
Sudah dua bulan Kimmy berhenti bekerja, meskipun demikian Kimmy sangat senang menjalani hari-harinya dengan si kembar, ia sangat menikmati peran itu sebagai seorang ibu dan istri sebelum hal besar terjadi.
Hari itu Ayudia kembali berulah dengan mendatangi rumah keluarga Kyai Sulaiman dan meminta di nikahi oleh Ridwan, atau jika tidak Kyai sendiri harus menikahinya ini gila benar-benar gila, bagai mana mungkin Ayudia meminta pimpinan pondok pesantren menikahinya, yang juga guru serta pria tua yang sudah beristri.
.
Ayudia POV.
Aku adalah gadis yang sudah tidak memiliki ibu, Ayahku sudah menikah lagi dengan seorang janda beranak satu, Ya aku memiliki saudara tiri, saudara tiriku seorang laki-laki dewasa yang mana hormon testosteronnya selalu tinggi, kakak tiriku yang sudah mengambil kesucianku di saat umurku yang masih tiga belas tahun, bahkan aku baru saja memasuki sekolah menengah pertama. Kejadian itu membuatku trauma dan aku meminta ayah untuk memasukan aku ke pondok pesantren.
Sudah lebih dari sepuluh tahun aku selalu mengharumkan nama pondok, siapa yang tak mengenal namaku di penjuru kota, aku kerap kali mendapat hadiah dari setiap aku mengikuti lomba atau sejenisnya.
Di pondok tempatku menuntut ilmu aku belajar dengan giat hingga aku selalu mendapatkan nilai dan prestasi yang tinggi sampai Kyai tempatku menuntut ilmu melamarku untuk di jadikan menantunya.
__ADS_1
Keluarga Kyai Sulaiman sangat baik padaku mereka menyayangiku, aku mendapatkan kembali keluargaku yang hilang meskipun dari tangan orang lain.
Ridwan Omar adalah nama calon imamku, dia sangat tampan tan juga bertutur kata lembut dia lulusan kairo mesir, pria itu juga seorang pengusaha di kota ini, aku merasa sangat beruntung menjadi calon istrinya.
Kemalangan kembali menghampiriku Ustad Jaelani menjebakku, melecehkanku beberapa kali, sampai aku hamil anaknya tiga kali, dua di antaranya sudah aku gugurkan.
Aku sangat bingung dan putus asa di saat tunanganku Ridwan Omar kembali ketanah air, aku sedang hamil anak Jaelani. Aku mendatangi pria itu untuk mencari solusi tapi justru aku kembali ia tiduri.
"Tidak usah mengugurkan kandungan lagi Ayudia, lagi pula Gus Ridwan akan segera menikahimu, bahkan tanggalnya sudah di tentukan." Jaelani mengatakan itu, setelah berpikir dengan keras akhirnya aku pun sependapat dengan laki-laki iblis itu.
Aku mulai ada harapan saat Kimmy bilang tidak mencintai suaminya. Lalu untuk apa dia menjenaknya? Ternyata hanya terobsesi saja.
Pria yang selalu ku langitkan di sepertiga malam kini tak menginginkan diriku lagi. Harus dengan apa aku mendapatnya, bahkan Kimmy wanita itu sedah membongkar kebusukan Jaelani selama bertahun-tahun, aku akui aku berterimakasih padanya tapi ini juga adalah awal kehancuran yang sesungguhnya, di mnana semua orang mengetahui aibku yang tengah mengandung anak Jaelani.
__ADS_1
Aku mengajukan banding serta meminta pertanggung jawaban dari pihak pesantren. Aku menginginkan pernikahan dengan Gus Ridwan sebagai bentuk pertanggung jawaban, tapi lagi dan lagi Pria itu menolaku, Riza bahkan rela menggantikan posisi Gus Ridwan untuk menikahiku, tentu saja aku menolak dari dulu aku selalu mencintai satu pria saja.
Saat ayahku mengajakku pulang kerumahpun aku enggan ikut, tentu saja aku memiliki alasan karna tak ingin kembali menjadi budak nafsu kakak tiriku. Selain itu aku juga tengah menyusun rencana untuk bisa menjerat Gus Ridwan, aku bertekad jika jalan halus tidak ku dapati maka jalan pintaspun akan ku tempuh.
Jason dan Sami pun kakak dari Kimmy calon maduku, menawarkan pernikahan denganku tapi tak sedikitpun aku melirik mereka, hatiku sudah terlanjur di miliki Gus tampanku.
Aku selalu saja membuat kesalah pahaman atau apapun itu agar Kimmy merasa cemburu dan mundur alon-alon dari posisinya, tapi perkiraanku salah meskipun keduanya seringkali berbeda pendapat tapi Kimmy masih kokoh dalam statusnya sebagai istri sah dan satu-satunya.
Aku selalu menjadikan senjata kehamilanku, untuk meminta perhatiannya, baru beberapa saat aku merasakannya karana Kyai yang menyuruh Gus Ridwan, tapi Kimmy malah sedang hamil juga bayi kembar pula, apalah arti anak dalam kandunganku jika di bandingkan dengan anak yang Kimmy kandung yang jelas-jelas darah daging Gus Ridwan sendiri.
Saat kelahiran putraku aku meminta Ridwan untuk menemaniku, tapi pria itu selalu menolak dengan berbagai dalil sungguh sial nasibku.
Ghaza nama itu yang di miliki putraku, tadinya aku senang saat nama itu di berikan Gus Ridwan karna aku pikir pria itu yang menamainya tapi ternyata Kimmy lah yang menamai putraku, ah ini memuakkan.
__ADS_1
Wanita itupun melahirkan dua putra tampan yang langsung jadi pusat perhatian seluruh penghuni pondok, sedangkan putraku hanya di pandang sebelah mata, lagipula ke dudukannya yang semakin membuat posisi Ghaza semakin hina, ia hanya anak haram yang terlahir dari hasil pemerkosaan, ayah biologis bahkan di penjara seumur hidupnya.
Ini belum berakhir, aku akan membuat Gus Ridwan kembali menjadi milikku, bagai manapun caranya.