
Kini Ranti telah kembali di sibukkan dengan pekerjaannya meski begitu Ranti masih menyempatkan dirinya untuk makan siang bersama dengan Adrian yang sering datang ke kantornya .
berbeda dengan hari ini saat Adrian mendatangi Ranti ternyata Ranti sedang keluar bersama dengan Arya dan yang membuat Adrian tidak habis pikir Ranti malah tidak membawa ponsel miliknya sehingga Adrian tidak tahu mereka pergi kemana .
tenyata Arya mengajak Ranti keluar untuk mengecek lokasi proyek yang sedang mereka tangani lalu Arya dan Ranti pun mencoba mendiskusikan design yang akan di terapkan pada proyek tersebut , ini adalah pertama kalinya Ranti ikut proyek besar jadi dia sangat berharap jika dia dapat menghasilkan sebuah design yang bagus. hingga malam Arya dan Ranti mengerjakan design itu hingga setelah selesai Ranti di antar kembali ke kantor oleh Arya dan sesampainya Ranti di kantor dia di beritahu jika adrian telah menunggunya sejak siang tadi .
Ranti segera masuk ke dalam ruangan nya dan mendapati Adrian yang duduk di sofa .
" Adrian " Ranti langsung menghampiri Adrian .
" hem, sudah selesai ? " tanya Adrian datar .
Ranti mengangguk , dia juga ikut duduk di samping Adrian .
" maaf iya aku tadi buru-buru jadi lupa mengabari mu " jelas Ranti sambil memasang wajah imutnya berharap Adrian tidak marah padanya.
beberapa detik adrian hanya diam kemudian berkata " sudahlah , ayo kita pulang " ajak Adrian yang kini sudah berdiri di ikuti oleh Ranti akhirnya mereka berdua pun pulang .
di perjalanan .
" kamu sudah makan ?"tanya Adrian .
Ranti menggeleng sambil berkata " belum" " iya sudah kita makan malam sekalian saja diluar " ajak Adrian .
" tapi anak-anak pasti sedang menunggu kita " "tadi aku sudah menghubungi mama Wanda, kalo kita akan pulang terlambat " sambil terus menyetir .
"iya sudah kalo begitu kita cari tempat makan dulu , gimana kalo ke restoran China saja , aku ingin makan shabu-shabu"
" iya di dekat sini ada restoran yang kamu inginkan " Adrian segera mengemudikan mobilnya nya ke tempat itu.
sekitar sepuluh menitan akhirnya mereka sampai dan keduanya masuk ke dalam .
setelah memilih tempat duduk yang dia inginkan Adrian berpamitan pada Ranti jika dirinya akan pergi ke luar sebentar karena ada telpon , di saat itulah Ranti bertemu dengan seseorang yang berkaitan dengan masa lalunya .
" Ranti ? " sapa seorang pria .
Ranti melihat ke arah sumber suara .
" hai Rasya apa kabar ? kamu juga tinggal di kota ini ?" tanya Ranti .
" oh kabar ku baik , tidak aku kemari karena suatu urusan bagaimana denganmu aku dengar kamu sudah bercerai dengan Arya " jelas Rasya .
__ADS_1
" iya baik juga, oh benar tapi sudah lah jangan bahas itu lagipula hanya masa lalu" Ranti tidak ingin membahas tentang masa lalunya karena dia takut kembali mengingat semuanya .
" kamu datang sendiri " Tanya Rasya .
" tidak , aku datang bersama suamiku tapi dia sedang pergi sebentar , bagaimana denganmu ?"
" ternyata aku terlambat lagi ".batin Rasya .
" oh aku sen" belum selesai dia berkata suara seorang wanita membuat pandangan Ranti teralihkan .
" Rasya kenapa aku di tinggal sih " omel seorang wanita . Rasya tampak canggung di hadapan Ranti namun berbeda dengan Ranti .
" Sarah " gumamnya lirih .
" iya ampun kenapa ada kak Ranti disini pasti kak Adrian juga di sini " sambil mengamati keadaan sekitar.
" kamu kemana aja ? kakak telpon juga gak bisa " sambil memeluk tubuh Sarah . Sarah lalu segera melepaskan pelukan Ranti dan mengajak Ranti agar menjauh dari Rasya yang terlihat bingung dengan semuanya .
"mereka saling kenal?" pikiran Rasya penuh tanda tanya.
Sarah pun akhirnya menceritakan pada Ranti secara garis besar saja dan berharap Ranti mau membantunya agar tidak memberitahukan keberadaanya pada kakak nya .
tak lama mereka berdua telah kembali .
