ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 50


__ADS_3

Ranti pulang ke rumahnya pada malam hari , dia memasuki rumah itu dan terlihat Nathan berada di ruang tv sedang asyik memainkan game di ponselnya .


" sayang kamu belum tidur nak?" sapa Ranti sambil mengecup puncak kepala nathan .


" aku sedang menunggu mommy aku juga sudah menghangatkan makanan di microwave buat mommy " jawab Nathan sambil tetap memainkan game nya. Nathan adalah anak yang cerdas dan juga perhatian , meskipun umurnya masih kecil namun pemikirannya sudah seperti orang dewasa apalagi saat Ranti lelah Nathan lah yang sering membantu Ranti kadang dia menyiapkan makan malam untuk Ranti atau pun memijat kaki Ranti yang lelah karena seharian memakai heels yang nathan tahu jika ibunya tak suka memakainya . Ranti pun mengambil ponsel Nathan .


Nathan hanya menatap Ranti .


" sayang ini sudah malam , sekarang kamu tidur iya , besok kan sekolah " pinta Ranti dengan penuh kasih sayang.


" baiklah tapi mommy temani Nathan tidur iya " ajak Nathan dengan wajah memelas.


akhirnya Ranti dan Nathan pun bergegas menuju kamar Nathan yang berada di sebelah kamar Vinno dan Verro .


sekilas Ranti melihat Vinno dan Verro yang sudah tertidur pulas dengan Verro yang tidur telentang sedang Vinno yang sedang memeluk boneka beruangnya .


Ranti pun menyuruh Nathan menggosok giginya, selesai menggosok gigi Nathan berbaring di samping ranti dan memeluk tubuh Ranti segera memasangkan selimut bergambar Superman ke tubuh Nathan .


Ranti menceritakan dongeng kepada Nathan agar putranya itu cepat tertidur.


beberapa menit pun berlalu akhirnya Nathan tidur , Ranti dengan pelan keluar dari kamar itu dan menutupnya.


Ranti bergegas ke kamarnya dan segera pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya dan keluar dengan memakai baju tidur berwarna pink .


Ranti menyisir rambutnya . seketika itu bayangan Arya terlintas dalam pikirannya . Ranti mengingat kenangan nya bersama Arya di mana Arya sering menyisir rambut Ranti . namun segera Ranti menyadarkan dirinya dengan menepuk pipinya sendiri dengan keras.


" sadar Ranti " sambil terus menepuk pipinya hingga merah .


Ranti merebahkan dirinya di atas kasur besarnya . menatap langit-langit dengan tatapan penuh rasa kesepian. Lama kelamaan mata itu pun terpejam.


di tempat yang sangat jauh dari Ranti berada , seorang pria sedang duduk di kursi di balkon rumah nya.


menatap langit malam di penuhi cahaya bintang yang terang sambil menghisap rokok yang ada di tangan nya .


" dimana kamu Ranti ?" ucap nya dengan wajah yang begitu merindukan Ranti , pria itu yang tak lain adalah Arya , setelah perceraian nya dengan Ranti telah pergi meninggalkan kota itu dan pergi bersama orang tua Doni . penyesalan terus menghantui Arya selama ini. dia berusaha mencari keberadaan Ranti namun tidak ada informasi , iya se berkuasa dan kayanya seorang Arya masih lah kalah dengan kasih sayang Doni kepada Ranti yang sudah dia anggap seperti adiknya sendiri dengan sumberdaya yang di miliki Doni dan Satya mertua nya membuat informasi keberadaan Ranti tak pernah di temukan oleh Arya , mereka melakukan itu agar Ranti hidup dengan baik tanpa ada bayang-bayang dari masa lalu nya.


Hubungan Arya dan keluarga besarnya pun tidak begitu baik , sehingga dalam kurun waktu 6 tahun Arya hanya bertemu dengan keluarga nya hanya 3 kali , dan hanya kakak iparnya yang sekantor dengannya lah yang sering dia temui . itu pun tak se akrab dahulu.

__ADS_1


saat Arya tengah melamun , sepasang tangan wanita menyentuh bahu Arya . Arya mendongak kan kepalanya .


di lihatnya wajah istri barunya yang baru dia nikahi setelah menceraikan Ranti .


