
Di kantor Adrian .
Adrian masuk ke dalam ruangan nya terlihat Theo yang sudah ada disana menunggu kedatangannya .
" gimana ? lancar ?" tanya Theo .
Adrian mengangguk dan memeluk tubuh Theo seraya berkata
" makasih iya berkat saran mu semuanya berjalan lancar "
" kita kan sahabat jadi wajarlah jika saling membantu " jawab Theo .
" tapi sepertinya aku butuh bantuan mu lagi " ucap Adrian .
" bantuan apa ?" tanya Theo .
" segera uruskan berkas pernikahan untuk ku dan Ranti aku ingin akhir bulan ini selesai sebab awal bulan nanti kami akan menikah " pinta Adrian pada sahabatnya itu dan Theo pun menyanggupi nya.
Theo pun mendukung Adrian meski dia tahu jika ini mungkin terlalu cepat dan juga mendadak karena waktu yang di berikan Adrian hanya sekitar seminggu .
Theo sudah tahu jika Dia yang selalu di cari keberadaan nya oleh Adrian telah kembali namun Theo menutupi semua informasi itu dari Adrian , Theo tidak ingin Adrian menjadi goyah saat Dia kembali pada Adrian dan membuat Adrian melupakan semua penderitaan yang pernah Adrian alami akibat ulah wanita itu. Theo ingin Adrian lepas sepenuhnya dari bayang-bayang wanita itu dan menjalani kehidupan yang harmonis bersama pasangan baru nya yaitu Ranti . sungguh beruntung Adrian memiliki sahabat yang begitu pengertian seperti dirinya dan Anne .
Sedangkan di tempat Ranti kedatangan seorang klien yang ingin bertemu dengan nya untuk meminta jasanya mendesain rumah baru klien tersebut.
Ranti pun menemui klien itu di sebuah cafe dekat kantor nya saat dia tiba di tempat yang telah di sepakati , Ranti melihat jika Arya lah yang duduk di tempat janjian nya.
Ranti segera menyadari jika Arya lah yang harus dia temui . meski malas bertemu dengan mantan suaminya namun dia harus bersikap profesional apalagi dalam bekerja.
Ranti duduk berhadapan dengan Arya .
Arya yang melihat kehadiran Ranti tersenyum lembut namun senyumannya kini tak hiraukan oleh Ranti .
__ADS_1
" jadi kamu mau design yang bagaimana ? silahkan kamu pilih " tanya Ranti langsung menyodorkan beberapa buku design miliknya .
" gimana kalo pesan makanan dulu ? kamu mau pesan apa?"
" aku minum es coffe aja " jawab Ranti , Arya pun memesan minuman yang sama untuk mereka berdua .
Arya melihat buku design Ranti , dia melihat beberapa gaya dan dekorasi ruangan terlihat Arya begitu kagum pada Ranti yang saat ini telah berhasil mengembangkan bisnis nya.
Minuman mereka pun datang dan segera Ranti meminum es coffe nya sampai menunggu Arya selesai memilih design yang dia impikan.
Beberapa waktu Arya mememilih dan dia kembali merapikan buku Ranti dan menaruhnya tempat di depan Ranti .
" menurut ku hampir semuanya bagus , tapi aku ingin kamu saja yang memilihnya untuk ku karena kamu lebih mengerti dibandingkan diriku " jelas Arya .
" oke , tolong kamu tulis alamat nya nanti aku akan menyuruh orang ke lokasi " sambil menyodorkan buku dan pulpen .
" em, gimana kalau sekarang saja pergi ke sana kebetulan aku juga akan kesana " ajak Arya .
" maaf aku sibuk, jadi tolong kamu tulis saja dulu alamatnya " kekeh Ranti .
" sibuk atau tidak ingin pergi bersama ku , segitu benci nya kah kamu padaku Ranti ? " sindir Arya.
" tidak , aku memang benar sibuk " jawab Ranti .
" oh begitu , tapi apa akhir pekan ini kamu ada waktu ?" tanya Ary dengan hati-hati .
