
Ranti yang melihat secara langsung bagaimana sebutir peluru melesat masuk ke dalam kepala Laura dirinya langsung tidak sadarkan diri , sedangkan Sarah menutup matanya dan memeluk Rasya erat .
Rasya memang tidak pernah terlibat dalam hal berbahaya seperti ini dia juga ikut menutup matanya , Adrian langsung menggendong tubuh Ranti dan membawanya ke dalam mobil di sana telah ada petugas medis yang di sediakan oleh polisi .
Seorang dokter segera memeriksa kondisi Ranti , untung saja tidak ada hal yang serius dokter mengatakan jika Ranti hanya kelelahan dan kurang tidur .
Adrian meminta bantuan polisi meski dia tahu jika jalan Adrian dan polisi bersebrangan namun karena Adrian juga termasuk korban dia pun di bebaskan sedangkan pengikutnya di penjara selama beberapa bulan ke depan.
beberapa hari berlalu Ranti sudah kembali ceria seperti biasa saat ini mereka berada di sebuah pantai, tak sengaja dia berpapasan dengan seorang wanita cantik yang berjalan begitu tergesa-gesa .
wanita itu tak sengaja menjatuhkan sebuah buku , Ranti memungutnya dan ingin mengembalikan buku itu pada wanita tersebut tapi sudah terlambat karena dia tidak menemukan wanita yang dia cari .
awalnya Ranti tidak ingin membuka buku itu karena merasa penasaran dan berharap bisa menemukan sesuatu yang berguna misalnya alamat dari pemilik dalam buku itu akhirnya Ranti membuka buku tersebut .
dia mengamati sebuah tulisan besar dari halaman depan buku itu yang merupakan sebuah sinopsis novel dengan judul Toxic relationship with my ex boyfriend " rupanya dia seorang penulis " pikir Ranti karena penasaran dia pun membaca isi buku itu hingga dia tak sadar jika dia sudah mengabaikan suaminya .
" kamu sedang membaca buku apa ?" tanya Adrian menghampiri sang istri .
" oh tadi aku tidak sengaja menabrak seorang wanita lalu dia menjatuhkan bukunya dan aku sekarang membaca buku miliknya " saat membalikkan halaman terdapat sebuah foto dari wanita tersebut " lihat lah dia sangat cantik bukan ?" Ranti memperlihatkan foto dari pemilik buku itu .
" ahh seperti nya aku mengenalnya kalau tidak salah dia istri dari salah satu rekan bisnis ku dia sedang berlibur di sini , aku akan memberitahunya " Adrian langsung mencari ponselnya dan setelah itu dia mengirim pesan pada suami wanita tersebut tentang barangnya yang terjatuh .
" dia sudah menjawab pesanku katanya dia ingin kita berkunjung ke vila miliknya sekalian makan malam bersama " jelas Adrian .
__ADS_1
Ranti sangat senang mendengarnya karena dia ingin lebih mengenal wanita yang dia temui tadi siang .
Ranti juga kembali membaca buku itu terkadang Ranti ikut merasa sedih seolah cerita itu merupakan sebuah kenyataan yang dia alami secara langsung .
Perut Ranti yang semakin membesar membuatnya kurang percaya diri pada penampilannya untung saja Adrian selalu memberikan masukan pada Ranti agar lebih percaya diri .
Tiba di sebuah villa mewah di tepi pantai , Adrian dan Ranti bergandengan tangan saat memasuki villa yang indah itu , seorang pria tinggi dan tampan menyambut kedatangan Adrian dan Ranti . pria itu bernama Manuel , dengan senang dia mengajak Adrian dan Ranti masuk ke dalam rumah itu .
Seorang wanita cantik dan tinggi menemui mereka , senyumnya begitu menawan Ranti saja yang seorang wanita juga terpesona .
