannya itu memperlihatkan foto seorang gadis yang berpose sendiri. Akan tetapi matanya dibuat membulat sempurna setelah tak sengaja melihat foto gadis lainnya yang tengah ditunjukkan Reno padanya.


"Loh, dia kan?" Keanu masih tak percaya dengan foto itu. Matanya mengerjap berulang-ulang masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Beralih Reno menatap lekat foto gadis yang membuat Keanu berubah kaget.


"Ooh... Dia Bella. Mending kau nggak usah kenal dia deh." Ekspresi Reno sedikit begidik ngeri saat menyebut nama Bella.


"Dia cewek nggak bener. Kerjaannya dia sebagai--" Reno memilih membisikkan perkataannya pada Keanu.


"Apa! Yang benar kau?" Pria itu tentu kaget bukan kepalang begitu mendengar profesi Bella dari Reno.


Reno hanya mengangguk yakin. "Yang mau aku kenalkan ke kamu bukan dia. Nih, yang ini. Dia namanya Shinta. Dijamin gadis baik-baik deh, nggak kayak Bella," lanjutnya, masih berharap Keanu mau dikenalkan dengan gadis yang rupanya pernah menjadi incarannya tapi gagal.


Keanu tetap tak bereaksi apa-apa. Ia malah semakin kepo dari mana Reno bisa mengenal Bella.


"Dari mana kau kenal dia?" Tanyanya kemudian.


"Aiiih.... kepo ya? Jangan-jangan kau tertarik mau cobain dia." godanya pada Keanu.


"Ih, amit-amit!" Keanu langsung begidik ngeri mendengar godaan temannya itu. Ia hanya penasaran saja dengan kehidupan Bella yang sudah berubah drastis dan sangat brutal menurutnya.

__ADS_1


"Eh, tapi aku pernah melihat Bella keluar dari apartemen sebelah." Reno malah terkesan ghibah dari pada menjawab pertanyaan Keanu.


Keanu memicingkan matanya, merasa semakin penasaran dengan ucapannya itu. "Apartemen sebelah?"


"Iya. Apartemennya Zayn. Mungkin sekitar hampir sebulan yang lalu deh kayaknya." Jelasnya makin membuat Keanu bertambah penasaran lagi.


"Benarkah? Ngapain dia bawa cewek itu kesini?"


"Ya mau ngapain lagi kalau bukan mau enak-enak." Reno menjawab sekenanya.


"SIAL!!!"


Mendengarnya Keanu langsung mengepalkan kedua tangannya dengan geram. Pria itu tentu merasa telah tertipu dengan sikap tenang Zayn selama ini. Dan hal ini Ara harus tahu kebenarannya, agar ia tak mudah percaya dengan Zayn yang mengaku masih setia dengan Ara selama ini.


"Kau baik-baik saja, Ken?" Reno malah curiga dengan reaksi temannya itu.


"Astaga! Jangan-jangan lo juga kenal Bella?!" Reno menerka-nerka sendiri lewat pandangannya yang melihat Keanu langsung berubah suasana saat mendengar penjelasan darinya.


Sedetik kemudian...


Drrrrt.... Drrrrrt.....


Ponsel Keanu tiba-tiba berdering. Si pemilik ponsel hanya melirik malas, tapi kemudian ia langsung sigap saat menyadari nama seseorang yang sedang menghubunginya.


"Tante Viona?"


*


Budayakan Like dan komentar setelah membaca novel reader'skuh😘

__ADS_1


__ADS_2