ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
bab 22


__ADS_3

semua nya menuju ke ruang makan kecuali risma


"dimana risma ma? " tanya papa agus


" mungkin di kamar pa, mama panggil dulu pa" mama sofi melangkah menuju kamar risma


tok.. tok.. tok


"nak boleh mama masuk"


"iya mah masuk aja tidak di kunci


mama sofi menghampiri risma yang sedang tidur di tempat tidurnya


"nak mama tahu perasaan kamu, sekarang ikhlaskan saja nak, masih banyak lelaki lain di luar sana " ucap mama sofi menenangkan


" tapi aku mau nya brian ma, hanya brian gak mau yang lain" ucap risma menitihkan air mata


mama sofi tahu risma adalah orang yang ambisius, disisi lain mama sofi takut risma nekad melakukan hal yang tidak baik.


" sekarang kita makan yuk, kalau kamu kayak gini brian akan semakin gak suka sama kamu, nanti mama bantu kamu " ucap bu sofi menenangkan.


risma yang memang anak manja mendengar mama nya akan membantu langsung bangun dan memeluk mama nya.


mereka pun turun kebawah untuk makan malam bersama


" maaf menunggu lama tadi risma di kamar mandi " ucap mama sofi bohong


mereka pun makan dengan lahap dan selesai makan brian ingin segera pulang karena sudah janji dengan sinta akan menjemputnya tetapi mama sofi masih menahan dirinya disana.


" ini apa-apaan sih kok malah aku kayak tahanan,aku harus keluar dari rumah ini" batin brian


"halo rom, apa ada masalah di kantor, iya-iya aku segera kesana " ucap brian seakan-akan menelefon padahal tidak


mama sofi dan risma yang melihat brian panik pun mengijinkan brian untuk pulang.


"hati-hati nak " ucap mami sofi


brian hanya memberi jempol pada mami sofi karena mobil sudah jalan.


"akhirnya gue bisa keluar dari kandang singa " ucap brian terkekeh


brian mencari ponselnya untuk menelefon kekasih nya


" halo sayang kamu dimana " tanya brian


" aku di kontrakan mas, aku sudah pulang " jawab sinta berbohong karena memang tadi dia tidak ke rumah nella hanya alasan saja supaya tidak ke rumah risma.

__ADS_1


" maaf ya sayang tadi aku telat, sekarang siap-siap ya aku jemput sebentar lagi" brian langsung mematikan hp nya


beberapa menit kemudian mobil brian sudah sampai di depan kontrakan sinta.


sinta pun keluar dan masuk ke dalam mobil.


" mau kemana sih mas malam-malam begini " ucap sinta


" rahasia, aku punya kejutan untukmu " ucap brian membuat sinta penasaran


sudah sampai di tujuan, brian turun untuk menuntun sinta karena brian memang sengaja menutup mata sinta dengan kain.


" mas ini kita kemana, kamu gak macem-macem kan " ucap sinta


brian hanya diam dan mendudukan sinta di kursi yang sudah di sediakan.


brian membuka mata sinta dengan pelan dan betapa terkejutnya sinta melihat sekeliling


"cantik sekali " ucap sinta ternganga melihat keindahan di rooftop yang sudah di hias brian dengan sangat cantik.


" apa kamu senang " ucap brian yang sengaja berjongkok di samping sinta


sinta mengangguk dengan cepat melihat brian dan merentangkan tangannya yang siap untuk menerima pelukan dari brian.


brian dengan senang hati memeluk sinta.


" ini belum selesai sayang masih ada kejutan lagi" brian bangun dari jongkoknya dan duduk di kursi depan sinta, brian bertepuk tangan dan keluarlah suara yang sangat merdu serta makanan yang telah di siap kan.


sebelum makan brian mengajak sinta berdansa di iringi musik yang sangat romantis.


" apa kau bahagia " ucap brian


" iya aku sangat bahagia " ucap sinta


selesai berdansa mereka segera memakan makanan yang tersedia, brian yang memang sudah kenyang tadi makan di rumah mama sofi jadi hanya minum dan makan cemilan saja.


" mas apa kau yang menyiapkan semua ini" tanya sinta


" iyalah " jawab brian dengan semangatnya


"ternyata kamu romantis juga ya, setau aku kan kamu cuek sekali mas " ucap sinta tertawa


brian memang terlihat cuek sama semua orang kecuali sama orang yang disayang.


malam pun semakin larut brian mengantarkan sinta pulang karena besok beraktifitas kembali.


sesampainya di depan kontrakan sinta, brian membukakan pintu mobil sinta dan mencium kening nya " love you sayang, selamat tidur dan jangan lupa mimpiin aku " ucap brian begitu romantis

__ADS_1


" iya love you too, kamu juga ya hati-hati di jalan mas, kabari kalo sudah sampai" ucap sinta melambaikan tangan nya sampai mobil brian tidak terlihat.


***


pagi hari sang surya menyinari muka bumi,


sinta bangun lalu membereskan rumah nya dan bersiap-siap untuk berangkat kerja.


hari ini sinta kesulitan mendapatkan taxi online ,


" aduh gimana ini, bisa telat aku ke kantor nya " ucap sinta cemas


sinta kemudian berjalan mencari kendaraan umum untuk berangkat tapi tak ada satu pun yang lewat.


tiba -tiba ada mobil berhenti di samping sinta


" sayang kenapa? " ucap pria itu yang tak lain adalah brian kekasih sinta.


memang jalan rumah brian menuju kantor melewati kontrakan sinta.


" ini cari taxi " ucap sinta


"ayo sama aku aja sini " ucap brian menarik tangan sinta membawa masuk


" tapi nanti karyawan pada curiga mas " jawab sinta


"tidak akan, bukannya kita juga sudah terbiasa bareng jadi mereka tidak akan berfikir macam-macam "


sinta pun hanya nurut saja dengan brian.


sesampainya di kantor memang benar para karyawan tidak satupun yang curiga karena memang sinta dan brian sudah dekat.


sinta masuk ke ruangan untuk mengecek jadwal brian hari ini dan segera melaporkannya.


sinta menuju ruangan brian, sebelum masuk sinta melihat risma datang membawa barang


" brian ada? " jawab risma


" ada mbak di dalam" ucap sinta


" minggir kamu, saya mau masuk " risma sedikit mendorong sinta.


risma pun masuk dan di ikuti sinta.


"maaf pak tadi saya mau melarang tapi mbak nya langsung masuk saja " ucap sinta ke brian lebih formal supaya risma tidak curiga


" sudah keluar kamu " usir risma kepada sinta

__ADS_1


brian yang melihat itu langsung berdiri dan mau memarahi risma tapi sinta memberi kode brian agar tidak marah, brian Menghembuskan nafas kesal nya.


__ADS_2