ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
bab 29


__ADS_3

semenjak brian mengetahui dion berusaha untuk mendekati sinta, dia berencana untuk mempercepat pernikahannya. sinta pun setuju supaya tidak ada masalah kedepannya.


romi menyiapkan penghulu dan berkas-berkas yang di perlukan. semua sudah siap orang tua sinta pun sudah datang ijab kabul pun dimulai.


beberapa menit sinta dan brian sudah SAH menjadi suami istri.


dion yang mendengar kabar itu tidak terima dia menghancurkan barang yang ada di sekitarnya.


" awas aja kamu sinta, tunggu pembalasanku, aku tidak rela kamu bahagia " ucap dion yang sangat marah.


orang tuanya hanya menangis melihat anak nya seperti itu.


setelah acara selesai mereka berkumpul di rumah brian.


" buk pak gimana kalo bapak dan ibu tinggal disini bersama kami" tawar brian kepada mertua nya.


" tidak nak, bapak disana masih ada pekerjaan yang harus bapak urus" ucap bapak sinta.


brian tidak membantah karena memang benar keluarga sinta memiliki beberapa sawah disana dan tidak dapat di tinggal.


" baik lah pak, biar kami saja yang akan sering main kesana pak " ucap brian.


bapak sinta mengangguk setuju.


karena sudah malam mereka pun istirahat.


sinta dan brian masuk ke kamar mereka.


"sayang " goda brian kepada sinta yang sedang membersihkan makeupnya


" ih mas geli " ucap sinta


" apa kamu tidak ingin melayani ku " ucap brian


" tentu mas tapi bentar aku mau bersih-bersih dulu, mas mandi dulu saja " ucap sinta


"tapi aku mau nya mandi sama kamu sayang " ucap brian sambil memeluk sinta dari belakang.


sinta tidak mendebat, dia membiarkan suami nya seperti itu supaya cepat selesai membersihkan make up nya.


sinta membalikan badan nya ke arah brian jadilah mereka saling menatap.


" sayang biarpun make up sudah kamu bersihkan kamu masih sangat terlihat cantik" ucap brian memandangi wajah istri nya.


" ih mas apaan sih, malu tahu " ucap sinta tertunduk malu.

__ADS_1


" kenapa malu, aku sudah jadi suami kamu sayang " ucap brian memegang dagu sinta dan ******* bibir nya.


sinta membalas ciuman itu, mereka terlarut dalam ciuman itu sampai terjatuh di atas tempat tidur.


merasa sudah sesak nafas brian melepaskan ciumannya dan dengan cepat meraih leher istrinya untuk membuat hasrat istri nya naik.


" mas jangan sekarang " ucap sinta lirih


" kenapa sayang?" ucap brian melepaskan pelukannya.


" aku ingin membersihkan badan ku dulu " ucap sinta.


tak menunggu lama brian mengangkat badan sinta bergaya bride style.


" mas turun kan " ucap sinta meronta


" sudah diam saja "


akhirnya sinta diam dan menurut saja, mereka mandi bersama dan melakukan hubungan intim di kamar mandi.


setelah selesai mandi brian masih belum merasa puas mereka melanjutkan permainan itu di atas ranjang.


" kamu benar-benar ya mas, aku sudah capek " ucap sinta merasa letih


sinta hanya diam saja, brian melihat ekspresi istrinya menandakan kalo setuju dengan cepat memasukan juniornya kedalam gua lagi dan lagi, sampai akhirnya mereka berdua tak berdaya. sinta tertidur duluan karena kelelahan " biarpun kamu sudah janda tapi rasa prawan mu masih ada, kamu benar-benar menjaga kehormatan mu sebagai wanita sampai-sampai juniorku ketagihan " batin brian mencium istrinya dan menyusulnya ke alam mimpi.


pagi hari semua orang bangun kecuali mereka berdua.


" nyonya mau makan apa biar saya masakin " ucap bi surti


" tidak perlu repot-repot bi, saya sudah siapkan semua nya " ucap ibu sinta.


" maafkan saya nyonya tadi saya baru bersih-bersih jadi telat masak " ucap bi surti merasa bersalah.


" sudah bi gak apa-apa" ucap ibu sinta yang sudah terbiasa apa-apa sendiri.


semua sudah siap untuk sarapan kecuali sinta dan brian.


" buk kemana anak dan menantu kita buk" tanya bapak sinta


" namanya juga pengantin baru pak, sudah kita makan duluan saja,nanti keburu dingin " ucap ibu sinta


mereka makan bertiga saja karena memang di rumah brian cuma ada bi surti dan brian, sekarang bertambah keluarga sinta yang memginap beberapa hari disini.


jam menujukan pukul 10.00 ,sinta bangun merasakan tubuhnya sakit semua akibat ulah brian.

__ADS_1


sinta tidak langsung bangun malah memandangi wajah suami nya yang masih tertidur pulas.


" selamat pagi sayangku " ucap sinta dan mengecup pipi suaminya


brian yang merasakan dicium langsung terbangun.


" ada apa sayang, apa kamu minta lagi? " ucap brian


" enak saja, ini aja badan ku sudah mau patah semua" ucap sinta hendak pergi ke kamar mandi.


sinta berdiri tanpa sehelai benang pun membuat junior brian langsung bangun.


dengan cepat brian menarik tangan sinta, " sayang lihat ini ulahmu, ayo tanggung jawab " ucap brian memperlihatkan juniornya.


" ih enak aja orang aku gak apa-apain juga " ucap sinta melepaskan tangan brian


" sayang " panggil brian tetapi sinta tak menghiraukan nya karena kalau sinta berhenti pasti akan terjadi pertempuran di atas tempat tidur lagi.


beberapa menit sinta keluar dari kamar mandi menggunakan baju handuk.


" mas buruan mandi ini udah siang loh, pasti bapak sama ibu udah sarapan duluan " ucap sinta yang sedang mengeringkan rambutnya.


brian berdiri dan masuk kedalam kamar mandi.


setelah selesai mereka turun untuk sarapan.


bapak ibu dan adik sinta sedang menonton tv di ruang tengah


"selamat pagi buk, pak dan adek ku sayang " ucap sinta sambil mencubit hidung adiknya


" udah siang tahu " ucap adek sinta


" oh iya kah, kakak sarapan dulu oke" ucap sinta meninggalkan mereka dan menuju ruang makan.


sinta melayani suami nya dengan baik, dia mengambilkan makan untuk suami nya.


" maaf ya sayang hari ini aku tidak masak untuk mu " ucap sinta


" tidak apa sayang untuk sekarang kamu harus mengasih aku anak terlebih dahulu" ucap brian


sinta hanya mengangguk tanda setuju. sinta dan brian melanjutkan makan sedangkan di seberang sana dion sedang membuat rencana untuk masuk ke kehidupan sinta lagi.


dion memang masih mencintai sinta, dia tidak rela sinta dimiliki oleh orang lain selain dirinya.


jangan sampai ketinggalan ya teman-teman karena cerita nya akan semakin seru, terimakasih sudah membaca dan jangan lupa vote nya ya teman-teman supaya aku dengan semangat melanjutkan cerita ini. terimakasih

__ADS_1


__ADS_2