" Valerie sayang kenal kan ini adalah Adrian rekan bisnis ku dan di sebelahnya ada istrinya yang cantik bernama Ranti " Manuel memperkenalkan Ranti dan Adrian pada istrinya .
" Valerie " tuturnya lembut sambil bergantian menjabat tangan Ranti dan Adrian .
" ini masih berjalan 6 bulan " jawabnya
" sudah pernah cek jenis kelaminnya ?" tanya Valerie lagi sambil memberikan segelas minuman untuk Ranti .
" belum, sebenarnya aku ingin tapi Adrian melarang ku katanya lebih baik menunggu saja supaya jadi kejutan "
" oh begitu iya , oh iya gimana kalo kita mengobrol di taman seperti nya lebih menarik " Valerie mengajak Ranti ke sebuah taman di samping rumah nya .
" Kak Ranti membawa bukunya kan?" tanya Valerie langsung terlihat jelas jika Valerie seakan berusaha menutupinya dari sang suami .
__ADS_1
" iya bawa " Ranti mengambil buku itu dari dalam tas miliknya dan memberikannya pada Valerie .
Valerie bernafas lega saat buku miliknya kembali lagi padanya .
" kamu suka menulis ?" Ranti penasaran pada Valerie . " iya gak juga sih Kak cuma iseng aja " namun Ranti merasa seolah ada yang Valerie sembunyikan .
" apa tokoh di dalam novel itu dirimu Valerie ? " tanya Ranti , Valerie seakan kaget namun dia dengan cepat mengalihkan pembicaraan ke hal yang lain.
Karena Valerie tidak ingin menjawab pertanyaan Ranti semakin curiga jika novel itu berisi tentang kisah yang di alami Valerie secara langsung , apalagi dia melihat ada bekas luka di pergelangan tangan Valerie seakan habis di ikat kuat oleh tali hingga meninggalkan bekas .
" aku tidak apa-apa , kak Ranti tidak perlu khawatir mungkin saja lama kelamaan dia akan merubah sikapnya padaku ,oh iya jangan beritahukan masalah ini pada siapa pun kak, aku mohon iya " ucapan Valerie membuatnya Ranti tanpa sadar memeluknya erat " jika ada masalah aku siap membantumu " kata Ranti sambil memberikan kartu nama miliknya pada Valerie , Valerie sungguh berterima kasih pada Ranti keduanya kembali masuk ke dalam dan mengajak suami mereka untuk makan malam .
di perjalanan pulang Ranti merasa begitu sedih hingga sampai hotel sang suami terus membujuk istrinya itu agar menceritakan padanya apa yang yang membuat Ranti begitu merasa sedih . akhirnya Ranti memberitahu semuanya pada Adrian tentang masalah Valerie dan suaminya .
" sudahlah jika dia sudah berkata begitu pasti dia punya caranya sendiri untuk menyelesaikan nya , kamu tenang iya " Adrian berusaha menenangkan Ranti , Adrian tidak ingin istrinya terlibat dalam masalah rumah tangga orang lain apalagi itu masalah dari keluarga Manuel . Adrian takut Manuel akan berbuat buruk pada istrinya jika turut ikut campur dalam masalah pribadinya.
sekian lama mereka berlibur akhirnya tiba di mana Ranti dan Adrian memutuskan untuk pulang dan meninggalkan Sarah dan Rasya yang sudah mulai semakin dekat .
Ranti tidak sabar bertemu dengan keluarganya terutama kedua putranya yang sangat dia rindukan .
perjalanan pulang Ranti dan Adrian berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun , Ranti juga sudah tidak merasa pusing dan mual lagi saat menaiki pesawat .
di bandara Ranti sudah di sambut oleh sebuah papan nama bertuliskan dirinya dan Adrian , Ranti langsung saja menuju ke sana dan terlihatlah dua anaknya yang langsung berlari ke arahnya saat melihat Ranti . Ranti segera memeluknya dua anak kembarnya .
__ADS_1
menciumi mereka secara bergantian .