
Pagi ini aku berkunjung ke rumah Anne , aku ke sana karena aku ingin meminta bantuannya agar bisa dekat kembali dengan Adrian , aku ingin kembali dengannya meski aku tahu sekarang dia telah memiliki wanita lain tapi aku tak percaya jika Adrian benar serius padanya pasalnya wanita itu seorang janda yang memiliki 3 anak , dia juga tak lebih cantik dari diriku hanya badannya saja yang lebih bagus , awalnya aku tak ada niatan untuk meminta bantuan Anne , tapi karena usahaku gagal dengan mengirimkan Adrian informasi tentang wanita itu aku harap Adrian mencari ku dan aku bisa memanfaatnya agar kembali padaku nyatanya semua itu sia-sia.
saat aku ke rumah Anne dengan teganya dia memarahi dan menyuruhku untuk menjauhi Adrian , tentu saja aku menolak karena kesal aku segera pergi dari rumahnya dan tanpa kuduga Adrian datang kerumah Anne , aku segera menyapanya namun dia malah mencampakkan diriku seolah tidak saling kenal dia melewati begitu saja aku segera berteriak memanggil namanya dan ternyata berhasil di langsung menoleh dan aku segera berlari memeluknya , sudah lama aku tak merasakan tubuhnya sungguh aku rindu padanya jika bisa mengulang waktu tentu saja aku akan lebih memilihnya waktu itu tapi karena hasutan pria itu aku malah meninggalkan pria yang sangat mencintai ku ini.
aroma maskulin dari tubuhnya begitu memabukkan apalagi otot tubuhnya yang lebih keras dari saat terakhir kita bertemu sungguh beruntung jika bisa mendapatkannya . belum puas aku menikmatinya dia langsung melepaskan pelukanku .
aku mencoba merayunya dengan cara menyesali semua yang aku lakukan padanya dulu berharap dia mau menerimaku tapi aku lupa siapa Adrian dia bagai gunung es dulu saja aku dnegan susah payah menaklukan hati nya apalagi sekarang dia menjadi lebih dingin dibandingkan dulu . dan saat dia berkata jika wanita itu memiliki anak yang bahkan tidak ada pada informasi aku menjadi syok , seharusnya aku membuatnya pergi saja dari dunia ini dia merupakan ancaman terbesarku dibandingkan dengan janda itu apalagi dia memiliki anak dengan Adrian dia pasti yang akan Adrian nikahi , aku harus menemukan wanita itu dan melenyapkannya sebelum Adrian menemukannya , sesaat aku teringat jika Adrian ada di dekatku aku segera menhan emosiku agar tidak ketahuan olehnya dan aku tetap mencoba meyakinkan dirinya tentang diriku namun dia malah bilang agar aku tak muncul lagi di hidupnya sungguh konyol siapa dia melarang diriku bertemu dengannya .
lalu dia pergi meninggalkan diriku .
aku yang kesal pun berteriak meluapkan emosiku aku tak peduli jika ada orang yang memperhatikanku .
" huh , awas saja kamu Adrian , aku tak akan membiarkan wanita lain berada di samping mu karena kamu milikku " sumpah ku padanya karena aku yakin suatu saat dia akan kembali lagi padaku dengan kesal aku masuk kedalam mobilku dan aku juga pergi dari tempat itu. Aku pergi kesebuah cafe namun dia bukan cafe biasa disini terdapat sebuah organisasi gelap untuk mendapatkan berbagai informasi dan meminta bantuan apapun termasuk melenyapkan nyawa seseorang , organisasi ini di dirikan oleh ayahku namun dia wariskan kepada pamanku karena aku tak mau berurusan dengan hal berbau kriminal namun aku juga sering menggunakan organisasi ini agar membantuku mencari informasi yang kuinginkan tapi aku heran kenapa identitas wanita yang pernah aku bawa pada Adrian sangat sulit dicari bahkan selama bertahun-tahun yang aku dapat hanya informasi yang sedikit namun kali ini aku meminta mereka membantu untuk memberi pelajaran janda itu agar menjauhi Adrian .
" maaf Diana, kali ini paman tidak bisa membantu mu "
__ADS_1
" tapi paman , aku adalah keponakanmu aku butuh bantuanmu paman " rengekku padanya .
"aku bilang tidak bisa ya tidak bisa Diana " ucapan pamanku membuat aku kesal karena paman tak menjelaskan alasannya padaku .
aku terus merengek padanya dan dia pun menyuruh beberapa anak buahnya untuk ikut dengan ku .
" baiklah ini untuk yang terakhir kali, tapi jika sesuatu terjadi padamu paman tidak akan membantumu kamu urus saja dirimu sendiri " katanya memberiku peringatan dan aku menyanggupinya, tanpa basa-basi aku segera menyuruh mereka menculik janda itu .
saat itu aku melihat dia berada di rumah Adrian , sungguh kesal aku seharusnya aku yang menempati rumah itu bukan dirinya , di tempat itu banyak kenangan ku dnegan Adrian saat kita bersama dulu aku tak rela dia tinggal di sana, aku yang sudah kesal pun segera menyuruh orang suruhan ku untuk menculiknya . pertama ada seseorang yang menyamar menjadi pengemis dan menghampirinya yang saat ini berada di halaman rumah itu , aku lihat dia sudah beraksi dan Ranti janda sialan itu sudah berbicara dengannya saat itu dengan sigap orangku langsung membekapnya dengan sapu tnagan yang sudah di beri obat tidur . setelah pingsan yang lainnya segera membawa Ranti ke dalam mobil dan kami semua pergi dari tempat itu . beruntung sekali saat itu tidak ada orang yang melihat mereka membawa ranti , aku menghubungi salah satu dari mereka dan memerintahkan mereka untuk pergi ke sebuah tempat yang sudah aku siapkan .
di sebuah gedung tua terbengkalai.
" bagaimana ini bos apa yang harus kita lakukan padanya " tanya salah satu orang sambil mengangkat tubuh Ranti dan segera membawanya ke sebuah ruangan .
" katanya terserah pada kita mau kita apakan dia tapi semuanya harus direkam dan dikirimkan padanya " jawab ketua dair orang-orang tersebut.
__ADS_1
setelah menurunkan Ranti dan mengikatnya di sebuah kursi mereka memutuskan untuk keluar dari ruangan itu . tak lama kemudian ranti tersadar dan betapa kagetnya dirinya melihat sekeliling yang tampak asing dengan tempat itu Ranti pun kaget karena tubuhnya terikat dengan tali yang kuat juga karena mulutnya yang di tutup oleh kain sehingga membuatnya tak bisa berteriak .
" astaga bagaimana aku bisa sampai seperti ini? apa yang harus aku lakukan agar bisa keluar dari tempat ini " batin Ranti ketakutan apalagi dia mendengar suara langkah kaki yang mendekat , membuat Ranti kembali memejamkan matanya .
orang yang menyekapnya ternyata telah kembali mereka membawa beberapa botol minuman dan ada salat satu dari mereka yang membawa tongkat kayu dan cambuk .
saat masuk ke dalam dan melihat Ranti yang masih belum sadar.
" cih kenapa dia belum sadar juga , kapan kita akan memulainya jika dirinya saja tak kunjung sadar " kata salah satu dari mereka.
" sudahlah kita tunggu saja , jika dia sadar kita akan bersenang - senang dengan saat itu kau bebas melakukan apapun yang kau inginkan " jawab yang lain .
" ya aku sudah tidak sabar untuk mencobanya " sambil tertawa .
Ranti yang mendengarnya pun bergidik ngeri takut akan apa yang terjadi pada dirinya .
__ADS_1