Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin
Pulang dari rumah sakit


__ADS_3

Setelah semua berhasil emlihat keadaan alina, semuanya pamit pulang ke rumah masing-masing termasuk orang tua Haidar dan Haidar.


Awalnya Reymond dan Mira masih ingin di rumah sakit, namun Haidar mengatakan untuk pulang saja beristirahat biar Haidar yang menjaga Alina malam ini di rumah sakit.


Alina pun awalnya menyuruh Haidar untuk ikut pulang. Dan membiarkan nya sendiri di rumah sakit. Toh Alina pun tidak terlalu parah dan bisa melakukan aktivitas sendiri.


Tetapi kalian tahu sendiri bagaimana Haidar. Cowok itu tetap kekeuh untuk menemani nya Alian malam ini.


“Kamu mau main?" Tanya Haidar pada kekasihnya yang sedang serius menonton televisi yang menampilkan film kartun Upin & Ipin.


Alina hanya menggeleng tanpa melihat ke arah kekasihnya itu.


“Sayang makan dulu ya, itu suster udah kasih makanannya!" Seru Haidar lagi.


Alina baru menoleh ke arah Haidar, setelah iklan di televisi nya, “gak ah, makanan rumah sakit gak enak sayang!"


“Rapi ini kan biar kamu cepet sembuh sayang!"


Alina menggeleng, “Aku gak sakit Haidar, boleh gak kalau aku makanan dari luar?"


Haidar menggeleng sebagai jawaban nya.


“Pleasw sayang, aku ke pengen banget makan ayam geprek deh!"


“Ngidam? Hamil sama siapa?" Tuduh Haidar membuat Alina memukul lengan kekasihnya cukup keras karena kesal.


“Kamu tuh, ih orang ini namanya BM bukan ngidam. Boleh gak?"


Haidar lagi-lagi menggeleng sebagai jawaban.


“Ya elah, gak asik ah. Sono deh pulang aja, aku sebel sama kamu!"


Tangan Haidar terulur untuk mengelus atas kepala Lina dengan lembut, “Makan yang sehat dulu ya sayang, nanti kalau sudah keluar dari rumah sakit boleh makan ayam geprek, oke?" Seru Haidar.


Entah sihir apa yang Haidar pakai sampai akhirnya Alina mengangguk kan kepalanya, bertanda ia setuju dengan ucapan Haidar tadi.


“Mau di beliin apa? Aku beli bubur ayam di bawah ya, pasti ada tanya kalau di luar?" Usul Haidar dan di anggukin oleh Alina.


"Kamu tunggu di sini jangan kemana-mana, mau ke toilet panggil suster jangan sendiri ya." Pesan Haidar sebelum pergi meninggalkan Alina.


Alina hanya terkekeh mendengar itu semua, “Pacar gue emang beda guys!" Seru Alina sambil terkekeh.


Setelah kepergian Haidar keluar untuk mencari makanan, Alina kembali melanjutkan aktivitasnya yaitu menonton televisi.


...****************...


Setelah menghabiskan waktu 3 hari di rumah sakit, akhirnya Alina pulang ke rumah dan kembali di kasur kesayangan nya.

__ADS_1


Reymond memutuskan untuk membawa Alina pulang, karena ank gadisnya itu tidak mengeluh apapun lagi setelah mengecekan secara berulang.


Kalinini hanya Haidar, Hellena dan Nanda yang mengantarkan Alina pulang ke rumah karena Meilla dan Elsa hari ini ada jadwal USG yang tadinya Alina j gin melihat juga, namun sayangnya kondisi nya tidak memungkinkan.


Bukan karena Alina tidak kuat, akan tetapi pasti Reymond dan Haidar melarangnya untuk pergi-pergi.


“Makasih banyak guys, udah nyempetin waktu buat antar gue sampai rumah. Padahal gue gak papa loh ini!" Seru Alina.


Hellena dan Nanda mengangguk, “Sama-sama Lin, kebetulan gue lagi gak ada kegiatan juga!" Sahut Nanda.


Hellena menoleh ke arah Nanda yang kebetulan mereka memang duduk bersebelahan saat ini. Alina terkekeh saat melihat pemandangan itu.


“Kalian cocok deh kalau di lihat-lihat!" Seru Alina membuat Haidar menoleh dan memperhatikan keduanya.


Haidar mengangguk, “Bwner tuh cocok!" Ujar Haidar.


Nanda langsung menoleh ke arah Hellena, yang kebetulan Hellena pun menatap Nanda sejak tadi. Pertama kali Nanda melihat wajah Hellena sedekat ini dan pertemuan keduanya setelah beberapa tahun lalu saat pemakaman Diana.


Cantik dan manis itu lah yang terlihat di benak Nanda.


“Dari mata turun ke hati sayang!" Goda Alina.


Haidar terkekeh pelan lalu mengangguk.


Nanda dan Hellena yang mendengar itu hanya ikut terkekeh pelan sambil menatap Alina dengan tatapan tajam. Pikiran Nanda terbang entah kemana deh.


“Kalian jangan pulang dulu ya, Tante udah lagi pesan makanan untuk kita semua. Kita makan sama-sama ya!" Seru Mira yang baru saja keluar sari kamarnya.


