ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 53


__ADS_3

Hari ini adalah hari Sabtu karena besok ketiga anaknya libur sekolah Ranti memutuskan untuk mengajak keluarganya berlibur ke daerah pegunungan . Ranti menyewa sebuah vila untuk mereka tempat i .


" wah bagus banget pemandangannya , udaranya juga sejuk gak kayak di tempat kita " ucap Winda yang kini telah keluar dari mobil di susul Ranti dan ketiga anaknya. mereka memasuki vila tersebut .


" Yeay asyik ada kolam renang juga " seru Vinno


" biasa aja kali, di rumah kan juga ada " sahut Verro


Vinno hanya melototi Verro , sedangkan Nathan pergi ke arah belakang rumah yang ternyata luas dan ada tamannya juga di sana dia bermain ayunan yang ada di bawah pohon .


" lumayan " kata Nathan .


" tumben kamu ajak mereka liburan ke sini, gak kayak biasanya ? " tanya Winda heran.


" iya ma , biar mereka seneng aja di sini kan udara sejuk dan ada pemandian air panas juga, biar anak-anak belajar tentang alam juga , oh iya nanti mama ajak mereka ke pemandian air panas iya, supaya capek mereka hilang , tempatnya deket kok dari sini trus nanti juga ada pemandu nya yang akan menemani kalian" jawab Ranti sambil membereskan kan dokumen-dokumennya.


" lah kamu gak ikut ?" tanya Winda lagi


" em aku masih ada sedikit urusan ma, aku mau ke lokasi bangunan yang sekarang aku kerjain " jawab Ranti sambil berjalan keluar villa itu .


" iya sudah lah " Winda pun pergi .


Ranti yang kini hanya menggunakan kaos oversize nya dan celana hotpants dengan rambut yang dia ikat membentuk ekor kuda itu dengan santai dia bergegas pergi menuju lokasi proyeknya .


Setengah jam dia tempuh akhirnya sampailah ke sebuah rumah besar yang tampak bagus dan terawat di luar , Ranti turun dari mobilnya .


dia mengambil kunci rumah itu dan kemudian masuk ke dalam .


iya meskipun di luar tampak bagus dan terawat tapi bagian dalam rumah itu berdebu dan sedikit menyeramkan bagi Ranti .


" gila rumah sebagus ini kok di biarin kotor sih " sambil mencolek debu di sebuah patung yang sangat tebal .


Ranti pun mengamati ruangan itu satu persatu dan mencatat nya di buku nya .


" semua nya masih tampak bagus sih sebenarnya sayang banget kalo di ganti tapi mau gimana lagi kan ini hak pemilik rumah "batin Ranti sambil menyusuri ruangan -ruangan .


Saat itu Ranti menuju ke sebuah ruangan dia mencoba membuka pintu itu namun terkunci dia mencari kunci yang sesuai dengan pintu tersebut , saat sedang mencari kunci , ada yang menepuk pundaknya .


Ranti kaget namun dia tidak berani berteriak dia dengan perlahan menoleh ke belakang .


" nona, anda kenapa di sini ?" tanya pria berkacamata itu . Ranti merasa lega karena yang memegang pundaknya adalah orang yang dia kenal bukan hantu maupun orang asing .


" oh tidak aku hanya ingin mengetahui ruangan ini " jawab Ranti canggung.

__ADS_1


" bukan kah saya sudah memberitahukan mana saja yang boleh anda masuki dan tidak , lagi pula itu hanya sebuah gudang " jelas pria itu .


" oh iya maaf " Ranti pun meminta maaf .


" bagaimana ? kapan anda bisa mengirimkan design nya " tanya pria itu .


" em, mungkin Minggu depan "


" baiklah " jawab pria itu.


" em, kira-kira bos anda suka gaya yang seperti apa iya " tanya Ranti .


" em beliau bukan orang yang pemilih , tapi nanti anda bisa mengirimkan beberapa contoh design yang anda buat kan " kata pria kacamata itu sambil terus berjalan ke arah luar bangunan .


" iya tapi jika kita tahu kesukaannya atau paling gak tau kira - kira di ingin yang seperti apa kan itu lebih memudahkan saya " jelas Ranti .


" bukannya anda sudah berpengalaman , buatkan beberapa design yang menurut anda cocok dengan bangunan rumah ini nanti bos saya yang akan memilihnya sendiri " jelas pria itu .


Ranti merasa tidak begitu puas dengan dengan jawaban pria berkacamata itu .


" katanya tidak pemilih sekarang suruh buat beberapa design , membuat satu design saja ribet apalagi beberapa huh " batin Ranti kesal.


