
"SIALAN !!!"
Bella membanting ponselnya ke atas meja di sebuah Cafe tempatnya sering nongkrong. Tangannya mengepal erat, menahan amarah yang tak tersalurkan. Gadis itu sangat kecewa dengan apa yang telah di rencanakan secara matang sebelumnya ternyata gagal total.
"Ara!!!" Bella menyebut nama Ara dengan sorot mata penuh kebencian.
Bagaimana tidak, semalam ia telah menyewa orang untuk membuat Ara hilang kesadaran dan kemudian merencanakan hal liciknya untuk menyuruh orang bayarannya itu menghubungi Keanu. Agar ketika Ara dalam kondisi yang seperti itu, Bella bisa dengan mudah untuk memfitnah rivalnya itu dan tentunya juga ia berharap Zayn bisa ilfil kepada Ara setelah kejadian itu.
Ternyata apa yang telah di rencanakannya itu malah berbalik menjadi kabar yang amat mengejutkan baginya. Orang yang telah di bayar Bella untuk menjadi suruhannya itu semalam membuntuti Zayn dan Ara, mulai dari Zayn membawanya pulang ke rumahnya sampai pada waktu mereka sudah keluar dari rumah Zayn itu.
Keanu yang kebetulan memang sedang bersama dengan Bella hanya memandangnya dengan tatapan sinisnya. Pria itu sudah benar-benar tak mau menuruti lagi dengan segala perintah Bella padanya.
"Ini semua gara-gara lo!!" Bella menunjuk muka Keanu dengan jari telunjuknya yang seakan-akan siap untuk mencongkel bola mata Keanu.
Keanu hanya membalas perbuatan Bella masih dengan tatapan mengejeknya. Sungguh, Keanu tak habis pikir dengan jalan pikiran Bella yang benar-benar menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan Zayn.
"Terserah apa kata lo, yang gue mau cuma ini."
Keanu melempar amplop berwarna coklat itu tepat ke depan Bella, yang ternyata setelah di buka isinya adalah pecahan uang seratus ribuan yang sangat banyak bagi seorang Keanu yang hanya sebatas mahasiswa.
"Ck! Lo mau nyogok gue?" Bella kembali melempar uang itu pada Keanu.
Keanu hanya menggeleng, lantas tangannya kembali terulur memberikan uang itu kepada Bella.
"Ini memang masih belum cukup mengganti biaya rumah sakit lo dulu. Gue cuma mau tanggung jawab, kalo gue pernah nabrak lo dulu. Gue akan kasi bunganya, nanti setelah gue bisa nabung lagi."
Dari kejadian itulah yang membuat keluarga Keanu mempunyai hutang budi kepada keluarga Bella.
Dahulu, Bella pernah mengalami kecelakaan yang fatal akibat Keanu yang mengendarai motornya secara ugal-ugalan, yang mengakibatkan Bella sempat koma akibat pendarahan hebat di kepalanya.
Memang saat itu kondisi ekonomi keluarga Keanu masih belum mapan seperti saat ini, papanya Keanu yang masih sebatas pengusaha kelas bawah saat itu sudah pasti tidak bisa mengganti semua biaya perawatan Bella yang sangat mahal.
Saat itu keluarga Keanu sudah benar-benar berada di ambang keputus asaan. Disaat pilihan untuk membiayai Bella yang tidak memungkinkan, atau membiarkan Keanu mendekam di penjara akibat kelalaiannya.
Hingga akhirnya papa Keanu memilih jalan tengahnya yaitu mereka berjanji akan mematuhi semua keinginan keluarga Bella. Dan karena itulah Bella sampai menyuruh Keanu untuk menjauhkan Ara dari Zayn, sebagai wujud dari janji papa Keanu, dan Bella menagih janjinya itu saat ini.
__ADS_1
Bella terdiam. Sejenak mereka saling bertatapan dalam roda pikirannya masing-masing.
"Setelah ini gue minta lo jangan ganggu keluarga gue maupun kehidupan Ara." Keanu berucap sangat meyakinkan.
"Ck! Segitunya lo cinta sama dia. Coba semalam gak gagal, pasti lo yang tidur sama dia, bukan Zayn."
Keanu mengerutkan keningnya, benar-benat tak paham dengan perkataan Bella itu.
"Apa maksud lo, Bel?"
Bella memilih tak menyahut. Ia hanya memberi bukti hasil foto yang dikirim oleh orang suruhannya itu kepada Keanu.
