Menjebak Cinta Gus Tampan

Menjebak Cinta Gus Tampan
Menemukan


__ADS_3

Kimmy merasa hidupnya sangat tenang meskipun tanpa kehadiran seorang suami. Anak- anaknya juga tumbuh dengan sangat baik, begitu juga dengan anak yang kini tengah ia kandung.


Tidak terasa Kimmy sudah delapan bulan berada dalam persembunyian, tak sedikitpun ia keluar dari rumah yang ia tinggali, untuk memeriksa kandungannyapun Kimmy sampai mendatangkan dokter kerumahnya, begitu juga dengan semua kebutuhan Kimmy membelinya secara Online atau menyuruh orang yang bekerja di rumahnya.


Hari ini untuk pertama kalinya Kimmy keluar rumah untuk memeriksa ke adaan bayinya melalui layar monitor, ya Kimmy ingin memastikan jika keadaan anaknya dalam keadaan baik dan juga ingin mengetahi jenis kelaminnya juga, Kimmy berharap semoga saja kali ini anaknya berjenis kelamin perempuan sehingga ia tidak merasa paling cantik di antara keluarganya.


Rumah sakit adalah tujuan utama Kimmy, wanita hamil itu sudah memiliki janji dengan dokter spesial kandungan yang tanpa Kimmy ketahui dokter itu sudah menghubungi Ridwan juga, bukan karna tergiur dengan hadiah atau apapun dokter itu adalah salah satu dari kenalan Ridwan, bahkan putra dari dokter itu tinggal di pondok pesantren milik abinya.


Ridwan memacu mobilnya dengan penuh semangat penatian dan pencariannya selama hampir delapan bulan kini sudah menemukan hasil sang istri dan kedua anaknya akan segera ia dekap termasuk anak ketiganya yang kini berada dalam kandungan istrinya. Tak perduli lagi jika seandainya bayi itu milik El Malik tapi tetap saja ia adalah ayahnya karna bayi itu akan terlahir di tengah pernikahannya.


Ridwan sudah menyusun rencana agar ia bisa mengetahui rumah yang di jadikan tempat persembunyian oleh anak dan istrinya.

__ADS_1


Kimmy memasuki ruang pemeriksaan setelah namanya di panggil oleh petugas. Wanita yang kini tengah hamil besar itu lekas membuka masker yang sejak tadi ia gunakan untuk menutupi wajah yang selalu ia sembunyikan sejak beberapa bulan terakhir.


"Hallo ... " dokter wanita itu menyapa dengan di sertai senyuman, meskipun umurnya sudah setengah abad tapi masih terlihat cantik dengan tahi lalat di atas bibirnya, di tag namanya tertulis bahwa dokter tersebut bernama Sakila.


"Assalamualaikum ... " Kimmy menyapa ramah dokter yang kini sudah menyambutnya.


"Waalaikum salam. Dengan nyonya Kimmy usia 28 tahun, kehamilan kedua dengan usia kehamilan 34 minggu." dokter Sakila menyebutkan data pasiennya.


Karna sudah membaca riwayat kesehatan pasiennya dokter itu segera mengarahkan Kimmy ke tempat pemeriksaat untuk melakukan tindakan USG.


Dokter Sakila mulai menggerakan alat USG yang sebelumnya sudah di berikan gel di atas perut besarnya.

__ADS_1


"Wah, bayinya sangat sehat, berat badannya juga sangat ideal ..." dan berbagai penjelasan lainnya juga ia kemukakan di hadapan ibu hamil itu.


"Dok, apa jenis kelaminnya?" Kimmy sangat penasaran denga calon bayinya semoga saja sesuai harapannya pintanya dalam hati.


"Jenis kelaminnya ..." dokter itu kemudian menggerakkan alat itu dengan perlahan ke sebelah kanan. "Baby girl nyonya."


Kimmy sampai menitikan air matanya, yak henti-hentinya ia mengucap syukur atas segala nikmat yang ia dapatkan selama ini.


Semuanya berjalan sesuai keinginannya tuhannya memang sangat baik selalu melimpahinya dengan berbagai kejutan dan nikmat yang tak pernah Kimmy sangka.


Setelah selesai Kimmy keluar dari ruangan, namun netranya menangkap sosok Citra yang kini berpas-pasan hendak memeriksakan diri ke ruangan kandungan. Kimmy bisa menebak jika Citra kini tengah hamil terlihat dari perutnya yang sudah membesar, tapi Citra memeriksakan dirinya hanya seorang diri lalu kemana Ridwan pikirnya. Citra tidak mengenali mantan madunya karna Kimmy kini sudah mrngenakan maskernya kembali.

__ADS_1


"Dasar suami durjana, sok-soak ingin mencariku dan si kembar, istri mudanya ternyata sudah hamil."


__ADS_2