ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 105


__ADS_3

Rasya tiba-tiba berdiri membuat yang lain menatap diri nya .


" maaf aku tak ingin membuat kalian kecewa tapi aku keberatan dengan pertunangan ini , untuk saat ini aku tak memiliki perasaan apapun pada Sarah , aku tak yakin jika dia berada di sisi ku apa dia akan merasa bahagia sedangkan hati ku tak berada di tempatnya " Rasya melirik ke arah Ranti , Ranti beranjak bangkit namun Adrian menahannya hingga dia harus duduk kembali . Ranti menjadi semakin gelisah .


" baiklah jika itu keputusan mu " jawab Adrian .


Sarah terlihat kecewa pada Rasya , Rasya pun menghampiri Sarah dan berkata " meski aku menolak pertunangan ini tapi biarkan aku mencoba untuk mengenalmu lebih dekat bukan karena perjodohan melainkan sebagai pria yang baru kamu temui, kita mulai dari awal apa kamu bersedia ?" tanya Rasya pada Sarah dan Sarah yang mendengarnya pun mengiyakan hal itu daripada dia harus kehilangan Rasya .


Karena semua sudah sepakat Adrian mengajak mereka makan malam bersama dimana Ranti yang di bantu Anne dan Sarah menghidangkan beberapa menu makanan di atas meja makan .


" Ranti biarkan aku dan Sarah saja , kamu kan sudah banyak bekerja dari tadi siang nanti kamu lelah apalagi kamu sedang hamil " nasihat Anne pada Ranti .


" iya nak kamu duduk saja iya " imbuh Wanda .


Rasya tampak murung mendengar percakapan itu. Entah mengapa semakin Rasya melihat Ranti semakin teringat lah kenangan mereka bersama apalagi sekarang Ranti sedang hamil anak dari pria lain itu semakin membuatnya sedih " andaikan saja aku lebih dulu menemukan mu apa mungkin kamu menerima ku " pikirnya .


" Rasya , ayo di makan jangan cuma melamun " seru Wanda membuat Rasya tersadar.


sehabis makan malam Rasya dan ibunya pamit untuk pulang di susul dengan Theo dan Anne juga sedangkan Sarah memilih menginap di rumah Adrian .


Sarah menarik tangan Ranti dan membawanya keluar.


" Sarah ada apa ?"


" aku gak mau kak Ranti dekat - dekat dengan Rasya " kata Sarah membuat Ranti sadar jika perubahan sikap Sarah karena berkaitan dengan masa lalu itu .


" Sarah , kenapa kamu berpikir seperti itu? aku sudah menikah dengan Adrian untuk apa aku dekat dengannya " jawab Ranti .

__ADS_1


" mungkin kak Ranti memang berpikir demikian tapi apa kak Ranti tahu dari tadi Rasya terus memandang kakak, dia masih memiliki perasaan bahkan kak Ranti sudah menikah saja dia tak bisa melupakan mu, kak Ranti tolong jangan jadi penghalang antara hubungan ku dengan Rasya , aku sangat mencintai dirinya dialah pria yang aku cari selama ini " Ranti yang mendengar Sarah berbicara seperti itu padanya menjadi sangat kecewa lantaran dirinya di anggap sebagai ancaman padahal dia tak berbuat apapun.


" Sarah kenapa kamu bisa berpikir seperti itu? bukannya Rasya sudah menjelaskan jika dia akan memulai semua dengan mu ? percayalah padanya Sarah, mungkin dia perlu waktu menerima mu " jelas Ranti sambil memegang pundak Sarah yang langsung di tepis oleh Sarah .


" dengar iya kak , selama kakak masih berkeliaran di hadapannya selama itu dia tak akan menganggap ku kak! " bentak Sarah membuat Ranti kaget .


" Sarah " suara Ranti masih terdengar lembut dan dia mencoba kembali menenangkan Sarah yang terlihat emosi namun gagal.


" jadi tolong jangan muncul lagi di hadapannya " Sarah pun pergi meninggalkan Ranti .


