Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin
Kejujuran


__ADS_3

Acara pernikahan Lio dan Elsa telah selesai. Hanya tinggal keluarga dan para sahabatnya yang berada di sini. Bahkan orang tua dari sahabatnya pun sudah pulang menggunakan pesawat yang memang di sewa khusus pernikahan ini.


Para sahabatnya belum pulang karena memang Lio dan Elsa menyediakan villa untuk mereka menginap beberapa hari di sini. Hitung-hitung liburan sambil nemenin yang mau honeymoon. Mereka sih gak masalah, karena gratis.


Villa mewah yang Lio sewa membuat para sahabat nya sangat bahagia dan nyaman. Mereka benar-benar merasakan liburan lagi, padahal belum lama mereka liburan dengan keluarga Alina dan Haidar.


“Gila emang keluarga Sultan, hidup kita terjamin gengs!” seru Nanda saat mulai memasuki villa dan melihat ke sekeliling nya.


Edo mengangguk, “Gue di suruh tinggal di sini seminggu juga mau nemenin mereka honeymoon!” seru Edo.


“Itu mah maunya lo!” toyor Nanda pada kepala Edo.


Edo hanya bisa menyengir kuda. Siapa sih yang gak mau gratisan, author juga mau!


“Yaudah masuk ke kamar yuk, gue mau istirahat!” seru Alina sambil memijit bahu belakang nya karena mereka lelah.


Haidar yang melihat itu langsung peka dan mengambil alih pekerjaan itu dan mulai memijit Alina dengan lembut, padahal posisi mereka masih berdiri.


“Jangan pijat-pijat gitu nanti minta yang plus-plus repot!” seru Nanda sambil terkekeh.


Lagi-lagi Meilla menggenggam tangan Edo erat. Edo pun tahu lagi lagi Meilla merasa takut, ia pun sama.


...Flashback...


Waktu saat Meilla meminta tolong Edo melihat tugas kuliahnya, waktu itu pula Meilla tidak sengaja menyentuh bagian tubuh sensitif milik Edo


Edo pun laki-laki normal, tanpa bisa di kendalikan bagian tubuh itu bereaksi secara cepat. Kian tahu kan kata-kata jangan berduaan karena yang ke tiga itu setan.


Nah entah setan dari mana, tangan Edo mulai berani menyentuh Meilla dengan gerakan yang sensual. Awalnya hanya sentuhan di lengan, lalu beralih ke leher dan terus ke bawah.


Meilla yang sudah terbuai dengan sentuhan dan Edo itu hanya bisa mengikuti permainan dari kekasihnya. Hingga akhirnya mereka melakukan hal yang seharusnya di lakukan nanti setelah menikah.


Dengan keadaan rumah yang sepi, membuat mereka terus melanjutkan aksinya hingga tuntas. Setelah melakukan itu, Meilla pun menangis histeris dan Edo berusaha untuk menenangkan Meilla dengan berbagai cara sampai akhirnya Meilla terdiam dan menyesal perbuatannya, begitu pun dengan Edo yang meminta maaf dan akan bertanggung jawab untuk semuanya.

__ADS_1


...Flashback off...


Alina langsung menghampiri Nanda dan menampar pipi cowok itu dengan kesal. “Mulut lo di jaga sedikit bisa gak Nan, nyebelin banget tahu gak!” kesal Alina marah.


Mungkin karena efek capek, jadi Alina agak sedikit sensitif. Dengan cepat Haidar menghampiri Alina dan menggenggam gadis itu, untuk menenangkan nya.


“Nanda cuma bercanda sayang, kamu istirahat ya, aku anter ke kamar!” seru Haidar menarik tangan Alina menjauh dari Nanda sebelum gadis itu berbuat yang lain lagi.


“Alina ke kamar sama gue aja Dar, gue juga mau istirahat!” seru Meilla dan akhirnya di anggukin oleh Haidar.


Sebelum Alina melangkah ke kamarnya, Haidar memeluk gadisnya itu dan mengecup keningnya sebentar. “Tidur yang nyenyak ya sayan, biar nanti bangun segar lagi. Habis itu kita jalan-jalan di sini, oke?”


Alina mengangguk lalu tersenyum dan membalas kecupan di pipi Haidar sekilas, “Kamu juga istirahat ya, jangan terlalu banyak main sama Nanda, otak dia gak beres!” ketus Alina sambil menoleh ke arah Nanda dengan sinis, sedangkan yang di tatap hanya menyengir tak berdosa.


Setelah Kepergian para wanita ke kamarnya,tinggal 3 orang cowok yang berada di ruang tengah villa ini. Mereka bertiga asik dengan pembicaraan yang membahas Lio. Di mulai mengapa jadi Lio yang lebih dulu menikah, dan melihat kembali bagaimana record kehidupan Lio dulu sebelum mengenal Elsa.


