ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 106


__ADS_3

Ranti harus segera pergi ke kantor karena masalah yang ada harus segera diselesaikan awalnya Adrian akan menemani Ranti , tapi Ranti menolak karena dia bisa menyelesaikan nya sendiri.


Di ruang rapat Ranti terlihat gugup namun dia masih bisa dengan lancar menjelaskan semuanya pada para karyawan dan pemegang saham perusahaannya. Meski perusahaan Ranti terbilang baru dan berskala kecil tapi banyak perusahaan besar yang memberikan investasi bagi perusahannya namun karena masalah proyek serta banyaknya rumor yang beredar banyak investor yang menjual saham mereka pada pihak lain , Ranti masih menahan diri atas sikap para pemegang saham dan beberapa karyawan yang memang sedari awal tidak suka pada ranti alasan nya sangat sederhana karena mereka pernah di tolak oleh Ranti , jadi sekarang waktunya bagi mereka membalas Ranti .


Dan tanpa sepengetahuan Ranti ternyata mereka juga telah mengundang orang yang telah membeli hampir 30 persen saham di perusahaannya .


dia adalah Mia , dengan sombong Mia berjalan ke arah Ranti hingga Ranti sadar jika semua masalah yang dialaminya pasti perbuatan dari Mia .


" lama tidak bertemu Ranti " sapa Mia lalu duduk di kursi yang telah di sediakan .


Ternyata mereka semua telah merencanakan untuk mengganti posisi Ranti dan Ranti juga tahu jika asistennya sendiri yang telah mengkhianati dirinya " sejak kapan kalian merencanakan semua ini ? jawab ! " tanya Ranti sambil menahan emosi . ternyata diam -diam Maya menaruh surat pengalian saham di salah satu dokumen Ranti yang sudah sangat percaya pada Maya pun langsung menanda tanganinya tanpa ia baca terlebih dahulu.


" maaf Bu saya tidak mengerti maksud perkataan ibu lagipula ini juga sudah di tanda tangani bahwa ibu Ranti telah memberikan saya 1 persen saham milik ibu dan sampai saat ini di tambah jumlah saham Bu Mia dan yang lainnya tentunya sudah cukup membuat Bu Ranti turun dari posisi anda " jelas sang asisten bernama Maya itu .


" kamu ! " Ranti ingin sekali menampar wajah Maya yang sudah dia percaya selama ini " namun dia tahan dia tak mau namanya masuk kembali pencarian terpanas dan mungkin memang saatnya dia harus berhenti bekerja karena dirinya sedang hamil namun Ranti menyayangkan tindakan Maya padanya , padahal jika dirinya ingin berhenti bekerja pasti Maya juga lah yang akan dia tunjuk sebagai penggantinya .


" baiklah jika kalian sudah mengambil keputusan seperti itu , mulai hari ini semua urusan perusahaan dia yang akan menjalankan nya , saya permisi " Ranti pamit keluar bersama asisten nya yang lain karena jika dirinya terus berada di dalam pasti dirinya akan semakin marah dan itu tentu saja tidak baik bagi kondisi dirinya saat ini .


" hanya begitu saja? dia menerima semuanya begitu mudah " batin Mia heran.


Sedangkan Maya terlihat merasa bersalah akan tindakannya namun dirinya telah membantu Ranti selama ini tentu dia memang lebih pantas menggantikan Ranti di banding siapapun.


di dalam kantor Ranti mengemasi semua barangnya di bantu oleh salah satu karyawan nya yang lain dan juga bodyguard yang Adrian sewa untuknya .


" Bu Ranti tidak marah ? Bu Ranti tak ingin membalas mereka ?" tanya karyawan nya itu .


Ranti menggeleng sambil tersenyum .


" tidak , aku hanya kecewa dengan Maya kenapa dia berbuat seperti itu padaku ? padahal jika dia memintanya baik-baik aku pasti juga setuju karena memang aku sudah mempunyai rencana agar dia menggantikan ku karena sekarang aku sedang hamil " jelas Ranti .

__ADS_1


" wah selamat Bu akhirnya Bu Ranti hamil juga, kabar gembira ini harus kita rayakan Bu , aku akan memberi tahu karyawan yang lain untuk mengadakan makan malam bersama " ujar sang karyawan bernama Dona itu .


