ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 84


__ADS_3

aku terbangun dari tidur ku saat aku mendengar suara gemericik air dari arah kamar mandi di sertai suara laki-laki yang sedang melantunkan lagu meski tak begitu jelas apa yang sedang dia nyanyikan. Namun suaranya terdengar merdu, sebenarnya aku tak ingin membuka mataku dan tetap melanjutkan tidurku karena aku merasa tubuhku terasa sakit semua seperti habis melakukan sesuatu yang berat dan karena udara dingin di sekeliling seperti menyapu tubuh ku hingga menembus kulit ku. sampai aku menyadari telah melewatkan sesuatu yang penting . aku segera membuka mataku dan melihat ke sekeliling yang tampak berantakan seperti telah terjadi pergulatan . akhirnya aku menyadari semua jika itu adalah ulahku dengan Pria yang sedang berada dikamar mandi itu , aku melihat ke arah kaca besar yang ada di dinding , betapa kagetnya aku melihat tubuhku polos yang hanya di tutupi selimut di bagian bawahku , rambut berantakan dan penuh tanda kemerahan di banyak area tubuhku aku segera mengambil kaos yang tergeletak di samping ku dan memakainya . segera aku bangun dan merapikan tempat tidur , meski pinggang ku dan bagain tubuh bawahku terasa sakit tapi aku tetap melakukannya sampai aku tidak sadar jika , suami ku itu telah keluar dari kamar mandi .


" kamu sudah bangun " sapa nya aku segera melihat ke belakang dan disana dia sudah berdiri sambil memakai baju nya.


mengingat kejadian tadi malam aku merasa malu hingga membuat ku tidak bisa menjawab pertanyaan simpel darinya. Dia mendekat ke arahku, aku menjadi gugup dan tanpa disadari aku berjalan mundur hingga ke pinggiran ranjang tempat tidur sialnya aku malah menjatuhkan diriku di atas tempat tidur yang baru ku bereskan .


" ada apa dengan mu ?" tanya nya padaku .


segera aku bangun dari tempat tidur , sedangkan dirinya pergi keluar seolah olah tidak terjadi apapun tapi aku mendengar perkataannya samar-samar dia berkata " aku tunggu di bawah "


aku segera masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diriku . Sehabis mandi badanku lebih terasa ringan dan nyaman . aku pun turun ke lantai bawah di saat aku melihat nya sedang menyiapkan sarapan .


aku penasaran dengan apa yang sedang di buat ternyata dia sedang membuat pancake dan susu . dia mengajak ku untuk sarapan .


" makanlah yang banyak supaya tenaga mu cepat pulih " sambil menuangkan susu dan menyodorkannya padaku .


sehabis sarapan aku memutuskan untuk berkeliling di halaman samping rumah, ternyata pemandangan saat pagi hari sangat bagus apalagi banyak burung yang beterbangan dan hinggap di batang pohon serta banyak kupu-kupu dan lebah yang berlalu lalang di antara bunga-bunga.


setelah berkeliling aku tak sengaja melihat nya yang saat ini sedang bermain basket sendiri di halaman belakang.


" apa dia tidak merasa lelah " batin ku namun aku hanya mengamati nya sambil duduk di bangku di bawah sebuah pohon besar . dia melihat ku dan menghentikan kegiatannya dan berjalan menghampiriku, baju nya basah karena keringat ,nafasnya juga lebih cepat dari biasanya .


dia mengambil sebotol air putih yang sudah dia siapkan tadi yang di taruh nya di meja .


sehabis minum dia duduk di sebelahku .


" apa masih sakit ?" tanya nya .

__ADS_1


" sakit? ah tidak kok sudah lebih baik " jawab ku sedikit canggung.


" oh baguslah " ucapnya sambil kembali meneguk minumannya.


" kapan kita kembali? anak -anak pasti mencari ku " tanya ku padanya.


" kenapa kamu bertanya seperti itu ? apa kamu tidak ingin berdua bersama dengan ku ?" tanya nya.


