
" tolong maaf kan sikap Ranti iya " Adrian mencoba menenangkan Arya namun Arya malah berbicara kasar pada Adrian
" bukannya itu yang kamu harap kan ! kamu sudah mengambil istriku dan juga anak-anak ku Adrian, tapi ingatlah aku ayah kandungnya jika Ranti tidak mengijinkan aku bersama putra ku maka aku akan menempuh jalur hukum untuk mengupayakan hak asuh dari mereka " ancam Arya lalu dia mengajak Aliskha pergi dari tempat Adrian .
Adrian menyusul Ranti yang saat ini mengunci Vinno di dalam kamar " mommy bukakan pintunya mommy " suara tangisan Vinno terdengar jelas Nathan dan Verro hanya bisa memohon pada ibu mereka yang marah pada sang adik " Diam ! sekali lagi mommy dengar kalian memohon untuk adik, kalian berdua juga akan mommy kurung di dalam kamar sekalian "
" Ranti ! bagaimana bisa kamu begitu kasar pada anak-anak ! buka pintunya " bentak Adrian pada sang istri .
" tidak aku tidak akan membuka pintu ini sebelum Vinno menghilangkan niatnya itu "
" Ranti jangan menguji kesabaran ku ! buka sekarang atau akan aku buat kamu tidak bisa bersama dengan semua anak- anak mu lagi " Adrian sudah menjadi marah.
Dengan cepat Adrian merebut kunci kamar yang Ranti pegang, Adrian membuka pintu itu dan memasuki kamar di mana Vinno yang berada.
Vinno menangis dalam pelukan Adrian , anak itu tak berani menatap wajah ibunya sendiri saking takutnya di saat itulah Ranti menyesal telah berlaku kasar pada putranya" hiks hiks hiks Vinno benci mommy, mommy jahat sama Vinno " .
" Nathan ajak adik-adikmu ke kamar mu " Nathan membawa kedua adiknya pergi ke dalam kamar miliknya .
Sedangkan kini Adrian menarik Ranti masuk kedalam kamar si kembar " kamu sudah keterlaluan Ranti ! apa kamu sadar jika yang kamu lakukan itu akan membawa dampak buruk bagi kejiwaan Vinno , aku tahu kamu takut kehilangan anakmu tapi bukan begini caranya ! yang ada dia akan membencimu dan lebih memilih tinggal bersama Arya " Adrian menceramahi istri nya .
" aku tahu aku salah tapi aku hanya tidak terima saat Vinno tiba-tiba saja ingin pergi bersama Arya , padahal aku selalu merawat Vinno dengan baik " Ranti masih berusaha membela dirinya.
__ADS_1
" Ran , Vinno tidak seperti Nathan dan Verro yang mudah peka dan cenderung bersikap dewasa dari anak seusia mereka sedangkan Vinno itu polos seperti anak kecil lainnya yang perasaan akan berubah saat orang lain baik padanya , jadi kamu jangan samakan dia dengan kedua putra kita " jelas Adrian .
" lalu aku harus bagaimana Adrian " tanya Ranti .
" biarkan Vinno sendiri dulu, setelah keadaan Vinno membaik minta maaflah padanya dan jelaskan dengan cara sederhana agar dia mengerti " Adrian memeluk istrinya yang saat ini menangis .
" semoga saja yang di bicarakan Arya tidak benar , Ranti pasti khawatir jika itu benar - benar terjadi " batin Adrian.
setelah mengantar Aliskha pulang ke rumahnya Arya menghubungi kakak iparnya yang bernama Mark untuk meminta bantuan agar bisa mengambil hak asuh atas anak-anaknya .
" ada apa ini Arya ? mengapa tiba-tiba kamu ingin mendapatkan hak asuh anak mu ?" tanya Mark .
" karena kamu menuduhku ingin mengambil putraku dari mu maka aku akan mengabulkannya Ranti , aku akan memperjuangkan hak asuh Vinno " ternyata Arya benar-benar berniat untuk mengambil Vinno dari Ranti jadi ancamannya pada Adrian itu bukanlah main-main .
