ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 117


__ADS_3

rembulan telah menghilang di sertai langit malam yang membiru , sinar mentari ikut menembus masuk ke ruangan dimana Ranti kini masih tertidur pulas dalam pelukan sang suami.


suara bising mulai terdengar di telinganya tatkala alarm miliknya berbunyi , Ranti menggeliat sambil mengucek matanya , setelah mengumpulkan semua kesadarannya Ranti perlahan melepaskan diri dari pelukan Adrian yang masih berada dalam alam mimpinya , segera setelah bangun Ranti pun mematikan alarm tersebut dan setelahnya Ranti kembali memperhatikan Adrian , dengan lembut Ranti membelai rambut Adrian dan mengecup puncak kepalanya sekilas lalu Ranti segera pergi ke kamar mandi .


saat di kamar mandi , seusai membersihkan diri Ranti melihat ke pantulan cermin yang ada di sana, Ranti kembali mengingat kembali kejadian semalam dimana dirinya kala itu mencari Adrian untuk memperjelas segala nya .


meski tampak ragu Ranti memanggil Adrian


" Adrian " mendengar namanya di sebut oleh orang yang dia cintai langsung membuatnya menoleh ke arah sumber suara . Terlihat Ranti berdiri di depan pintu sambil menenteng sebuah sweater milik Adrian .


Adrian langsung menghampiri Ranti seraya berkata " kamu belum tidur? mengapa kamu keluar kamar ? apa perut mu sakit lagi? " tanya Adrian . Ranti menggeleng


" di luar dingin, lebih baik kamu pakai ini" sambil memberikan apa yang tadi di bawanya kepada Adrian.


" ah iya " jawab Adrian , keduanya masih terdiam hingga Adrian memulai membuka mulut nya dan bertanya " apa ada hal lain lagi ?" tanya Adrian .


" iya , tentang masalah tadi aku sudah memutuskan semuanya Adrian aku harap kamu bisa menerima keputusanku ini " jawab Ranti .


" Ran, aku tahu aku salah seharusnya dari awal aku memberitahu mu tentang masa lalu ku tapi aku takut kamu tidak akan menerima diriku yang seperti ini, semua ini salahku jika kamu memang sudah membuat keputusan untuk meninggalkan ku itu memang pantas aku dapatkan karena telah membohongi mu " suara Adrian terdengar sudah pasrah .


" iya aku memang kecewa padamu karena kamu tidak memberitahu ku semua ini, aku kira kamu begitu mencintaiku dan percaya padaku tapi aku terlalu menyanjung diri terlalu tinggi, kita berdua sudah menikah namun aku bahkan tidak tahu jika suami ku memiliki rahasia sebesar ini, di sini aku merasa begitu bodoh " ungkap Ranti kecewa.


" Ranti , bukan maksud ku tidak percaya padamu tapi aku merasa tak pantas berada di dekatmu dengan identitas ku yang seperti ini jadi aku lebih memilih menutupinya darimu sungguh bukan karena tidak percaya padamu " sanggahnya


" sudahlah , percuma kamu menjelaskan semuanya mulai sekarang aku sudah memutuskan jika aku tidak ingin lagi kamu menyembunyikan apapun dariku " ucap Ranti dengan tegas .


" iya aku terima keputusan mu , eh tunggu ? aku kira kamu akan meninggalkan diriku , aku tidak salah dengar kan? "

__ADS_1


Ranti menggeleng .


" makasih Ran, mulai sekarang aku tidak akan menyembunyikan apapun lagi darimu " sambil memeluk tubuh Ranti saking gembiranya .


" eits jangan senang dulu, kamu masih harus berjanji satu hal padaku " meregangkan pelukan Adrian


" apa ! "


" jangan melakukan hal seperti tadi lagi, aku takut kamu terluka dan aku tidak mau menjadi janda lagi " tegas Ranti , Adrian pun terkekeh


" iya istriku , aku janji tidak akan melakukan hal itu lagi jika tidak dalam keadaan darurat "


" kok ada jika ?" tanya Ranti


" iya kalo memang untuk melindungi diri sendiri ataupun orang yang kucintai dalam bahaya tidak apa-apa kan ?" jelas Adrian .


