ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 120


__ADS_3

di saat bersamaan salah satu pelayan menghubungi Adrian , ternyata Adrian telah menyuruh beberapa pelayan di tempat ayahnya untuk terus mengawasi ayah nya itu dan dari situlah Adrian mendapatkan kabar tentang kecelakaan yang menimpa Mia , awalnya Adrian sangat menyayangkan hal itu terjadi karena sebelum bayi itu lahir dan terbukti siapa ayah dari bayi itu malah meninggal dan hal itu membuat Mia lolos dari kemarahan sang ayah , namun Adrian segera memutar otaknya untuk berfikir dan akhirnya dia menemukan solusi nya dan meminta pelayan itu mengecek seluruh cctv yang ada di rumah itu lalu mengirimkannya pada Adrian .


karena suasana hatinya yang tidak baik Adrian memutuskan untuk pulang ke rumah guna menemui istri itu .


saat di rumah , Ranti kedatangan tamu siapa lagi jika bukan Sarah dan Rasya , keduanya datang sambil bergandengan tangan namun terlihat Rasya yang seperti tertekan dengan hal itu .


" oh tumben kalian datang kemari " sapa Ranti sambil mempersilahkan keduanya duduk .


Sarah langsung menghampiri Ranti dan memohon pada Ranti " Kak Ranti tolong iya jangan beritahukan masalah kemari kepada kakak ku dan juga kak Adrian aku mohon " dengan penuh harap Sarah memohon pada Ranti yang mendengarnya pun hanya mengiyakan permintaan Sarah karena memang sebelumnya Ranti juga belum menceritakannya pad adrian tentang masalah yang terjadi pada Sarah dan Rasya , Ranti hanya mengatakan jika kedua nya hanya bertengkar biasa .


" sudah kamu tenang saja aku tidak akan mengatakannya pada siapapun termasuk Adrian , oh iya tadi aku sedang membuat kue sebentar iya aku akan mengambilkannya untuk kalian " Ranti segera bergegas ke dapur untuk mengambil kue yang barusan dia buat .


" untuk siapa itu Ran ?" tanya sang mertua .


" oh ini buat Sarah dan Rasya " jawab Ranti sambil membawa kue dan beberapa cemilan serta minuman untuk tamunya itu .


Ranti dengan ramah menyuguhkan kudapan tersebut pada keduanya , Rasya yang memang dulu sangat suka dengan kue buatan Ranti pun dengan cepat menghabiskan kue itu .


" aku tak mengira sudah beberapa tahun ternyata aku masih bisa memakan makanan yang kamu buat Ranti , sungguh apapun yang kamu buat pasti selalu enak " perkataan Rasya membuat Ranti agak canggung apalagi dihadapannya ada Sarah yang menatap dirinya dengan tajam .


" terima kasih atas pujian untuk istriku " sahut Adrian yang ternyata telah mendengar perkataan Rasya barusan.


" kamu sudah pulang ?" tanya Ranti yang kini menghampiri Adrian dan memeluknya .


kemesraan suami istri itu membuat Rasya tidak suka . " iya karena di kantor terlalu membosankan lebih baik aku pulang untuk menemani istri ku ini di rumah " dengan nada yang menggoda membuat Ranti menjadi salah tingkah .


" Adrian " dengan lirih Ranti memperingatkan Adrian untuk berhenti menggodanya .


" Sarah , tumben sekali kamu kemari " tanya Adrian .

__ADS_1


" iya kak aku rindu sekali dengan kak Adrian dan kak Ranti jadi aku datang kemari" jawab Sarah .


" oh , iya sudah karena kalian sudah datang kemari bagaimana jika kalian menginap di sini saja " pinta Adrian .


" ma maaf sepertinya kami tidak bisa" jawab Rasya cepat, jelas dia tidak akan sanggup melihat kemesraan Ranti dan Adrian jika dia berlama-lama di rumah itu .


" sudah lah menginap saja di sini biar kamu semakin dekat dengan keluarga kami " rayu Adrian pada rasya karena tidak enak hati dan melihat Sarah yang penuh harap pun akhirnya Rasya menyetujuinya .


