
hari yang di nanti kan Adrian selama ini untuk bisa jalam-jalan atau biasa di sebut juga dengan kencan pertama mereka telah tiba, Adrian memakai celana jeans dan kaos lengan pendek berwarna putih nya datang menghampiri Ranti di rumahnya .
Ranti yang sudah siap dan telah berpamitan dengan anak-anaknya itu segera masuk ke dalam mobil Adrian . terlihat Ranti mengenakan dress pendek model Sabrina dengan motif bunga .
" mau kemana kita ?" tanya Ranti sambil menggulung rambutnya agar terlihat rapi.
" em, kamu mau nya kemana ? " tanya Adrian .
" kok balik tanya aku ? kemarin kamu kan yang ngajak jalan "
" iya tapi kan kalo aku gak tanya kamu nanti tempat yang ku pilih , kamu tidak suka " elaknya padahal Adrian tidak tahu tempat yang cocok untuk pergi berkencan .
" Huh iya udah kita ke bioskop aja " kata Ranti memberi saran .
akhirnya Adrian dan Ranti menuju gedung bioskop dan membeli tiket nonton film di sana . bukannya menonton film romantis seperti yang lain malah Adrian dan Ranti menghabiskan waktu mereka dengan menonton film horor .
terlihat Adrian yang menonton film itu tanpa merasa takut sambil memakan popcorn nya , berbeda dengan Ranti meski dia sendiri yang memilih tapi dia malah ketakutan dan tanpa dia sadari Ranti malah menyembunyikan wajahnya di balik lengan Adrian .
Adrian hanya terkekeh melihat Ranti yang ketakutan, tidak ada adegan romantis di film itu tapi membuat Ranti dekat dengan dirinya sudah bisa membuat Adrian merasa senang .
satu setengah jam berlalu , akhirnya mereka keluar dari bioskop itu .
terlihat wajah Ranti yang lemas dan pucat karena ketakutan .
" are you okay ?" tanya Adrian yang khawatir.
Ranti hanya menganggu . Adrian yang mengerti jika Ranti masih terbayang-bayang oleh film tadi segera merangkul Ranti dan mencium keningnya . Ranti menatap ke arah Adrian .
" ada apa ?" tanya Adrian pada Ranti yang terus menatapnya sambil berjalan .
" aku lapar " jawab Ranti dengan imut nya .
blush wajah Adrian memerah dan dia segera memalingkan wajahnya .
" ayo kita cari tempat makan dulu " sambil menggandeng tangan Ranti .
" manis banget " gumam Adrian .
" kamu ngomong apa barusan ?" tanya Ranti yang tak begitu jelas mendengar gumaman Adrian .
" aku juga lapar" jawab Adrian .
Adrian dan Ranti segera masuk ke dalam mobil dan menuju ke sebuah restoran China . Adrian dan Ranti masuk sambil bergandengan tangan layak nya pasangan pada umumnya .
dan ternyata di saat bersama an mereka bertemu dengan Arya dan Martin yang ternyata juga ada di sana.
" hai Ranti " sapa Martin .
Martin tiba-tiba menyapa Ranti , dan membuat Ranti , Adrian dan Arya saling berhadapan .
" ngapain kamu di sini ?" tanya Arya pada Ranti dia melirik ke arah kedua tangan yang saling bergandengan itu .dan itu membuatnya merasa cemburu .
" iya makan lah " jawab Adrian sinis sedangkan Ranti memilih diam saja .
" em , gimana kalo kita makan bareng saja , aku yang traktir " sela Martin sambil menarik Ranti untuk duduk bersamanya.
Adrian segera menyusul Ranti begitu pula dengan Arya .
__ADS_1
" lepasin " teriak Ranti pada Martin seketika Martin melepaskan Ranti.
" ngapain kamu narik aku " marah Ranti pada Martin .
" aku kan sudah bilang , ingin mentraktir kamu makan " jawab Martin .
" gak mau , aku mau makan sama Adrian saja " saat ingin pergi Ranti telah melihat orang yang dia sebutkan tadi telah menghampirinya dan kemudian menyuruh Ranti untuk duduk dan begitu pula dirinya yang duduk di sebelah Ranti . Ranti pun bingung dnegan sikap Adrian yang tidak menolak ajakan Martin .
Arya pun menyusul mereka . dirinya duduk berhadapan dengan Ranti .
" kenapa kita malah duduk di sini " gerutu Ranti pada Adrian .
" sudahlah lagian meja nya sudah penuh dan apa salahnya juga jika bersama mereka dan ditraktir pula " bisik Adrian mencoba menjelaskan pada Ranti.
dengan kesal terpaksa dia harus terima jika dia akan makan dengan mantan suaminya.
melihat Adrian yang saling berbisik dengan Ranti membuat Arya semakin cemburu .
" mau makan apa ?" tanya Martin kepada ketiga orang itu .
dengan kompak mereka menjawab " terserah " Martin pun segera memesan makanan. sambil menunggu makanan datang , Ranti terlihat memainkan game di hpnya untuk menghilangkan rasa risih saat orang yang di hadapannya terus saja memperhatikan dirinya.
" kau sudah berapa lama kembali kemari ?" tanya Adrian pada Martin.
" oh baru beberapa hari " jawab Martin .
Arya dan Ranti menatap kedua orang itu .
" mereka saling kenal " batin keduanya .
" iya " jawab Adrian secara singkat .
terlihat Ranti yang masih menatap Adrian seperti belum puas dengan jawaban yang Adrian berikan.
" hanya kenal saja , tapi kami tidak begitu dekat kok " imbuh Adrian .
