
Setelah David mengeluarkan perintahnya, Lim langsung menggunakan mikropon untuk membuka konferensi pers pada hari itu.
“Ehem, hadirin sekalian dimohon perhatiannya! Saya sekretaris sekaligus asisten pribadi dari Tuan David Erlangga, pada kesempatan ini ingin menyampaikan berita bahagia. Berita yang mengabarkan bahwa Bos saya yang kini berada tepat di samping saya telah resmi memilih seorang wanita sebagai tunangannya. Ke depan wanita inilah yang akan menjadi istri sah dari Bos saya David Erlangga,” ucap Lim.
Seluruh wartawan yang hadir di tempat itu tampak berbisik riuh saat mendengar pengumuman yang disampaikan oleh Sekretaris Lim.
“Wanita itu tak lain adalah wanita yang kini berada tepat di hadapan kalian semua dan duduk di..,” Lim menggantung ucapannya, ia seolah ragu untuk melanjutkan perkataannya.
Ya Tuhan, kenapa dandanan Nona Arabella berantakan sekali sih hari ini.. Apa yang akan para wartawan itu pikirkan saat tahu wanita dengan penampilan seperti ondel-ondel ini adalah tunangannya Bos David? (pikir Lim)
“Kenapa tidak dilanjutkan Sekretaris Lim? Apakah hari ini dandananku mengecewakan kalian?” ucap Bella tersenyum senang seolah merasa puas dengan apa yang ia lakukan hari ini.
Benar-benar sengaja wanita ini! Lihat saja apa yang akan aku lakukan setelah acara ini selesai (batin David).
Bella, Bella, kamu benar-benar berani ya (ucap Dilla dalam hati)
“Siapa Tuan Lim?” tanya salah seorang wartawan yang tidak sabar dengan kelanjutan dari ucapan yang baru saja Dikatakan Lim.
“Wanita itu adalah Nona Arabella Anandita, wanita yang kini sedang duduk tepat di samping kanan Tuan David Erlangga,” ucapan Lim seketika membuat suasana ruangan tampak riuh.
“Wah, ternyata benar gadis ondel-ondel itu tunangannya, benar-benar tidak menyangka selera Tuan David begitu buruk,” sahut salah satu wartawan yang sebelumnya memang sudah menerka kalau itu Bella.
“Benar, pria tampan seleranya memang aneh,” sahut yang lainnya.
“Mungkin dia itu gadis yang kaya,”
__ADS_1
“Sepertinya ini akan jadi topik berita paling populer,"
“Mungkin ini cuma akal-akalan saja,”
“Bisa jadi,”
“Mohon tenang semuanya, jika tidak acara ini tidak akan kamu lanjutkan,” ucap Lim berusaha menenangkan keributan yang tengah bergejolak di antara para wartawan.
“Terima kasih Tuan Lim telah memperkenalkan saya kepada para wartawan yang hadir di tempat ini dan sungguh kehormatan bagi saya bisa berbicara di hadapan kalian semua,” ucap Bella.
Apa-apaan gadis tengik ini? Siapa yang menyuruhnya langsung bicara begitu saja?(batin David).
“Sebagaimana yang tadi disampaikan Tuan Lim bahwa saya Arabella adalah benar tunangan dari tuan yang ada di samping kiri saya dan saya sangat berharap semua yang hadir di sini dapat memberikan restunya kepada kami berdua,” ucap Bella.
“Jadi, Anda benar-benar tunangan dari Tuan David?” tanya salah seorang wartawan yang memakai kemeja biru.
“Lalu bagaimana kalian berdua bisa saling bertemu dan pada akhirnya bertunangan?” tanya salah seorang wartawan.
“Kami bertemu saat mobil David mencipratkan lumpur ke muka dan badan saya, lalu saya balas dengan memecahkan kaca spion mobilnya,” jawab Bella.
“Apa? Kalau begitu apa waktu itu Tuan David meminta ganti rugi kepada Anda?”
“Tidak, dia tidak meminta ganti rugi kepada saya karena dia langsung terpesona saat melihat penampilan saya yang seksi ini,” ucap Bella dibuat genit memberikan kesan jijik bagi yang mendengarnya.
“Wah, benar-benar sulit dipercaya,” sahut wartawan yang lainnya.
__ADS_1
“Sudah, cukup! Konferensi persnya cukup sampai di sini!” bentak David.
“Tapi Tuan kami baru mengajukan beberapa pertanyaan saja, setidaknya izinkan kami mengajukan satu pertanyaan lagi,” pinta wartawan yang kali ini memakai kemeja putih.
“Baiklah, SATU PERTANYAAN LAGI,” ucap David penuh penekanan.
“Nona, bolehkah kami tahu apa pekerjaan Anda?”
“Penjual bakso,” jawab Bella lugas.
Sontak jawaban Bella semakin menimbulkan rasa keterkejutan para wartawan yang ada di dalam aula itu. Jiwa penasaran mereka pun semakin menjadi-jadi. Namun, sebelum hal yang tak diinginkan terjadi Lim langsung membuka suaranya.
“Sudah, selesai satu pertanyaan sudah selesai. Dengan demikian konferensi pers hari ini sudah selesai dan kami ucapkan terima kasih kepada seluruh wartawan yang telah hadir. Dan sekarang kami persilakan untuk meninggalkan ruangan,”
Mendengar perkataan Lim, para wartawan pun dengan berat hati berhenti bertanya dan keluar dari ruangan itu dengan membawa sejuta pertanyaan.
Setelah para wartawan itu pergi meninggalkan aula pertemuan, David langsung menarik tubuh Bella dan menghempaskan nya ke sudut dinding yang ada di ruangan itu.
***
Bersambung
Hukuman apa yang akan diberikan David kepada Bella?
Tunggu jawabannya di episode selanjutnya..
__ADS_1
Dan jangan lupa berikan, like, vote, dan tanda bintang untuk dijadikan favorit.
terima kasih 🙏🙏🙏