" kenapa ? " tanya Ranti .
" aku ingin mengajak mu dan anak-anak kita jalan-jalan " jelas Arya .
" Arya , maaf aku tidak bisa , kamu tahu kan kita sudah bercerai dan kita sudah memiliki pasangan masing-masing " tolak Ranti secara halus .
__ADS_1
" tapi aku sudah bercerai dengan nya Ran" ucap Arya . Ranti terlihat kaget .
" kenapa mereka bercerai ? atau mungkin Arya kembali berselingkuh ? sudahlah apapun itu sudah tidak ada hubungannya dengan ku " batin Ranti .
" kamu tahu Martin kan? dia adalah ayah kandung Julia dan Martin sekarang membawa Julia pergi bersama nya dan aku lebih memilih meninggalkan Mia karena alasan ku selama ini bertahan karena Julia " jelas Arya .
" kenapa kamu menjelaskan nya padaku ?"
" karena aku menebus semua kesalahan ku dulu Ran , aku ingin menebus nya " terlihat perkataan Arya terdengar serius .
" Arya , hubungan kita sudah berakhir sejak kamu meninggalkan ku , aku juga sudah hidup dengan baik begitu juga anak-anak " jelas Ranti semakin tidak nyaman dengan pembicaraan mereka .
" jadi ? apa aku sudah tidak ada tempat lagi ? apa karena Adrian ?" tanya Arya .
Ranti hanya diam , dan Arya pun mengerti akan diamnya Ranti .
" jadi benar karena dirinya iya , tapi apa aku boleh bertemu dengan anak-anak " tanya Arya pada Ranti .
" jika kamu tanya aku mungkin tak kan mengijinkan mu bertemu mereka tapi aku juga tidak bisa egois Arya , jadi semua tergantung mereka saja apa mau bertemu dengan mu atau tidak , maaf iya aku harus segera pergi " pamit Ranti pada Arya dan kemudian meninggalkan Arya di tempat itu .
terlihat Arya yang saat ini menahan sakit hatinya . tapi mau bagaimana lagi semua akibat perbuatannya sendiri sekarang meski Arya dan Ranti bisa bertemu tapi semua tak kan seperti dulu . Dia juga tidak bisa memaksa Ranti bersamanya lagi karena Ranti yang sekarang lebih berani dan tegas tidak seperti dulu yang lemah lembut . Jalan satu-satunya adalah mendekati anak nya , jika Arya bersikap baik pada anaknya mungkin hati Ranti akan luluh kembali tapi yang saat ini jadi masalah terbesarnya bagi Arya adalah Adrian yang terus saja menempel pada Ranti apalagi Adrian yang lebih kaya daripada dirinya membuat Arya harus lebih hati-hati dalam mendekati Ranti takut nya Adrian dengan kekuasaan nya malah menghancurkan bisnis milik keluarga nya .
di kantor Ranti .
sambil memainkan rambut Ranti terus terngiang-ngiang akan pernyataan Arya yang telah bercerai dengan Mia .
" jadi selama ini Arya bertahan dengan Mia karena anaknya Mia , kenapa kamu bisa berbuat seperti itu Arya ? kamu bisa bertanggung jawab penuh pada anak orang lain tapi kenapa kamu malah mengabaikan anak mu sendiri ? sebenarnya dari dulu pun kamu lebih mencintai Mia bukan di banding diriku ? hanya saja kamu tidak menyadarinya dan untuk apa kamu sekarang ingin menebus semuanya ? bukankah kamu melakukan ini karena kamu yang sekarang sedang kesepian " lamun Ranti, terlihat Ranti menitik kan air matanya .
" aish apa yang kau pikir kan, semua sudah berlalu Ranti ingat sekarang kamu sudah memiliki Adrian " Ranti segera menghapus air matanya .
"ponsel miliknya berbunyi, dia segera menerima panggilan itu .
__ADS_1
" iya ada apa?" tanya Ranti .
" apa! baik ma aku segera kesana " Ranti segera mengemasi barang miliknya kemudian dia pun segera pergi menuju sebuah tempat