" sayang , udah malam ngapain kamu disini " tanya wanita itu dengan manja . Arya hanya diam dan kemudian berdiri menatap wanita itu sebentar lalu berjalan memasuki rumah mereka .


" sudah selama ini apa kamu belum bisa melupakannya Arya " batin wanita itu . lalu mengikuti Arya masuk kedalam rumah tersebut.


Ranti yang masih asyik dengan mimpi nya harus terbangun karena suara bel rumahnya yang terus berbunyi di tengah malam . ranti pun bangun dan melihat dari jendela kamarnya ke bawah , di sana dia melihat sosok familiar segera dia bergegas turun dan membukakan pintu .


" kak Doni " melihat wajah Doni yang sekarang di lihatnya .


" hai Ranti apa kabar ? maaf iya malam- malam ganggu kamu " sapa Doni


" kok kak Doni gak bilang sih kalau mau ke sini " tanya Ranti sambil menyuruh Doni masuk dengan membawa koper miliknya .


Doni segera merebahkan dirinya di sofa karena dia sangat lelah setelah melakukan perjalanan selama 6 jam untuk tiba di tempat Ranti .


" yang lain udah tidur ?" tanya Doni .


Ranti mengangguk .


" Kak Nita gak ikut ?" tanya Ranti .


" gak , aku kesini cuma beberapa hari buat ketemu klien aja kok " jawab Doni .


" yah padahal kalo kak Nita sama anak kalian ikut pasti anak-anakku seneng banget "


" sekarang kan mereka lagi masuk sekolah nanti kalo liburan pasti aku akan bawa mereka kesini " jelas Doni .


" iya udah kak Doni istirahat aja " Ranti pun kembali ke dalam kamarnya .


pagi hari Ranti bangun lebih pagi dan segera membantu winda menyiapkan sarapan . Ranti juga memberitahu jika Doni telah tiba di rumah , setelah selesai memasak Ranti membangunkan ketiga anaknya itu, setelah selesai Ranti menyuruh mereka segera sarapan dan menyuapi Vinno dan Verro secara bergantian sedangkan Nathan dia lebih suka makan sendiri .


Doni yang telah rapi pun ikut bergabung dengan mereka semua , ketiga anak itu tampak senang akan kehadiran Doni segera mereka memeluk tubuh Doni .


" ayo sarapan dulu" Winda memberikan piring kepada Doni .

__ADS_1


Doni pun mengambil sedikit nasi goreng itu karena dia tidak terbiasa makan pagi.


" kamu sudah rapi begini mau kemana ? " tanya Winda .


" mau ketemu klien ma udah janji " jawab Doni .


" kamu kan baru tiba , kamu gak capek ?" tanya Winda lagi .


" iya mau gimana lagi ma " jawab Doni sambil memakan makanannya .


" uncle , kapan tiba di sini kita kok gak tau sih " tanya Vinno .


" em, tadi malam sayang , kalian sudah tidur " jelas Doni .


" ohh, nanti kita jalan-jalan iya uncle " pinta Vinno .


" iya nanti kita jalan-jalan kalo uncle sudah selesai kerja annya " jelas Doni.


ketiga anak itu pun senang .


selesai menyiapkan bekal dan memasukkan nya ke dalam tas meraka , Ranti pun berpamitan kepada Winda untuk berangkat, Ranti yang akan mengantar ketiga anaknya .


" eh Ran , aku sekalian bareng kamu aja iya " kata Doni menawarkan diri.


" em boleh " jawab Ranti dengan senang hati .


mereka pun berangkat dengan Ranti yang menyetir mobil tersebut.


Ranti mengantar Doni terlebih dahulu karena lokasinya yang searah dengan sekolah anak-anaknya.


setelah tiba di tempat Doni pun keluar dari mobil dan tak lupa Doni mencium pipi ketiga keponakannya itu yang ikut turun dari mobil .


" nanti pulang nya telepon aku aja kak " jawab Ranti .


" oh gak usah kok Ran nanti aku bisa pulang sendiri aja"


" gak boleh , pokok nya gak nanti kalo udah selsai hubungi aku iya nanti aku akan kirimkan sopir untuk menjemput mu" tegas Ranti yang membuat Doni tidak bisa menolak . akhirnya Ranti dan anaknya pun meninggalkan Doni di depan sebuah gedung .

__ADS_1


Doni pun berjalan masuk .


__ADS_2