Masih Di Putih Abu-Abu

Masih Di Putih Abu-Abu
Kayla vs Mama Mia


__ADS_3

"Assalamualaikum mantu mama."


Terdengar suara tidak asing ditelinga semuanya. Beberapa nya dari mereka tersenyum, salah satunya Kayla.


"Ya ampunn tante Mia." ucap Kayla lau mendekat kearah wanita itu.


"Sii ogeb."


"Lahh bocah sedeng."


"Dahhh biarin ajah."


Sementara itu Abel dan BG tercengang kenapa Kayla seneng banget melihat mama BG.


"Lohh kamu siapa." tanya mama BG saat Kayla mendekat.


Jeduaaaarrr.. terlihat kesedihan dimata Kayla.


"A..aa aku Kayla tante, tante lupa."


Sementara itu banyak diantara mereka hampir menyemburkan tawa melihat recehnya mama BG yang tak mengenali Kayla.


"Lohh, kamu ngapain disini bukannya sudah tenang di Ausie." jawab mama BG, sontak membuat tawa teman dan para sahabat Abel BG pecah.


"Buahahahahahh."


"Hahhahahah."


"Ckkkkkk."


"Sudah tenang di alam baka juga seharusnya tante wakakkakak." sela Fransiska.


"Emmmb, iyaa tant aku nyariin kak Bagas." jawab Kayla, membuat mama BG mengernyit.


"Ohhh." jawab mama BG lalu berlalu meninggalkan Kayla menuju Abel yang berada disebelah BG.


"Yaa lord cuma dijawab Ohh doang loh sama mama BG."


"Cie dicuekin cie."


"Sayang, mama cari dikelas kata teman kamu dikantin. Mama langsung kesini aja sekalian mau jajanan kantin." ucap mama BG sambil memeluk dan mengusap pipi Abel.


"Emmb, jam istirahat mama. Ohiyaa mama mau maem apa." tanya Abel, sedangkan Kayla semakin cemberut melihat Abel mendapat perhatian dari mama BG.


"Mau dong siomay sama jus alpukat yah. Ayo pada maem semua." ucap Mama BG.


BG sudah memesankan pesanan mamanya.


"Tan, masak Abel dikata pake dukun buat melet Bagas." ucap Dekka, sontak mata Kayla membola.


"Lohhh masak, emang siapa yang bilang gitu, sembarangan aja bilang gitu mama gak terima yah Bagas." sahut mama BG.


"Tuh sia Kayla yang ngakunya calon mantu tante."


"Hoalaaahh, biarin aja yang jelas mantu mama yang asli cuma satu. Kalau lebih berarti ngaku-ngaku." jawab Mama BG tanpa menoleh kearah Kayla.


"Sayang, jangan pernah berantem lagi yah, kalau salah paham diselesaikan." tutur mama Mia.


"Iyaa mama."


"Mantu mama emang yang terbaik, ayukk aaak." ucap mama BG sambil menyuapkan siomay kemulut Abel.

__ADS_1


"Mam Abel barusan maem lohh." sela BG.


"Gak papa, mama kangen suapin dia." jawab mama BG, membuat mereka semeja tersenyum.


"Ohiyaaa, Kayla kan anak pak haji Ruslan kan." ucap mama BG, Kayla yang merasa mama BG mau bicara dengannya pun sontak berbinar.


"Ahiyaaa tante, tante ingat."


"Lohh ingat dong, dulu tetangga yang mendadak pergi kan." ucap mama BG.


"Iyaa tante, pindah ke Australia."


"Ohhh, trus kenapa sekarang balik, bukannya sudah lama disana." tanya mama BG.


Jlebbbb, Kayla berfikir kelihatan bingung menjawabnya.


"Ka. Kayla kesini ma. mau nemuin kak Bagas." ucap Kayla terbata.


"Apa nemuin sama gangguin hubungan Bagas sama Abel juga termasuk didalamnya." cecar mama BG.


"Embbb.. embb." sahut Kayla gagap.


"Kicep dah kalok sama mama BG."


"Sumpahh mama BG keren."


"Auto bungkam kagak loe."


Seruan dari teman-temannya membuat Abel mengerjap matanya mengkode agar mereka diam.


"Bagas sudah menjatuhkan pilihannya, dan tante juga sudah merestui mereka. Setelah ini saya tidak mau lagi dengar kamu mengganggu hubungan mereka." jelas Mama BG.


"Tapi tante kak Bagas udah janjiin Kayla dulu."


Abel dan BG tak sedikitpun berani menyela sang mama, karena mereka yakin mamanya ini sengaja untuk memperbaiki segala yang terjadi.


"Apa kamu yakin kamu suka atau bahkan cinta sama Bagas." tanya mama BG.


"Yakin Tante, saya cinta banget sama kak Bagas."


