
Terima apa yang sudah terjadi, iklaskan apa yang tidak bisa di rubah. Betulkan apa yang masih bisa perbaiki.
Begitulah moto hidup Lexi sekarang, kali ini ia tak mengeluh lagi. Tak mempertanyakan takdhirnya kembali, ia akan dengan ikhlas melepas dan menjalani hidupnya kali ini. Seberapa keras Tuhan mengujinya ia akan terun mengucapkan takbir. Allahu Akbar!
Di sini Lexi dan bayinya berada, di sebuah perumahan sederhana, ya Lexi memilih rumah sederhana dari pada rumah-rumah lainnya, tentu saja karna Lexi memikirkan kosekuensinya jika harus memilih rumah yang lebih besar, mulai dari perawatan hingga lain-lainnya sehingga rumah peninggalan Kahfi yang lain Lexi sewakan kepada orang lain untuk sementara.
Sedangkan harta peninggalan Daddy serta Mommynya tak Lexi sentuh sedikitpun. Ia membiarkan harta Daddy dan Mommynya tetap pada tempatnya. Rencananya ia ingin membuat panti asuhan atau semacam rumah singgah yang ia peruntukan untuk orang-orang tak mampu atau anak yang terlantar di kota itu mengingat tak ada panti asuhan di sana. Hati Lexi tergerak untuk melakukan kebaikan untuk harta yang di tinggalkan orang tuanya dan suaminya.
Ilmu agama Lexi semakin dalam, seiring berjalannya waktu.
Bersyukur, Lexi tinggal di lingkungan yang sangat kental akan ajaran agamanya. Bahkan mesjid ta'lim di sana hanya berjarak beberapa meter saja dari rumah yang ia tinggali.
Lexi mendengar dengan jelas, jika si penceramah mengatakan hal ini, dan ia tergerak untuk mendirikan sebuah panti.
3 Amalan Yang Tidak Akan Terputus Setelah Kematian
Ketika manusia masih hidup, banyak aktivitas manusia yang bisa menjadi saranan untuk menjaring amal kebaikan. Mulai dari berbaik hati kepada sesama, menghormati tamu dan tetangga, memberikan sedekah, menyantuni anak yatim, menengok orang sakit dan mendoakannya, tersenyum dan lain sebagainya. Namun ketika arwah telah dicabut dan menuju Alam Barzah (akhirat), amalan yang ada di dunia akan terputus. Namun tidak untuk 3 amalan utama ini yang tetap menjadi penyumbang amal setiap waktu.
Bahkan amalan wajib seperti shalat, puasa, zakat , mengaji dan haji serta ibadah tambahan lainnya juga ikut terhenti, karena untuk mengamalkan hal tersebut hanya berlaku bagi seseorang yang masih hidup di dunia. Amalan-amalan tersebut nantinya menjadi investasi akhirat kelak, namun bagi orang yang meninggal, pahala dari manapun sumbernya sangat dibutuhkan bagi setiap orang meskipun telah wafat.
__ADS_1
Lalu apa saja amalan yang bisa tetap diterima ketika sudah meninggal? Ada salah satu hadits masyhur yang menyebutkan 3 amalan yang masih diterima oleh seseorang walaupun telah meninggal. Bunyi haditsnya seperti ini:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Artinya: “Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau doa anak yang saleh.” (HR. Muslim nomor 1631).
Mari simak bersama penjelasan haditsnya berikut.
Sedekah Jariyah (Shodaqoh jariyah)
Sedekah jariyah adalah sesuatu yang diberikan (dalam bentuk apapun) yang mampu memberi manfa’at yang panjang tiada putus bagi orang lain. Contohnya adalah segala bentuk wakaf (wakaf tanah, wakaf uang, wakaf al qur’an untuk yayasan, wakaf buku untuk perpustakaan), infaq pembangunan masjid, pembangunan lembaga pendidikan, menggali sumur untuk umum, dan lain-lain.
Ilmu yang Bermanfaat
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang berguna bagi orang lain dalam konteks kebaikan. Selama ilmu yang diajarkan masih digunakan dan dimanfa’atkan oleh orang lain, bahkan ketika dirinya telah meninggal, maka selama itu pula pahalanya tiada henti mengalir kepadanya.
Ilmu yang bermanfaat dapat berbentuk usaha menunjukkan seseorang ke jalan yang benar seperti beribadah, mencintai Al Qur’an, mencintai Rasul, menuntut ilmu yang tinggi, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, terdapat sebuah hadits riwayat Imam Muslim yang bersumber dari Abu Hurairah RA. yang artinya:
“Sesungguhnya Rasul Allah saw. bersabda: “Barangsiapa yang menyeru kepada petunjuk (kebajikan), maka dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala-pahala orang yang mengikutinya, hal itu tidak mengurangi pahala-pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa menyeru kepada kesesatan, maka dia mendapatkan dosa seperti dosa-dosa orang yang mengikutinya, hal itu tidak mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun”). Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim.”
__ADS_1
Doa Anak Yang Saleh
Anak yang saleh adalah anak yang dididik dengan sangat baik oleh orangtuanya sehingga anak tersebut akan senantiasa mendoakan kedua orang tuanya dan bermanfaat bagi semua orang.
Hadits Ini secara langsung mengajarkan kepada manusia bahwa penting untuk mendidik anak secara islami, menanamkan aqidah sejak dini kepada anak, dan membimbing anak menjadi generasi insan cemerlang. Karena di balik itu semua, terdapat amal ibadah dan kebaikan dari anak saleh yang akan senantiasa mengalir kepada kedua orangtuanya. Do’a anak shaleh yang ikhlas, tulus, dan selalu dipanjatkan untuk kedua orangtuanya merupakan suatu kebanggaan luar biasa bagi orangtua.
Salah satu doa yang bisa dipanjatkan oleh anak kepada kedua orang tuanya adalah doa berikut:
اللّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
(Ya Allah, Tuhanku! Sayangilah kedua orangtuaku sebagaimana mereka mendidikku di masa kecil).
Lexi mengaku bukanlah seorang yang ahli agama atau pandai beribadah. Namun apa salahnya jika dirinya berniat baik, semoga saja Allah mengalirkan pahahala bagi kedua orang tua dan suaminya yang telah lebih dulu tiada, Aamiin yarobbal'alamin.
Di samping itu, tujuan utamanya adalah membesarkan putranya dengan penuh kasih sayang, tidak masalah tanpa adanya sosok seorang ayahpun Lexi pasti sanggup membesarkan putranya itu.
Lexi butuh waktu untuk menyembuhkan lukanya semoga setelah ini kebahagiaan akan senantiasa menyapanya dan mendampingi hidupnya dan Zayn.
"Aku siap ya Allah, sekalipun kau menakdirkan sesuatu yang sakit sekalipun. Aku tau di sini aku hanya seorang wayang dan engkau adalah dalangnya. Aku akan menurut kemana kau membawa diriku. Sungguh aku sangat ikhlas atas hidupku ini." setelah mengucapkan itu rasanya Bugh ... Seluruh kesakitan Lexi yang selama ini ia derita seakan di hempaskan entah kemana, dan Lexi tau siapa pelakunya yaitu Tuhannya sendiri.
__ADS_1