Adrian kini menggendong tubuh Ranti memasuki kamarnya .


" kamu apa-apa an sih aku bisa jalan sendiri " sambil memberontak agar Adrian menurunkan dirinya namun Adrian tetap menggendong Ranti hingga ke dalam kamar mereka .


" sudah malam kamu sebaiknya tidur , aku akan berjaga diluar " sambil menurunkan tubuh Ranti di atas kasur lalu memberikan kecupan di dahi Ranti


" kamu kan sudah berjanji barusan , kamu lupa?"


" iya iya , aku juga tidur " Adrian pun melepas kaosnya dan hanya memakai celana panjangnya lalu mengikuti Ranti yang sudah memakai selimut separuh tubuhnya , Adrian berbaring sambil memeluk tubuh Ranti dari belakang .


tok tok tok , suara ketukan pintu membuat Ranti segera menyelesaikan ritual mandinya dan setelah itu ia keluar dari kamar mandi dan di depan kamar mandi sudah ada Adrian yang berdiri di hadapannya .

__ADS_1


" lama banget mandinya " protes Adrian namun di abaikan oleh Ranti .


karena merasa di abaikan Adrian menghampiri Ranti yang kini sudah berada di depan lemari , dengan cepat Adrian membalikkan tubuh Ranti agar menghadap padanya .


" kamu kenapa lagi?" tanya Adrian .


" memangnya kenapa dengan diriku ?" tanya Ranti membuat Adrian semakin jengkel .


" ahhh sudah lebih baik aku mandi saja " akhirnya Adrian menyerah dan pergi ke kamar mandi .


sedangkan Ranti masih heran melihat tingkah laku suaminya itu .


di tempat lain , Nathan yang merasa rindu kepada orang tuanya hanya bisa memegang foto keluarganya itu karena saat ini dia masih belum di ijinkan untuk menghubungi keluarganya karena tugas yang di berikan oleh gurunya belum selesai dia kerjakan . Di tempat Thomas Nathan tidak hanya mendapatkan pelatihan fisik namun akademik juga dnegan menggunakan pembimbing yang sangat terkenal di negara itu dan juga untuk masalah kesehatan Nathan , Thomas sendirilah yang menanganinya karena dia juga seorang dokter .


" Nathan , jam istirahat sudah berakhir sebaiknya kamu segera temui guru mu " kata Thomas membuat Nathan meletakkan kembali foto keluarganya di meja .


Nathan bersiap dengan membawa beberapa buku pelajarannya . Sebelum Nathan pergi , Thomas berkata " jika kamu bisa mendapatkan nilai sempurna di pelajaran kali ini , paman akan mengajak mu keliling kota dan membiarkan mu menghubungi orang tua mu" tantang Thomas , dengan semangat Nathan pun pergi ke ruangan tempat dia belajar .


Thomas tersenyum melihat kepergian Nathan " tidak salah aku membawanya kemari , Adrian sungguh beruntung memiliki putra seperti dirinya " batinnya sambil mengambil foto yang Nathan pegang tadi lalu menyimpannya ke dalam saku bajunya karena seorang wanita menghampiri dirinya , dengan tatapan malas Thomas berkata " mau apalagi kmau kemari ?"


" ayolah aku tahu kamu membawa seorang anak laki-laki , apa dia anakmu dengan wanita lain?" tanya wanita tersebut .


" memang apa hubungannya dengan mu?" tanya Thomas.


" tentu saja ada , aku ini calon istrimu " kata wanita itu kesal .


" heh ! satu-satunya wanita yang pantas menjadi istriku hanya dia ,sedangkan kamu hanya wanita yang ku harus ku nikahi karena terpaksa " jawab Thomas .

__ADS_1


" Thomas ! sampai kapan kamu akan terus mengabaikan ku aku sudah cukup muak dengan hubunganmu dengan wanita-wanita itu , apalagi dia yang selalu kamu sebut itu sudah mati tidak kan bisa hidup kembali " bentak wanita itu . membuat Thomas marah dan menyuruh pengawalnya menyeret wanita tersebut keluar dari kediamannya .


__ADS_2