Arya dengan cepat menemui pengacara tersebut di kantor nya setelah mereka saling membuat janji temu . Di pertemuan awal itulah Arya dan pengacara langsung membahas mengenai masalah pengalihan hak asuh .
" maaf pak Arya mengingat alasan perceraian kalian adalah masalah perselingkuhan di tambah usia anak bapak yang masih di bawah 12 tahun jelas pengadilan pasti menetapkan hak asuh itu jatuh pada ibunya tapi memang bisa saja hak asuh itu jatuh kepada anda jika sang ibu itu berada di penjara , memiliki perilaku yang buruk atau ekonomi yang rendah " jelas sang pengacara .
" tapi mantan istriku orang baik dan tingkat ekonominya juga tidak rendah apalagi dia mempunyai suami yang berpengaruh , apa tidak ada alasan lain lagi untuk bisa mengajukan hak asuh ini ?" tanya Arya .
" tenang pak Arya masih banyak alasan yang bisa kita jadikan acuan contohnya mantan istri anda melakukan kekerasan secara fisik maupun psikologi pada sang anak atau dia tidak bisa memberikan kebutuhan rohani dan jasmani pada anak anda karena sakit atau yang lainnya tapi semua itu memang harus benar adanya bukan cuma argumentasi saja kita juga memerlukan bukti kongkrit " Arya terpikirkan sebuah alasan dia pun memberitahukan hal itu pada sang pengacara kedua nya saling berdiskusi tentang hal tersebut hingga mereka mencapai kesepakatan bersama.
__ADS_1
" terima kasih atas bantuannya saya harap semua bisa di selesaikan secepat mungkin " ujar Arya .
" tenang saja pak Arya tidak perlu khawatir, semua nya akan saya usahakan yang terbaik untuk pak Arya, kalau begitu saya pergi dulu pak " pengacara pergi meninggalkan Arya .
beberapa Minggu setelah kejadian itu, rumah Adrian di hebohkan dengan surat dari pengadilan yang berisikan gugatan hak asuh terhadap anaknya jelas Arya sudah mulai bertindak " Adrian , bagaimana ini ? apa aku suruh anak buah ku membereskan masalah ini ? kebetulan aku punya beberapa orang di sana " Adrian dengan tegas menolak " tidak perlu Lu, ini masalah Ranti dan mantan suaminya, jika Ranti tidak membutuhkan bantuan maka kita diam saja, apalagi yang menjadi pengacara Arya bukanlah orang sembarangan , kita harus waspada"
Adrian jelas mengenal pengacara itu , iya dia pengacara yang sama yang menangani kasus adiknya dulu, pengacara yang bisa melakukan apa saja demi kemenangan kliennya .
Ranti meremas surat itu saking kesalnya .
" kamu harus tenang Ranti , ingat Vinno tidak akan pernah berpisah denganmu " Ranti mencoba mengendalikan amarahnya .
" jadi apa yang akan kamu lakukan istriku ?" tanya Adrian .
" tentu saja membuktikan jika tuduhan Arya itu salah dan aku yakin bisa memenangkan hak asuh Vinno tapi aku butuh bantuan mu suamiku "
" tentu aku akan membantumu sayang " Adrian membelai rambut istrinya yang terurai bebas .
Sayangnya tanpa sepengetahuan Ranti dan Adrian , Arya telah beberapa kali menemui Vinno di sekolah itupun juga tanpa di ketahui Verro dan juga Luis yang mengawasi mereka.
Arya mencurahkan kasih sayang nya pada Vinno membuat anak itu sangat menyayangi ayahnya apalagi Arya mengiming-imingi kebebasan bermain pada Vinno tidak seperti yang di terapkan Ranti pada anak itu selama ini Arya juga menambahkan bumbu -bumbu hasutan agar dia semakin membenci ibunya sendiri .
__ADS_1