
Udah waktunya mee meen minta vote,, pencet tombol 🎫 Votenya ❤️ sama 🌷☕ jangan lupa 👍 juga yahh luvv mamacii.. Yuuukkk dipencet- pencet lahhh, minthor tunggu yah bestieee..
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°®®°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Beberapa hari setelah nya kini Abel sudah bergeser menuju gedung resepsi di hotel yang sudah mama Mia siapkan. Mertua Abel itu tak mau setengah-setengah saat berpesta demi anak tunggalnya. Papa Hermawan terjun langsung mengatasi keluarga Hutama.
"Dekka pastikan yang terbaik yahh nak, kalau ada yang kurang langsung hubungi asisten mama." ucap mama Mia mengatur persiapan resepsi sekaligus unduh mantunya, tak ingin ada yang kurang sedikit pun.
"Siappp Bu boss."
Langkah Dekka nampak sibuk mengatur acara resepsi hari agar mendapatkan hasil yang baik demi Arabella. Abel sedang ditangani MUA timnya, sedangkan BG menemaninya sembari memegang Pad ditangannya.
Acara resepsi dilaksanakan setelah Abel benar-benar tak lagi merasa gelisah akan traumanya. Meskipun setiap malam masih mengigau, namun segera BG atasi.
BG bahkan tak meninggalkan sang istri sedetik pun, sesuai janjinya pada Abel.
*
*
Beberapa jam kemudian nampak para tamu undangan sudah mulai penuh sesak, tak hanya kolega papa BG namun diantaranya juga para kolega dari ayah.
Keamanan bahkan diperketat untuk kewaspadaan mereka, tanpa ada undangan maka tamu yang hadir tak akan bisa lolos dari pintu penjagaan.
Semua tamu undangan adalah beberapa orang pilihan dari sekian banyak kolega dari papa BG dan ayah Abel.
"Yuk mempelai masuk ke ruang resepsi." ucap Dekka menggiring Abel dan BG.
BG menggenggam erat jemari Abel, melangkah pasti menuju ballroom tempat dimana pestanya akan dimulai dan dibalik pintu itu sudah nampak ayah, bunda serta papa dan mama nya.
"Kamu tegang baby." bisik BG karena merasakan tarikan kuat dari jemari Abel, Abel mengangguk BG pun tersenyum hangat seraya menenangkan Abel.
"Don't worry, hari ini dia gak bakalan bisa nerobos pertahanan mas Al." jawab BG, Abel mengangguk dan bibirnya tersenyum.
"Mungkin papa udah atasi semua nya, Oke. let's enjoy our party tonight."
"Hemmm, sure. Thanks hubby." ucap Abel, mereka telah memasuki ruangan dan disambut riuh para tamu undangan.
Abel dan BG menampilkan senyum terbaik mereka hari ini, walaupun telah terdengar banyak keretakan di hati para fans boy Abel dan juga penggemar setia BG.
Suasana pesta sangat tertata dengan rapi dan profesional untuk sekelas pengusaha muda Bagaskara, dan jangan lupa bantuan dari sang mama tak luput dari itu semua.
Sedari masuk pintu utama ballroom Abel dan BG diiring seorang Gatotkaca yang disebut cucuk lampah. Sang Gatotkaca menari-nari bak di negeri kahyangan yang bertugas menjadi pemimpin kirab prosesi unduh Mantu.
Kehadiran pemimpin kirab berupa Gatotkaca ini adalah sebuah tradisi acara adat pernikahan Jawa, bahkan sang Gatotkaca membawa hiburan tersendiri bagi tamu undangan.
__ADS_1
Setelah puas memandu acara Gatotkaca menggiring kedua mempelai beserta kedua orang tua menuju kursi pelaminan. Namun, belum sampai duduk sempurna dikursi pelaminan sang Gatotkaca beraksi membopong tubuh Arabella.
Gatotkaca menggendong dan membawanya berlari dan berputar-putar bak menculik Bidadari dari kahyangan. Sontak membuat BG sang suami panik, namun tidak dengan tamu dan kedua orang tuanya yang merasa terhibur dengan aksi Gatotkaca itu.