"Kamu bukannya cinta tapi terobsesi, karena kalau kamu cinta bukan malah nyakitin Bagas yang sudah memiliki kehidupan sendiri. Terlepas dari ini semua bukan salah Abel, justru ini semua kamu yang SALAH karena sudah meninggalkan Bagas sebelumnya." jelas mama BG, nampak Kayla sudah berkaca-kaca.


"Tapi Kayla cuma mau nagih janji kak Bagas tante."


"Hemmb, ingat Kamu berbuat jahat pada Abel tante yang akan marah, karena apa kamu yang salah malah lampiaskan ke Abel, dimana otak kamu.


Ohh atau lebih tepatnya papa kamu yang salah karena sudah misahin kamu dengan Bagas." kelakar mama BG tak ayal Kayla pun sudah berderai air mata.


"Tapi Kayla gak mau pisah sama kak Bagas."


"Kamu boleh anggap Bagas sebagai kakak tapi tidak untuk menjadi pasangan. Karena tante hanya menganggap Abel menantu satu-satunya yang bisa merubah sifat Bagas menjadi lebih baik.


Kelak kamu pasti akan menemukan sendiri pasangan kamu." ucap mama BG, namun tetap saja Kayla menggeleng tak mau menerima.


"Mama." potong Abel menyodorkan minum pada mama BG.


"Terkadang menghadapi badai harus tegar tante." celetuk Airin, mama BG hanya tersenyum menanggapinya.


"Sekarang kamu memilih terus menjahati Abel atau bahkan tante akan selamanya pura-pura tak kenal dengan kamu." ancam mama BG.


"Tidak jangan tante, saya janji enggak akan jahat lagi. Tapi kalau semisal kak Abel malah ninggalin kak Bagas, bolehkan Kayla dekatin kak Bagas lagi." kelakar Kayla, menbuat mama BG mengelus dada.

__ADS_1


"Astagaaa, kamu memang benar-benar menggilai anak saya. Itu tidak baik Kayla, kamu lihat Bagas bertengkar dengan Abel dia jadi tak mau makan. Apalagi jika sampai berpisah dengan Abel.


Kamu jangan egois, kamu sendiri yang pergi kenapa sekarang mengusik mereka. Sudahlah kedepan kalau ada masalah lagi tante yang gak akan tinggal diam." peringat mama BG, lalu menarik Abel meninggalkan kantin.


"Ayuk sayang."


"Ehh ini mama belum maem."


"Hoalaaahh mama jadi kenyang, kenak badai seperti kata Airin." sahut mama BG sontak membuat Abel dan yang lainnya tergelak.


"Pfffft."


"Hahahah."


"Biar Kevin yang lenyapkan siomay mama dahh." ucap Kevin.


"Bekas mama Vin beli lagi sana." ucap mama BG.


"Biarin aja gak masalah ma, biar ketularan kaya. Hehehhe." celetuk Kevin yang sudah menyambar makanan mama BG.


"Emang kamu dasar." sahut mama Mia lalu beranjak bersama Abel dan BG meninggalkan Kayla yang masih terbengong.


Sementara itu para sahabat dan teman Abel BG berkesempatan mengerjain Kayla dengan membuatnya semakin panas hati.


"Aduuhhh- duhh sapa tuh yang bakalan gak dianggap."


"Cuiiiihhh sok-sokan kenal deket."


"Dianggap anak doang ya lordd, kocak dahh."


"Buaaakkakakkak."


"Uppps.."


"Gak ada kamus Arabella main dukun santet, dukun pelet. Pesona nya udah bikin orang jatuh hati." jelas Airin.


"Uluhh-uluhh bakalan ada yang nangis gulung- gulung bentaran."


Braakkkkk.. Kayla menggebrak meja lalu lari meninggalkan mereka para sahabat Abel dan BG.


"Dasar kemenyan paranormal, Saikooo." teriak Fransiska melihat kelakuan Kayla.


"Haduhhh ini para ladies kenapa merong- merong dahh." celetuk Devan.


"Belain Kayla loe."


"Ya enggak lah, gilak aja." jawab Devan.


"Ohh kirain."


"Lagian ngapain buang-buang tenaga cuma buat ngadepin dia. Mending loe urusin kutu rambut loe udah beranak bera...pa." ucap Devan terjeda karena dia berlari menghindari jambakan dari Fransiska.


"Sini loe Devan Anjengg."


"Yeeekk gak kenak..Wleeeee."


"Ada-ada aja sihh kelean."


Pemandangan yang diciptakan Devan dan Fransiska tak ayal membuat yang lainnya tergelak.


"Habis tegang liat debat mama Mia vs Kayla, sekarang liat Tom and Jerry dah."

__ADS_1


"Buakakakkakak."


__ADS_2