"Sudahlah, lebih baik lo gak usah ganggu mereka lagi. Biarkan mereka bahagia. "
Pria itu berkata seakan-akan dirinya sedang baik -baik saja, padahal hatinya menjerit perih mendapati kenyataan dari foto tersebut.
"Lo sadar gak sih, lo itu sad boy!" Bella berkata begitu mengejek atas apa yang pernah di alami Keanu.
"Gue gak sedih lihat dia bahagia dengan pilihannya. Karena mencintai itu, bahagia jika ngelihat yang kita cintai bahagia."
Bella pergi, tanpa membawa uang yang telah susah payah Keanu tabung selama ini.
Dan Keanu kembali termenung, teringat akan foto Ara dan Zayn yang sedang keluar dari Club malam, yang Bella tunjukkan padanya tadi.
Entahlah, yang Keanu rasa saat ini ia hanya ingin belajar ikhlas dengan nasib cintanya sendiri, tak lagi mau mencampuri urusan antara Ara dan Zayn. Selama Ara bahagia bersamanya dan selama Zayn memenuhi janjinya seperti yang pernah Zayn katakan padanya beberapa waktu yang lalu.
*Keanu flashback on....
Siang itu setelah kabar itu begitu populer di kalangan Kampus bahwa Ara dan Zayn berpacaran, Keanu langsung mencoba mencari keberadaan Ara.
Bukan karena ia masih tak terima karena telah di putuskan oleh Ara tiga hari yang lalu, akan tetapi ia merasa berhutang penjelasan kepada Ara atas kesalah pahaman di antara mereka yang membuat hubungan mereka kandas.
Setelah sekian menit di cari, ternyata Keanu menjumpai Ara sedang berdua dengan Zayn. Keanu mendekat kepada Ara yang langsung di sambut tatapan sinis dari Ara ketika mengetahui kedatangan Keanu.
"Hai," sapa Keanu sambil melambaikan tangannya kepada Ara dan Zayn.
__ADS_1
Zayn hanya membalas dengan ikut melambaikan tangannya, sedangkan Ara masih saja membungkam.
"Kak, bisa gue bicara sebentar sama Ara?"
Zayn hanya menoleh kepada Ara yang ternyata gadis itu langsung mengerutkan keningnya disaat Zayn mengisyaratkannya untuk mau berbicara dengan Keanu.
Zayn merangkul pundak kekasihnya itu sambil mengusapnya. "Pergilah, bicara yang baik-baik sama dia."
Keanu tersenyum menatap pada Zayn yang mengakui juga kalau lelaki ini adalah benar-benar lelaki yang baik dan penuh pengertian. Ia juga bisa menilai dari sikap Zayn selama ini yang sudah cukup dewasa untuk bisa di percayainya menjaga dan melindungi Ara nanti.
"Lo mo ngomong apa?" Ara menyapa Keanu malas.
"Ehm, kita bicara di--"
"Ngomong disini aja."
Keanu menghela nafas beratnya. Tak jadi masalah jika ia harus menjelaskan permasalahan dirinya bisa putus dengan Ara di depan Zayn.
"Maafin gue atas kebohongan gue selama ini, Ra. Gue tau, gue salah banget udah gak jujur sama lo tentang keinginan papa yang--" Pria itu tak sampai hati meneruskan kalimatnya.
Tidak mungkin juga Keanu menyampaikan keburukan papanya kepada Ara atau siapapun. Sesalah apapun papanya, Keanu tetap tak tega membuka aib orang tua sendiri.
"Intinya semua itu memang salah gue. Dan gue udah terima kalo lo memang benar-benar bahagia sama kak Zayn." Keanu menatap lekat pada Zayn saat ia mencoba merelakan Ara menjadi milik Zayn.
"Gue titip Ara. Ingat, gue titip artinya bukan memberi."
Zayn hanya tersenyum devil mendengar ucapan Keanu yang ternyata belum sepenuhnya merelakan Ara menjadi miliknya.
"Kalo lo sanggup bahagiakan dia, gak pernah buat dia menangis walau setetespun, mungkin gue akan ralat kata titip tadi. Tapi ingat, begitu gue dengar lo nyakitin perasaan dia, gue gak akan respect lagi buat merebut Ara dari lo."
"Gue gak akan banyak janji, tapi gue akan membuktikannya melalui sikap gue padanya. Karena gue tahu Ara gak suka dengan lelaki yang hanya banyak janji, tapi ternyata bullshit."
Dan merekapun kemudian hanya saling bertatapan dengan tatapan yang entah untuk di artikan.
*Keanu flashback off....
__ADS_1
*BERSAMBUNG