"Hahahahahh."
"Woeeey, keenakan tuhh si Gatot."
"Lakik nya gak terima tuh Tot."
"Buahahahhhh."
"Tot balikin tuh bini orang."
"Hua hahahahh."
Teriakan dari para pemuda menggema, dari siapa lagi tentu kelakuan para sahabat Abel dan BG.
BG akhirnya pasrah dan mendengus pelan mendengar ocehan para budak cinta lainnya, namun melihat Abel tertawa dibawa berlari oleh badut manten itu pun merasa terharu.
"Ihhh seru banget."
"Ya Alloh kocak."
"Awas Jang Sampek jatuh loh Tot."
"Hahahhahah."
"Buaakkakakka."
Jangan lupakan seruan dari para geng cewek disana, tentu tak kalah hebohnya. Setelah lama berputar kesana kemari akhirnya sang Gatotkaca mengembalikan Abel kepada pemilik aslinya.
"Saya kirimkan satu Bidadari tercantik dari kahyangan yang mulia, maaf kan sudah membawanya kabur tadi, buahahahhah." tawa Gatotkaca menggelegar semakin membuat para tamu terhibur dengan aksinya itu.
"Dan selanjutnya mari kita ikuti tradisi lempar bunga pengantin, silahkan bagi yang ingin mengikuti Monggo berbaris rapi." ucap MC tentu acara ini sudah pasti ditunggu oleh para jomblo dan yang belum menikah.
"Ayook guys, sapa tau rejeki." celetuk Devan semangat.
"Kalo Loe dapet mo nikah sama sape loe." sahut Kevin.
"Sama kambing,.. Yahh sama cewek lah begok."
"Ahahhahah."
"Udah Sono Loe pada."
__ADS_1
Para jomblowan jomblowati pun berjejer rapi hampir keseluruhan adalah teman-teman Abel dan BG.
"Satu, dua tiga." pandu MC, BG yang sudah ikut memegang buket bunga pengantin milik sang istri itu pun mengayun-ayunkan bersama Abel lalu melempar kan jauh kebelakang.
Pukkkk..
Buket bunga itu terjatuh dipelukan Airin yang bahkan tak ikut berdiri mengantri seperti yang lain.
"Wuahhhh."
"Hahhh, kok dapat di gue." ucap Airin spontan.
"cihuiii bakalan ada yang segera nih."
"Aciyeeee."
"Swiwiiiit."
Godaan dari para sahabat membuat Airin tersipu malu, Angga pun hanya terkekeh melihatnya. Entah memang kebetulan atau memang BG dan Abel sengaja melempar pada Airin.
"Gak adil nihh Abel." celetuk Fransiska, membuat para sahabatnya menoleh.
"Lahh kenapa."
"Emang Napa njir."
"Ya iyaaa kan gue yang bakalan nyusulin mereka, ehh Ai yang dapet." celetuk Fransiska sompral karena dia akan segera naik ke altar beberapa bulan lagi.
"Yaaa udah sih rejeki Airin, daripada entar si kepin yang dapet." sahut Devan menanggapi ucapan gajelas Siska.
"Emang Napa kalau si Kevin."
"Yahh kan dia udah kawin begookk, masak mau kawin lagi."
"Nikah bukan kawin anjir."
"Huuuu, makin tua makinnn ajah begoknya." celetuk Wira.
"Tuhh mulut lemes banget sihh kelean."
"Dasarr, berisik gak malu Loe diliat banyak orang."
Obrolan dari pemuda pemudi alumni SMATuKa itu pun terhenti kala memang mereka sadari kini menjadi pusat perhatian.
Yahh Airin mendapat kado buket bunga pengantin yang dipercaya banyak kejadian jika yang mendapatkan akan segera naik pelaminan. Itu doa yang terbaik untuk mereka yang telah menjalani halang rintang selama ini.
__ADS_1
Meskipun tak lagi terhalang restu, namun Angga masih ingin memantapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dimana dia pernah mengalami menjadi anak yang broken.