" dia adik dari suamiku tapi karena ada suatu kesalahpahaman dia pergi dari rumah " jelas Ranti pada Rasya .
" kak Ranti tolong iya jangan bilang kalo kakak bertemu dengan ku aku gak mau pulang kak " mohon Sarah pada Ranti .
" tapi kami semua khawatir denganmu " sambung Ranti .
" iya sebaiknya kamu pulang saja kasihan keluarga mu " imbuh Rasya .
" tapi aku baik-baik saja lagipula sepertinya kak Ranti juga kenal dengan Rasya jadi pasti kak Ranti tahukan sifatnya pasti dia menjaga ku dengan baik" mohon sarah padanya .
" baiklah tapi kamu harus sering menghubungi ku iya , Rasya tolong iya aku yakin kamu bisa menjaga nya tapi jika dia bertingkah kamu bisa menghukumnya " awalnya Rasya ragu karena harus berhubungan kembali dengan masalalu yang sangat sulit dia lupakan namun apa boleh buat karena Rasya juga butuh bantuan Sarah .
Sarah langsung menggandeng lengan Rasya .
" pasti dia setuju kak karena aku kan kekasih nya , " dengan senyum percaya diri .
" astaga anak ini, tolong jangan di anggap iya perkataan adikku dia memang seperti itu " ucap Ranti yang canggung melihat tingkah Sarah .
__ADS_1
" gak papa kok " jawab Rasya yang tak kalah canggung .
" kalo begitu kami pulang dulu iya kak " pamit Sarah pada Ranti sambil menarik Rasya agar ikut pulang bersamanya .
" aku gak menyangka Rasya bisa ada disini dan bahkan dia bisa bertemu dengan Sarah , sepertinya Sarah menyukai Rasya , dan baguslah setidaknya Rasya bisa menjaga Sarah dengan baik " pikirnya .
" sayang kamu sudah pesan makanan" suara Adrian di sampingnya membuat Ranti tersadar .
" oh iya sudah mungkin sebentar lagi tiba" jawabnya .
sepasang suami istri itu akhirnya makan malam bersama.
sedangkan rasya yang kini bersama dengan Sarah masih menatap Sarah penuh pertanyaan.
" kenapa menatapku seperti itu ?" tanya Sarah .
" Ranti benar istri kakak mu ?" tanya Rasya masih tidak percaya .
" iya memang kenapa? oh iya kamu kok bisa kenal dengan kak Ranti?" tanya balik Sarah pada Rasya .
" kita dulu pernah satu sekolah yang sama " Rasya tak berani memberitahu Sarah jika dia pernah berhubungan dengan Ranti sebelumnya dia takut seperti dulu jika kehadiran Rasya membuat suami Ranti sebelumnya cemburu buta bahkan membuatnya sampai menceraikan Ranti apalagi Rasya tidak mengenal suami Ranti saat ini .
" oh begitu " namun dalam benak Sarah merasa jika hubungan mereka tak sesederhana itu karena dia tadi melihat sorot mata Rasya yang menyimpan kerinduan yang dalam pada Ranti .
" sejak kapan Ranti menikah dengan kakak mu ?" tanya Rasya .
" oh belum lama kok mungkin baru sebulan " jawab Sarah .
" em , mengapa kamu kabur dari rumah?" tanya Rasya lagi .
" sama seperti mu " jawaban singkat yang di ucapkan Sarah membuat Rasya mendadak mengerem mobilnya .
" kamu kabur karena di jodohkan ?" Sarah menjawab dengan anggukan.
" astaga jika keluarga mu tahu kamu bersama ku pasti mereka akan memarahiku "
" tapi kak Ranti sudah bilang akan merahasiakannya " jelas Sarah .
" lalu kenapa kamu menolak dijodohkan " tanya Rasya lagi .
" karena kamu " jawab Sarah penuh keyakinan.
__ADS_1
" jangan bercanda aku serius " Rasya tak percaya dengan Sarah .
" iya aku serius , entah kamu ingat atau tidak kita sebelumnya pernah bertemu saat itu aku masih SMP dan ada penjahat yang menculik ku lalu kamu menolongku, dari saat itu aku menyukai mu aku terus mencari mu tapi tak menemukan mu " Sarah mendekat pada Rasya hanya mendengarkan ucapan Sarah dia tak menyangka ada seorang wanita yang telah mencari dirinya selama beberapa tahun. Rasya hanya diam, dia terharu namun hatinya masih menolak untuk berhubungan dengan wanita apalagi dia berhubungan dengan Ranti yang merupakan masa lalu yang ingin dia lupakan .