" iya lagipula kita berada di jalur yang berbeda , dan apalagi status kita berbeda mana mungkin kami dekat , benarkan Adrian " singgung Martin . Dengan malas Adrian pun menjawab " tentu saja bagaimana bisa aku dekat dengan anjing yang sudah menggigit tuannya sendiri, aku takut dia akan menggigit ku juga " sindir Adrian segera mengajak Ranti pergi dari tempat itu . sedangkan Arya hanya terus mengamati apa yang terjadi . setelah Adrian dan Ranti pergi , makanan pun datang .
" siapa yang akan menghabiskan ini semua " kata Martin .
" kau habiskan sendiri , aku tak selera makan aku pergi dulu " pamit Arya pada Martin .
saat akan memasuki mobil nya Ranti menghentikan Adrian yang terlihat sedang menahan emosi .
" kamu kenapa? " tanya Ranti berdiri di hadapan Adrian .
" tidak apa-apa" jawab Adrian .
" bohong ! kalau kamu gak jelasin semua nya aku gak mau pergi bersama mu lagi " ancam Ranti .
terpaksa adrian pun mengalah dan menyuruh Ranti mask kedalam mobil dulu.
" masuk lah, aku akan jelaskan di jalan " setelah itu Adrian segera melajukan mobilnya keluar dari restoran tersebut saat di jalan .
" katanya mau jelasin " ucap Ranti mengingat kan Adrian .
" yang mana ?" tanya Adrian .
__ADS_1
" iya kenapa kamu bisa kenal sama Martin dan kenapa Martin bisa berbicara seperti itu sama kamu " Tanya Ranti .
" oh dia itu salah satu bawahan saudara ku , tapi itu dulu " jawab Adrian .
" oh gitu, terus kenapa martin terlihat tidak suka padamu dan kamu juga, emang sebelumnya kalian ada masalah apa? " selidik Ranti .
" tidak ada , mungkin karena aku membongkar sifat aslinya pada saudara k u itu akhirnya dia jadi membenciku, sudah lah tidak perlu di pikirkan " jelas Adrian sambil terus menyetir mobilnya.
" semakin aku mengenalmu semakin aku tidak mengerti bagaimana kamu yang sesungguhnya Adrian " batin Ranti .
" kita mau makan di mana ?" tanya Adrian memecahkan lamunan Ranti .
" ka kamu bicara apa barusan " tanya Ranti yang tidak mendengar jelas Adrian yang sedang bertanya .
" kamu sedang memikirkan apa? aku sudah bilang yang tadi itu sudah tidak usah dipikirkan , aku sudah memberi penjelasan padamu apa kamu masih tidak percaya ?" Adrian nampak terlihat kesal.
" eh aku tidak memikirkan itu , aku hanya mengantuk " jawab Ranti berbohong .
" jadi mau makan atau pulang " tanya Adrian sekali lagi .
" masa udah pulang ? katanya kencan, masa cuma ke bioskop aja " omel Ranti .
seketika itu Adrian mempunyai ide dan mengajak Ranti menuju sebuah tempat .
sesampainya di tempat tujuan mereka terlihat Ranti , terkejut saat Adrian membawanya ke sebuah rumah mewah .
" kita dimana ?" tanya Ranti sambil melihat sekeliling .
" bukannya kamu ingin bertemu dengan orang tua ku " tanya Adrian .
" hah ! maksud kamu ini rumah orang tuamu ?" tanya Ranti dengan ekspresi terkejut . dia segera membuka tas dan merias dirinya dan dia juga merapikan bajunya. Adrian hanya tersenyum melihat Ranti yang begitu panik .
" ayo kita temui mereka " ajak Adrian , dan keduanya turun dari mobil dan berjalan masuk , di sana mereka sambut oleh pelayan yang terlihat begitu senang dengan kehadiran Adrian .
" tuan , akhirnya tuan pulang, nyonya pasti senang " pelayan itu segera menyuruh pelayan lain untuk memberitahu kedatangan Adrian ke rumah itu .
Beberapa saat kemudian muncullah wanita yang di ketahui sebagai ibunya Adrian menghampiri Adrian , dia segera memeluk putranya yang selama ini dia rindukan .
Namun berbeda dengan Adrian yang nampak diam tak bergeming . entah apa yang sedang dia pikirkan .
" mama senang sekali kamu mau pulang , maaf in kami iya sayang kami sudah salah paham padamu " ucap wanita itu sambil menangis . sambil melepas pelukan ibunya dia menjawab
" sudahlah semua nya sudah berlalu , aku kemari karena calon istriku ingin bertemu dengan kalian " jawab Adrian terlihat dingin . Adrian segera menyuruh ranti untuk berada di dekatnya .
wanita itu terlihat bahagia melihat Adrian membawa pasangan ke rumah ini.
" halo Tante , nama saya Ranti " sapa Ranti memperkenalkan diri .
ibu Adrian langsung memeluk Ranti dan senang bisa bertemu dengan calon menantunya itu .
" dimana yang lain " tanya Adrian .
" oh , papa mu sedang di kantor , sebentar aku akan menghubunginya supaya dia pulang " jawab ibunya .
dengan cepat adrian berkata" tidak perlu, aku juga tak akan lama di sini , lagipula aku sudah diusir dari keluarga ini , aku kemari hanya karena ini sebuah syarat dari Ranti agar dia mau menikah dengan diriku jadi aku menemui kalian " kata Adrian . wajah ibunya menjadi murung kembali .
Ranti hanya bisa diam sebenarnya dia merasa kasihan pada orang tua Adrian pasti hatinya sakit mendengar pernyataan Adrian barusan tapi dia tak bisa ikut campur karena tidak tahu permasalahan apa yang sebenarnya terjadi .
__ADS_1