ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 57


__ADS_3

Ranti hari ini harus tinggal di rumahnya dengan ketiga putranya itu karena Winda yang harus di rawat di rumah sakit dan hanya di temani Doni , Ranti awalnya ingin ikut menemani Doni namun Doni melarang nya .


Ranti kini menemani Vinno dan Verro bermain di ruang tengah . sedangkan Nathan hanya duduk sambil bermain PS .


bel rumahnya berbunyi dengan segera Ranti membuka pintu .


" hai sayang " sapa Adrian yang basah kuyup dengan jaket dan celana jeans nya yang basah karena hujan namun wajah Adrian masih tetap tampan dan terlihat sexy dengan rambut nya yang basah dia menyapa Ranti sambil memberikan satu bucket bunga mawar yang telah basah karena hujan .


" kamu kok tahu rumah aku ?" tanya Ranti sambil mengambil bunga itu .


" iya karena aku mencari tahu , by the way gak di ajak masuk nih di luar dingin tau" sambil memperlihatkan badannya yang telah menggigil. Ranti pun menyuruh Adrian masuk karena tak tega dengan keadaanya memang di luar saat itu hujan sangatlah deras.


" kok sepi kemana anak-anak ?" tanya Adrian .


" ada di dalam " jawab Ranti segera masuk ke dalam mengambil kan handuk kering dan membuatkan teh hangat untuk Adrian .


" nih pakai ntar kamu flu " jawab Ranti melemparkan handuk ke Adrian setelah memberikan teh kepadanya .


" em boleh numpang kamar mandi ?" Adrian pun segera masuk ke kamar mandi tamu setelah Ranti memberitahunya .


" siapa ma ?" tanya Nathan


" oh itu temen mama " jawab Ranti .


Adrian keluar dari kamar mandi hanya mengenakan kaus lengan pendek nya karena jaketnya yang basah terkena hujan.


" eh paman ganteng di sini " sapa Nathan .


" halo Nathan ? kamu sedang apa ?" tanya Adrian sambil mendekat . nathan pun mengajak Adrian bermain PS keduanya tampak senang membuat Ranti memikirkan kembali perkataan Winda tentang menjalin hubungan baru.


Vinno dan Verro pun ikut bergabung , ketiga anak itu sudah akrab dengan Adrian mereka berempat pun bermain bersama hingga malam . sedangkan Ranti memilih memasak di dapur untuk makan malam mereka.


kedatangan Adrian sedikit membuatnya nyaman karena ada yang membantunya menemani anaknya .


Seusai memasak Ranti segera mengajak ketiga anaknya dan Adrian untuk makan malam bersama .


setelah makan bersama Adrian berniat pulang namun karena hujan sangat deras , Ranti menyuruh Adrian untuk menunggu hujan sampai mereda.


udara menjadi semakin dingin Ranti meminjamkan pakaian Doni pada Adrian iya meski pun agak kekecilan karena badan Adrian jauh lebih besar dan tinggi dari Doni .

__ADS_1


Kini Ranti menemani Vinno dan Verro untuk tidur , sedangkan Nathan dan Adrian masih di ruang tengah bermain PS .


" Nathan ayo sini cepat tidur besok kan harus sekolah " akhirnya Nathan pun pergi tidur.


" makasih sudah menemani ku dan anak-anak " kata Ranti .


Adrian tersenyum .


" gak apa-apa lagian aku juga suka dengan anak-anak , oh iya di mana hadiah ku " jawab Adrian


" hadiah ? aku tak punya hadiah untukmu"


Adrian mendekat ke arah Ranti kedua pasang mata itu kembali berdekatan hembusan nafas Adrian pun terasa hangat menyentuh wajah Ranti .


cup


Adrian mencium bibir mungil Ranti , Ranti membelalak kan mata terkejut, dia mencoba memukul dada bidang Adrian namun kedua tangannya di kunci oleh tangan Adrian . sedangkan tangan Adrian yang lainnya memegang tengkuk Ranti dan menekannya sehingga Adrian dapat memperdalam ciumannya pada Ranti .