" baiklah " ucap Rasya pasrah .


mendengar itu Adrian merasa senang begitu pula dengan Sarah , kedua orang ini memiliki pemikiran yang sama yaitu membuat Rasya menyerah akan perasaannya pada Ranti yang kini telah menjadi istri orang lain tapi berbeda dengan Ranti yang tidak senang dengan kehadiran Rasya .


" sayang di mana kue ku " membuat Ranti segera sadar " oh itu ada di dapur , aku akan mengambilnya iya " namun saat Ranti akan pergi di cegah oleh Adrian .


" sudah lah nanti saja , lebih baik kamu ikut dengan ku ada hal penting yang ingin aku sampaikan , oh iya Sarah tolong temani Rasya dulu iya " Adrian dan Ranti akhirnya pergi ke kamar mereka.


di dalam kamar .


Ranti dengan sabar menunggu Adrian yang berganti baju ,


" Adrian , kamu mengajak aku ke kamar apa hanya untuk menyuruh ku melihat mu memakai baju " hardik Ranti pada Adrian .


" bukan, sabar dulu iya " akhirnya Adrian telah selesai berganti baju . dia pun menghampiri Ranti .


" aku punya kabar baik dan kabar buruk , kamu mau mendengarkan yang mana dulu " kata Adrian pada Ranti yang sudah kesal karena dari tadi harus menunggu pun menjawab " terserah lah yang jelas cepat katakan " dengan ekspresi tidak sabaran .


" aduhh ternyata istri ini sudah tidak sabaran iya , baiklah pertama kabar baik nya adalah Mia sekarang berada di rumah sakit karena mengalami keguguran " mendengar hal itu Ranti kaget " apa ! Mia keguguran ? kenapa dia bisa keguguran " Adrian pun menceritakan kejadian nya pada Ranti , bukannya senang musuhnya menderita Ranti malah kasihan pada Mia.


" Adrian dia kan sedang kesusahan kamu

__ADS_1


malah menganggapnya sebagai Akbar baik ? Adrian hanya bisa pasrah melihat kepolosan istrinya itu .


" iya iya aku salah , kamu masih mau dengar kabar satu nya lagi tidak ? " Ranti pun mengangguk .


" kabar buruknya adalah aku rindu sekali padamu Ranti , bisakah kita melakukannya "sambil memasang wajah memelas.


Ranti dengan geram langsung mendorong tubuh Adrian agar jauh dari nya .


" kamu ini bisa serius gak sih " Ranti segera pergi dalam kamar dengan wajahnya kesal sedangkan Adrian hanya tertawa karena berhasil membuat Ranti kesal padanya .


dengan kesal Ranti terus berjalan hingga dia tidak sengaja tersandung sebuah mobil mainan milik si kembar untuk saja Rasya sat itu berada di dekat nya dengan cepat Rasya menopang tubuh Ranti agar tidak terjatuh .


" kamu tidak apa-apa ?" tanya Rasya , kedua mata mereka saling menatap terlihat jelas Rasya begitu khawatir pada Ranti namun Ranti langsung membuang muka dan menjawab dengan singkat " terima kasih " .


" bisa banget dia cari kesempatan menggoda Rasya , dasar wanita penggoda " batin Sarah merasa cemburu .


sang mertua ynag melihat Ranti akan terjatuh pun juga ikut mengecek keadaan Ranti , Ranti pun menjelaskan jiak dirinya baik-baik saja .


" kamu ini kenapa ceroboh sekali sih ?" ucap sang mertua .


" iya ma Ranti salah karena kesal Ranti jadi tidak fokus jalannya " jawab Ranti .


" kesal? siapa yang berani membuta kamu kesal Hm?" tanya sang mertua .


" siapa lagi jika bukan Adrian ma, dia tadi bilang mau memberitahuku kabar baik eh ternyata kabar baiknya Mia mengalami keguguran ma jadinya kan aku kesal sekali masa orang tertimpa musibah dia malah menganggapnya kabar baik " curhatnya pada sang mertua .


" apa ! Mia keguguran " sahut rasya dan sang mertua hampir bersamaan .


" baguslah memang itu pantas dia dapatkan " ujar Rasya memberi tanggapan .

__ADS_1


sedangkan sang mertua pun " sepertinya juga merasa lega mendengar hal itu namun dia menutupi semuanya .


Sarah yang tidak mengenal Mia pun hanya diam saja tanpa berkomentar apapun.


__ADS_2