" tidak perlu , kamu jangan beritahu siapa-siapa iya, aku tak mau masuk berita gosip lagi " pinta Ranti , Dona pun mengiyakannya .


di balik pintu ruangan Ranti ada Maya yang mendengar percakapan mereka , Maya menyesal telah mengkhianati Ranti padahal Ranti begitu baik padanya .


" Dona , kamu harus bantu Maya iya oh iya jangan sampai Maya terus berhubungan dengan Mia, wanita itu sangat licik " mohon Ranti pada Dona .


" baik Bu, " jawab Dona , akhirnya Ranti pun telah keluar dari perusahaannya .


Ranti meminta para bodyguard nya agar tak memberitahukan semua yang terjadi pada Adrian .


baru selesai masalah nya ternyata Wanda menghubungi dirinya agar secepatnya kembali kerumah . Suara Wanda terdengar panik dan ketakutan .


Ranti segera pergi kerumahnya dan saat di dalam rumah ternyata sudah ada Thomas yang sedang menemani anak-anaknya . Terlihat beberapa orang bertopeng yang tergeletak di lantai .


Wanda yang melihat Ranti pulang segera memeluknya .


" Ran tadi ada banyak orang yang masuk ke dalam rumah dan mau menyerang kami , para penjaga pun banyak yang terluka tapi untung saja tuan ini datang tepat waktu " cerita Wanda .


" bagaimana bisa ? " Ranti masih tidak percaya .


" oh iya terima kasih sudah menolong keluargaku " seru Ranti pada Thomas .


" ma, dimana Nathan ?" yang menyadari jika putra sulungnya tidak ada .


" Nathan dia , tadi dia mau menolong ibumu tapi penjahat itu memukulnya hingga saat ini dia belum sadar tapi tenang saja aku sudah memeriksanya dia tak apa-apa" sambung Thomas .


" kamu seorang dokter ? " tanya Ranti dan Thomas hanya mengangguk .

__ADS_1


Ranti segera masuk ke dalam kamar Nathan dan memeluk putranya itu .


Thomas yang melihat cinta Ranti yang tulus pada Nathan mulai berpikir apa dengan membawa Nathan pergi dari Ranti akan membuat keduanya bahagia .


tapi Thomas adalah orang yang menepati janjinya sekalipun pada orang yang sudah mati .


Nathan perlahan membuka matanya dia melihat ibunya yang khawatir padanya .


" mommy jangan sedih iya Nathan gak apa-apa kok" terang Nathan .


Ranti menciumi wajah putranya .


" mom , Nathan haus " sambil memasang muka imutnya Ranti segera pergi ke dapur untuk mengambil minum.


" paman thom bolehkan Nathan meminta sesuatu dari paman ?" ucap Nathan .


" kamu mau apa dari paman coba katakan ? " jawab Thomas mendekati Nathan .


" paman begitu hebat dalam berkelahi, apa paman bisa mengajari ku ? aku ingin melindungi keluarga ku " ungkap nya . Thomas mendapatkan sebuah jalan keluar agar Adrian dan Ranti membiarkan dirinya membawa Nathan .


" bisa tapi harus ikut dengan paman dan Nathan juga harus mengikuti pelatihan jadi Nathan harus minta ijin dulu sama orang tua mu iya apa dia mereka setuju atau tidak" Nathan pun meminta waktu pada Thomas untuk menunggunya mendapatkan persetujuan dari kedua orang tuanya .


"karena Nathan yang punya inisiatif sendiri untuk ikut dengan ku pasti mereka taka kan keberatan lagipula dengan Nathan bersamaku dia akan mendapatkan pengajaran yang lebih baik , akan sia-sia jika kemampuannya tidak di asah dengan baik" pikirnya .


Thomas akhirnya pergi dari rumah itu tanpa berpamitan dengan Ranti .


" dimana paman Thomas ?" tanya Ranti pada Nathan .


" paman ada urusan mendadak jadi dia segera pergi " jelas Nathan .

__ADS_1


Ranti pun memberi segelas air putih pada Nathan karena merasa haus Nathan pun segera meminumnya sampai habis .


__ADS_2