Ranti yang telah lama tidak merasakan belaian dari pria pun lama-kelamaan ikut terhanyut dalam ciuman Adrian , Adrian pun semakin memperdalam ciumannya dan bahkan sekarang bukan hanya ciuman melainkan ******* serta lidah mereka yang saling membelit hingga Ranti merasa kehabisan nafas .


Adrian yang menyadarinya segera menghentikan ciuman mereka.


Adrian tersenyum dan dengan lembut membelai rambut Ranti .


Ranti tak berani menatap wajah Adrian dia takut jika Adrian berfikir dirinya wanita yang gampangan.


" you are okay babe " tanya Adrian .


" em iya aku baik-baik saja " kata Ranti canggung .


Adrian terkekeh


dia menarik Ranti agar bersandar di dada bidangnya .


" terima kasih atas hadiah nya iya sayang aku menyukainya " kata Adrian pelan .


" hadiah ? aku tak memberikanmu apapun " kata Ranti


" yang tadi itu bukankan termasuk hadiah ? oh I know kamu mau memberikan ku hadiah lain, ah ,, mungkin seperti " melirik ke arah dada Ranti , dengan segera Ranti menutupi dadanya dengan bantal. Adrian kembali tertawa .

__ADS_1


dia berbisik " hati mu " .


" apa ! aku kira kamu mau " telunjuk Adrian mengunci mulut Ranti .


" kenapa ? kamu berharap aku menginginkan apa? jangan-jangan kamu berfikiran tentang itu , aish ternyata wanita pujaan ku ini mesum" goda Adrian sambil tertawa.


Ranti menjadi kesal pun berniat untuk pergi namun tubuhnya di tarik kembali oleh Adrian .


" jika kamu menginginkannya aku dengan senang hati melakukannya sayang " goda Adrian .


" apaan sih " Ranti seperti salah tingkah .


kini tubuh Ranti begitu dekat dengan Adrian.


" tenang saja aku hanya bercanda , aku tak akan melakukannya jika kamu memang tidak mau" jawab Adrian terdengar serius .


" kenapa kamu terus mengganggu ku Hem " tanya Ranti .


" mengganggu? aku tidak pernah mengganggu mu , aku hanya sedang mengejar mu saja " sanggah Adrian


" untuk apa hem ? karena aku janda ?" tanya Ranti .


" tidak aku tidak peduli tentang status mu dari awal kita bertemu di taman aku sudah menyukaimu tapi saat aku bertemu dengan mu saat liburan dengan membawa anak mu aku sedih karena wanita yang aku sukai sudah menikah namun ternyata kamu malah sudah menjadi janda , mungkin kita berjodoh " jelas Adrian sambil membelai rambut Ranti lalu mengecup dahi Ranti .


Ranti menatap Adrian ,


" memang apa yang kamu sukai dari ku " tanya Ranti penasaran.


" I don't know , aku hanya merasa nyaman saja dekat dengan mu apalagi saat berdua seperti ini , jadi tolong bukalah hati mu untuk ku ,beri aku kesempatan untuk bersama mu Ranti " kata Adrian serius


" apa ini tidak lah terlalu cepat , yakinkan dulu perasaan mu apakah benar suka padaku " ujar Ranti


" Ranti aku serius , aku menyukaimu aku ingin bersama mu dan jika kamu masih tidak percaya aku akan menikahi mu sekarang juga " Adrian mencoba meyakinkan Ranti .


" em tidak perlu , aku percaya tapi lebih baik kita jalani dulu pelan-pelan sambil mengenal satu sama lain karena kamu belum tahu tentang diriku begitu pula sebaliknya" Adrian mengangguk setuju diapun memeluk Ranti dia merasa sangat bahagia .


" tidak ada salah nya juga aku mencoba siapa tahu kami berdua memang berjodoh " batin Ranti sambil memeluk tubuh Adrian .


hujan semakin deras hingga tengah malam membuat Adrian terpaksa menginap di rumah Ranti .

__ADS_1


__ADS_2