" ayolah Adrian aku tidak berpikir seperti itu tapi aku hanya khawatir dengan anak-anak , aku senang berdua bersama mu tapi iya bagaimana lagi aku juga sudah memiliki anak aku tidak bisa mengabaikan tanggung jawab ku " jelas ku padanya , dia lalu tertawa aku menjadi bingung dengan sikapnya.


" iya iya aku tadi hanya bercanda " membuatku menjadi kesal .


" nanti sore aku akan menyuruh sopir menjemput mereka untuk tinggal bersama kita " sambungnya .


" benarkah ? terima kasih suami ku " jawab ku sambil tersenyum lebar .


" itu kan karena mu juga " teriak ku .


" aku? kenapa bisa karena aku ? " tanya nya .


aku tidak mungkin menjawabnya karena masalah tadi malam itu akan membuat ku malu dihadapannya.


" kenapa tidak jawab hem ? " aku hanya diam dan tak berniat menjawab pertanyaannya .


" karena kamu tidak mau mengatakannya maka kamu harus di hukum " lalu dia segera menggendongku dengan paksa , aku memberontak namun apa daya diriku melawan tubuhnya .


dia membawaku kembali kedalam kini dia menjatuhkan diriku di atas sofa .

__ADS_1


" auw " pekikku meski sofa itu empuk tapi itu membuatku kaget .


Adrian melepas bajunya .


" Adrian kamu mau apa? kenapa melepas bajumu " tanya ku namun dia hanya memperlihatkan smirknya yang membuat aku menelan saliva kasar .


" tidak mungkin kan dia ingin melakukannya di sini" batinku .


Adrian menindih tubuh ku , kini dia berada di atas ku hingga membuat aku tidak bisa bergerak karenanya.


" Adrian tolong jangan lakukan ,bagaimana jika ada orang lain yang melihat " larang ku padanya .


" disini hanya ada kita berdua sayang " jawabnya dengan suara yang berat


dia mulai mencumbu ku lagi sama seperti semalam , dia melempar pakaian kami hingga tercecer di lantai , rumah yang kami tempat besar dan sebelumnya tampak sunyi tapi setelah Adrian melakukannya padaku kini rumah ini penuh dengan suara ******* yang lolos dari bibir ku, sungguh aku ingin menahannya agar Adrian tidak semakin menggila namun tubuhku seperti diluar kendali pikiranku yang akhirnya suara itu pun lolos dan membuat Adrian semakin bersemangat .


" Adrian sudah aku sudah capek " rengek ku agar dia melepaskan diriku .


namun usahaku sia-sia nya dan akhirnya dia mau melepaskan diriku saat dia sudah mulai lelah. aku melihatnya bangun dan pergi entah kemana , mataku menjadi berat dan aku pun tertidur.


aku terbangun dan melihat saat itu Adrian yang sedang berbicara lewat telepon dengan seseorang . Dia terlihat serius namun saat dia melihat aku bangun dia memberikan senyuman manis nya padaku . memungut bajuku dan segera mengenakannya dan segera masuk ke dalam kamar.


tak lama ada suara ramai di lantai bawah , aku segera turun dan melihat jika ketiga jagoan kecilku sudah berada di hadapanku dan mereka segera memeluk diriku .


" huhuhu aku kira mommy akan di bawa oleh paman Adrian dan meninggalkan kami semua " tangis Vino dalam pelukanku .


" sudah jangan menangis , mommy tidak akan pernah meninggalkan kalian " jelas ku pada mereka.

__ADS_1


" anak-anak mulai sekarang kalian akan tinggal di sini bersama mommy dan paman Adrian oh iya sekarang kalian Daddy karena mommy kalian sudah menikah dengan ku " jelas Adrian pada anak-anak ,secara bersamaan mereka mengangguk paham lalu bergantian memeluk Adrian sambil memanggilnya Daddy , sungguh senang aku melihatnya .


__ADS_2