“Gue angakt telepon dulu ya sebentar!" Izin Hellena sebelum bangkit dan sedikit menjauh dari tempatnya tadi.


Setelah kepergian Hellena, mata Nanda terus mengamati gadis itu yang sedang menelepon di ujung awan. Naanda berpikir, apakah Hellena punya pacar makanya mengangkat telepon harus jauh-jauh seperti itu?


“Biasa aja kali tuh mata, nanti copot loh!" Goda Alina lagi.


Nanda langsung menatap Alina sambil mendengus, “Lo rese tau gak Lin!" Kesal Nanda yang sejak tadi terus di goda.


“Nan, gue rasa lo coba deh deketin Hellena." Saran Haidar membuat Alina mengangguk setuju.


“Ada alasan nya kenapa gue harus coba ngedeketin dia?" Tanya Nanda.


Alina mengangguk, “Ada, biar Lo jauh jauh sama gadis yang selama ini bawa pengaruh buruk buat lo Nan!"


"Lo nyuruh gue biar Kaka Lo menang dapetin Gadia kan?" Tuduh Nanda.


Alina menggeleng, “Gue pun akan berusaha biar kak Adero putus sama Gadis, Nan. Dia itu bukan cewe baik, gue gak butuh mau Lo sama Kaka gue menyesal nantinya!"


Nanda hanya diam saja. Tidak menjawab ataupun merespon apa yang Alina katakan.

__ADS_1


Tak lama Hellena kembali ke tempat duduk nya, setalah selesai menerima dari seseorang. Wajah Hellena sangat bahagia membuat Nanda terusik melihat nya.


“Dari pacarnya kali ya? Bahagia begitu!" Batin Nanda.


“Lin kayaknya gue harus balik deh. Nyokap gue dateng soalnya!" Seru Hellena yang ternyata tadi maminya yang telepon.


“Lo gak mau makan dulu Hell? Paling sebenar lagi Samapi makanan nya!" Tahan Alina agar Hellena bisa makan bersama dulu.


Hellena menggeleng sempat menjawab suara Nanda sudah terdengar.


“Hargain dulu nyokap nya Alina yang udah beliin makanan buat kita, nabati pulang gue yang anyrtin lo!" Seru Nanda membuat Alina bersorak 'cie' dengan gemas.


Hellena menatap Nanda sekilas lalu akhirnya mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan tadi, menghargai orang tua Alina bukan karena ingin di antar Nanda ya! Ingat guys!


Tak lama pula, Mira mengabarkan kalau makanan nya sudah siap di meja makan. Loh kapan datangnya tuh makanan, mereka yang berada di ruang tamu pun gak melihat atau mendengarnya.


Akhirnya mereka semua makan dengan nikmat.


Setelah selesai makan, semuanya kembali duduk di kursi keluarga. Aliba menatap Nanda dan Hellena dengan senyuman. Adem melihat nya dari pada melihat gadis yang ada di sana.


Ah sebel banget sih sama cewek yang namanya Gadis itu!


"Kalau gue pamit sekarang boleh gak Lin?" Seru Hellena yang memang sudah di tunggu oleh maminya di rumah.


Maminya baru saja pulang dari orang setelah 2tahun pergi ini hanya tinggal dengan pembantu nya selama ini, karena papinya sedang berada di Australia sudah hampir 4 bulan di sama.


Alina akhirnya mengangguk, “Boleh Hell, thanks ya buat hari ini, maaf kalau ngerepotin!" Seru Alina.


Hellena mengangguk lalu bangkit dan cepika cepiki dengan Alina, “Gak masalah Lin, cepat pulih ya biar bisa kuliah lagi!" Seru Hellena dan di anggukin oleh Alina


“Kalau gitu gue juga balik ya Lin, Dar! Mau nganterin curut satu ini dulu soalnya!" Ujar Nanda sambil menunjuk Hellena dengan wajahnya.


Hellena yang bilang curut langsung memanyunkan bibir, “Gak usah kalau gitu, gue bisa naik taksi!" Kesal Hellena.


Imutnya batin Nanda saat melihat Hellena memanyunkan bibirnya tadi.


“Anjay benih benih cinta tuh namanya. Panggilan sayangnya, curut!" Goda Alina membuat Hellena dan Nanda menatapnya dengan tajam.


“Berisik Lin!” sahut keduanya bersamaan.


Alina hanya tertawa begitu pun dengan Haidar. Setelah itu, Nanda dan Hellena berpamitan pada kedua orang tua Alina. Akhirnya mereka pulang bersama, menggunakan mobil Nanda.


“Semoga mereka bis abenwran pdkt ya sayang! Aku suka lihat mereka, malu malu mau gitu kayaknya!" Seru Alina saat sudah kembali masuk ke rumah setelah mengantarkan Hellena dan Nanda sampai depan rumah.


Haidar mengangguk, “Iya semoga aja, kita minta bantuan yang lain buat comblangin mereka aja?"


“Setuju sayang, ananto kita bikin rencana untuk ini ya!" Haidar mengangguk.

__ADS_1


Nanda sama Hellena aja deh ya?


Guys jangan lupa komen dan kasih yg ulasan ya, biar aku tambah semangat buat ceritanya!


__ADS_2