Fyi, dia antara ke empat cowok bersahabat ini, Hanya Haidar yang belum pernah tidur dan melakukan hal itu dengan perempuan sampai sekarang. Artinya, ketiganya pernah melakukan itu, sebelum menikah. Bahkan Edo sebelum melakukan itu dengan meilla, dia pernah melakukan dengan yang lain alias cewek di club. Memang ke empatnya itu suka main ke club, Haidar yang hanya ikut tanpa minum alkohol dan genit dengan perempuan. Kalau yang lainnya tidak perlu ditanya, memang begitu hobinya. Kalian paham kan? Badboy!


“Gila emang si Lio, bisa-bisanya dia memutuskan buat tidur sama satu wanita aja!” seru Nanda.


“Yaelah Dar, lo kaya gak kenal gue aja. Lo udah sering lihat gue kaya gitu padahal!” jawab Nanda sedikit kesal juga.


Edo berdehem pelan, “Guys, gue mau minta saran sama kalian, boleh gak?”


Haidar mengangkat alisnya, “Ada masalah?” tuduh Haidar langsung.


Edo terdiam cukup lama, “Guesama Meilla ngelakuin hal itu belum lama ini!” seru Edo dengan pelan.


Haidar dan Nanda yang mendengar hal itu kaget bukan main. Sebab, Edo pernah bilang akan menjaga Meilla sampai mereka menikah nanti, lalu mengapa sekarang malah seperti ini?


“Lo serius?” tanya Nanda memastikan.


Edo mengangguk lalu menundukkan kepalanya, merasa bersalah dan semuanya karena telah mengingkari janji apalagi dengan orang tua Meilla dan Haidar.

__ADS_1


Tanpa di duga, Haidar langsung menghantam wajah Edo lumayan kencang membuat Edo yang di serang tiba-tiba tidak bisa menghindar. Nanda yang melihat itu langsung bangkit dan menarik Haidar untuk menjauh dari Edo, agar tidak lagi memukul sahabatnya itu.


“Brengsek lo, bajingan! Dia sahabat gue, kenapa lo malah berbuat kaya gitu ke dia? Selama ini sebisa mungkin gue jagain dia, Do! Sialan!” marah Haidar menggebu-gebu.


“Sabar Dar! Nanti Alina bangun!” seru Nanda.


Haidar tidak menghiraukan ucapan Nanda, dan malah menghempaskan tangan Nanda yang sedang menggengam nya agar tidak memukul Edo lagi. Tetapi sayang emosi Haidar memuncak, ia tidak suka mendengar ini semua.


“Dar, maaf gue beneran khilaf waktu itu!” Edo meminta maaf pada Haidar.


Haidar menggeleng lalu bersedih, “Alasan lo yang masuk akal coba Di!Brengsek Lo!” geram Haidar lalu kembali memukuli wajah Edo dan membuat gaduhan di ruang tengah itu.


“Haidar, cukup! Dia sahabat lo kalau lo lupa! Semua orang pasti punya kesalahan dan lo gak bisa menghakimi dia!’)” seru Nanda sambil terus berusaha memisahkan keduanya.


“Otak lo berdua sama anjing! Kalau dia sayang sama meilla dengan tulus, gak mungkin dia bisa ngelakuin hal bejad kaya gitu!” seru Haidar yang masih terus memukul wajah Edo.


Edo hanya bisa diam, sambil menahan serangan dari Haidar itu.


“Tapi itu semua pasti di luar kendali Edo, Haidar! Lo juga harus dengerin penjelasan dia, jangan langsung hantam kaya gini!”


“Gue gak butuh penjelasan dari dua, yang jelas dia itu Brengsek!”


Kegaduhan itu ternyata di dengar oleh Alina dan Meilla yang sedang beristirahat di dalam. Kedua wanita itu segera keluar dan menghampiri para cowok di ruang tengah. Alangkah terkejutnya mereka saat melihat Haidar sedang membabi buta memukul Edo seperti itu.


“Haidar, berhenti!” teriak Meilla dan Alina secara bersamaan.


Haidar yang mendengar suara perempuan yang berteriak langsung menghentikan kegiatan nya dan menoleh ke arah belakang. Terlihat Alina dan Meilla berdiri di sana dengan wajah yang sama-sama khawatir.


Alina berjalan menghampiri Haidar, sedangkan Meilla menghampiri Edo yang sudah terkulai lemas di atas sofa.


“Kamu sadar gak sih apa yang lagi kamu lakuin tadi?” seru Alina sedikit meninggikan nadanya.


Haidar mengangguk cepat, “Sangat sadar, bukan kaya bajingan ini yang beralasan khilaf karena melakukan hal bejat!” seru Haidar sambil menunjukkan wajah Edo.

__ADS_1


Meilla yang mendengar itu langsung kaget, begitu pula dengan Alina. Tetapi Meilla tahu kemana arah ucapan Haidar itu dan Meilla langsung menatap Edo lalu di anggukin oleh Edo. Seakan mereka berbicara melalui tatapan.


Meilla langsung menangis dan membuat Alina semakin bingung sebenarnya apa yang telah terjadi, Alina bukan orang yang terlalu polos, ia paham maksud ucapan Haidar tadi. Tetapi ia masih bingung, Edo melakukan hal itu dengan siapa, apakah dengan Meilla makanya Meilla menangis saat ini?


__ADS_2