Ranti sudah berada di dalam kamar sekembalinya dia tampak terlihat sedih membuat Adrian mendekatinya sambil memeluk Ranti dari belakang .


" kamu kenapa hem?" tanya Adrian sambil menyibak rambut Ranti yang ke belakang telinga.


" ah tidak apa - apa kok, aku hanya merasa lelah " jawab Ranti berbohong.


" aku bukan , aku tak ingin berbohong padamu tapi jika kamu tahu aku takut kamu akan marah " jelas Ranti .


Adrian hanya diam saja seakan mengabaikan Ranti , kini dirinya berbaring di kasur empuk nya lalu memejamkan matanya .


" sudahlah , ayo tidur " ajaknya dengan mata terpejam .


" sayang kamu marah ?" tanya Ranti yang sudah berada di samping Adrian hanya mengangguk .


" baiklah aku akan mengatakannya tapi kamu jangan marah lagi " mohon Ranti .


" katakan " jawab Adrian yang sudah sudah membuka matanya kembali.

__ADS_1


" tadi Sarah bilang padaku agar aku tak terlalu dekat dengan Rasya , menurutnya aku adalah hambatan baginya untuk mendapatkan Rasya "jelas Ranti langsung .


" iya sudah jangan dekat-dekat " jawab Adrian singkat.


" Adrian " Ranti menjadi kesal dengan tanggapan suaminya itu.


" jadi kamu marah pada Sarah karena melarang mu dekat dengan mantan kekasihmu itu?" perkataan adrian membuat Ranti malah semakin kesal.


" hanya bercanda kok, jadi kamu merasa sedih karena Sarah bisa memiliki pemikiran seperti itu padamu ?" imbuh Adrian . Ranti hanya mengangguk .


" sudah lah tidak usah di pikirkan ,sifatnya memang seperti itu, jadi kamu harus lebih sabar iya menghadapinya dan ingat di dalam sini( menunjuk ke bagain perut Ranti ) ada buah cinta kita yang harus kamu jaga jadi kamu jangan terlalu lelah apalagi emosi , sudah malam sebaiknya kita tidur " penjelasan Adrian membuat Ranti menjadi tenang mereka berdua akhirnya memutuskan untuk tidur .


di rumah Rasya .


" Rasya kenapa kamu tidak langsung menerima Sarah huh?" ibu Rasya tak habis pikir bagaimana bisa putranya begitu bodoh , ibunya dengan susah payah meyakinkan keluarga Sarah tapi putranya sendiri yang menghancurkannya .


" ma , sudahlah jangan bahas itu lagi ini semua Rasya yang jalani bukan mama jadi stop untuk selalu mengaturku , aku berhak atas hidupku sendiri " bantah Rasya .


" pasti karena kamu belum bisa melupakan wanita itu kan? ingat dia sudah menikah dan kamu juga sudah dengarkan jika dia sedang hamil lagipula suaminya lebih kaya daripada dirimu apa dia akan menerimamu ?" sindir sang ibu namun Rasya tak memperdulikannya malah sekarang dia masuk kedalam kamar dan mengunci pintu nya dari dalam .


" dasar anak bodoh , bukannya dia seharusnya senang menikah dengan gadis muda dan cantik dari keluarga kaya pula , daripada si Ranti yang sudah jadi barang bekas pria lain " gumam sang ibu .


di kediaman keluarga Arya , kedua orangtuanya yang mendapati laporan dari salah satu karyawan perusahaan Arya pun menjadi terkejut mendengarnya , apalagi hal ini juga berkaitan dengan Ranti menantu kesayangan mereka maksudnya mantan menantu keluarga itu.


" ma lihatlah bagaimana bisa ada orang yang selicik itu memfitnah Ranti " kata Satya


" iya siapa lagi yang bisa berbuat seperti itu jika bukan wanita yang tak tahu diri itu, pasti dialah pelaku nya " jawab Maharani jelas tahu pasti Mia lah yang melakukan hal itu karena dia menyimpan dendam pada Ranti dan Arya .

__ADS_1


" jangan sembarang menuduh Kitakan tak punya bukti " kata sang suami .


__ADS_2