" saya tahu apa yang anda pikirkan tenang saja bos saya pasti memberikan imbalan yang sesuai atas pekerjaan anda jadi tenang saja " kata pria itu lagi dengan senyum namun membuat Ranti merasa lebih jengkel padanya . Ranti mencoba menenangkan diri . dan bertanya lagi


" oh itu karena sebelum nya sudah banyak yang mencoba namun tidak sesuai dengan selera bos saya jadi mereka mundur dan sebenarnya dulu beliau sendirilah yang mendesign rumah ini tapi karena sekarang dia sangat sibuk jadi dia meminta jasa orang lain " jawab pria itu.


" katanya tidak pemilih tapi kenapa banyak yang mundur ? pasti mereka bingung harus bagaimana menghadapi klien seperti dia " pikir Ranti .


" em mungkin karena beliau tipe orang yang perfeksionis jadi sangat sulit untuk memenuhi ekspektasinya " jelas pria itu yang seakan tahu pikiran Ranti . pria itu lalu berpamitan kepada Ranti sedangkan Ranti masih berada di bangunan itu .


" huh , makin susah nih " batin Ranti .


Ranti kembali melanjutkan pekerjaan nya.


sedangkan di vila winda sedang mengajak ketiga anak Ranti pergi ke pemandian air panas . hingga sore mereka habiskan waktu untuk menikmati air panas yang langsung dari sumber air panas di pegunungan itu . setelah lama berendam akhirnya Winda pun mengganti pakaian ketiga anak itu secara bergantian


setelah selesai mereka kembali ke villa namun saat perjalanan kembali ke villa Vinno tiba-tiba berlari ke sebuah taman yang ada di dekat sana sehingga Winda yang sambil menggendong Verro pun harus berlari mengejarnya begitu pula Nathan yang ikut mengejar namun tertinggal . membuatnya tidak tahu Winda kemana .


Nathan pun hanya bisa menunggu berharap Winda datang mencari dirinya kini dia duduk di bangku di taman itu . melihat sekeliling nya yang begitu ramai banyak anak seumuran dengan nya yang sedang asyik bermain dengan di temani kedua orang tua mereka , melihat itu membuat Nathan menjadi iri. wajah nya terlihat sedih .


" hallo anak manis kenapa kamu sendiri an di sini ?" tanya seorang pria menyapa Nathan.


Nathan melihat wajah pria itu. namun dia tetap diam .

__ADS_1


" dimana orang tua mu kenapa kamu sendirian di sini?" tanya pria itu lagi .


" em , mommy sedang ada pekerjaan aku kesini dengan Oma tapi oma pergi dan belum kembali " jelas Nathan .


" siapa nama kamu ?" tanya pria itu yang saat ini duduk di sebelah Nathan .


" Nathan " jawab nathan .


" em , gimana kalo paman bantu kamu cari Oma " ajak pria itu .


" kata mommy gak boleh pergi sembarangan dengan orang asing " jawab nathan .


" tenang lah paman bukan orang jahat kok " jelas pria itu lagi .


" Nathan " teriak Ranti yang terlihat khawatir . Nathan pun mencari sumber suara dan dia segera berlari ke arah Ranti dan segera memeluknya .


" nathan kamu gak apa-apakan sayang " tanya Ranti khawatir sambil menciumi nathan. pria yang tadi ternyata sudah berada di dekatnya .


Nathan menggeleng .


" tolong iya nona kalo punya anak di jaga yang benar " kata pria itu menasehati Ranti mendongakkan kepalanya .


" kamu lagi " celetuk Ranti .


" eh kamu kan adik nya si Doni " kata pria itu yang terlihat kaget .


" mommy kenal sama paman ini ?" tanya Nathan kepada Ranti


" mommy ? jadi dia sudah punya anak ?" pikir Adrian .


" em, dia temennya paman kamu sayang " jelas Ranti .


" ooh " hanya kata itu yang Nathan ucapakan dari mulutnya.


" makasih iya udah temenin Anak ku , kalo gitu aku pergi dulu " sambil mengajak Nathan pergi .


" eh tunggu " Adrian menyusul Ranti .


mengikuti ya sampai di depan vila Ranti .


" kamu tinggal di sini ?" tanya Adrian .


Ranti dengan cuek mengabaikan Adrian .

__ADS_1


Ranti segera mengajak Nathan masuk kedalam dan meninggalkan Adrian sendiri. Adrian pun kembali ke tempatnya yang ternyata bersebelahan dengan tempat Ranti .


__ADS_2