ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 68


__ADS_3

kini Arya pergi salah satu apartemen miliknya untuk menenangkan diri . di dalam apartemen dia menikmati sebotol minuman beralkohol yang tadi dia beli .


sambil meneguk minuman laknat itu Arya kembali mengingat apa yang barusan terjadi , keputusan nya menceraikan Mia sudah tepat baginya namun kehilangan Julia lah yang membuatnya menjadi sedih pasalnya dia sudah menganggap Julia sebagai putrinya sendiri namun Arya juga tak ingin membuat anak -anak nya membenci dirinya karena telah membesarkan anak orang lain dan mengabaikan mereka . dengan adanya Martin yang menjaga Julia dia bisa fokus untuk mendapatkan hati ketiga anaknya itu berharap semua bisa kembali padanya baik anak nya maupun Ranti .


" sebentar lagi aku akan terlepas dari Mia , aku harap Ranti dan anak-anak ku mau menerima diriku kembali " sambil tersenyum sendiri .


di sebuah pemakaman


Ranti dan Wanda berserta ketiga anak itu pergi mengunjungi sebuah makam, di sana Ranti membawa bunga lyly kesukaan Bella dan menaruhnya di dekat nisan Bella .


" Bella sayang maaf kan mama iya nak mama baru bisa mengunjungi mu sekarang , dulu mama masih tidak bisa menerima kepergian mu sayang hingga mama lebih memilih pergi dari kamu , maaf kan mama iya sayang " ujar Wanda sambil terisak .


" Bella aku juga minta maaf , kami tidak bermaksud melupakan mu tapi keadaan yang memaksa kami pergi , lihat lah Nathan sekarang sudah besar , dia begitu cerdas tidak seperti dirimu dulu , dan aku janji akan selalu menjaga nya dan membesarkan nya dengan baik aku yakin kelak dia akan sukses dan membanggakan keluarga nya , Nathan kemari sayang " Ranti menyuruh Nathan mendekat ke nisan Bella .


" siapa dia mom?" tanya Nathan .


" Nathan dia juga mommy kamu sayang " jelas Ranti .


" tapi Nathan kan anak mommy " ucap Nathan yang polos .


" iya sayang tapi kamu itu punya dua mommy tapi sayangnya mommy Bella harus pergi meninggalkan kita saat kamu masih kecil jadi kamu tidak mengenalnya , kelak saat kamu dewasa mommy akan menceritakan semuanya padamu " jelas Ranti . Nathan menggangguk


" halo mommy Bella , aku nathan aku tidak tahu mengapa mommy berkata seperti tapi jika mommy berkata kamu mommy ku juga aku yakin pasti kamu adalah orang baik dan spesial bagi mommy ku, jadi aku memutuskan sebagai anak mu aku juga harus berbakti padamu , setiap kali ada kesempatan aku janji pasti akan datang mengunjungi mu, aku harap kamu bahagia di sana " kemudian mencium pucuk batu nisan Bella .


Ranti dan Wanda terharu mendengar ucapan nathan .


" lihat lah bella , pasti kamu senang kan melihat Nathan di hadapan mu , aku harap kamu tenang berada di sana " batin Ranti .


" Vinno , Verro kemarilah sayang sapalah dia juga mommy kalian " kedua anak itu pun mendekat dan ikut menaruh bunga yang tadi mereka bawa.


setelah itu Ranti mengajak mereka semua berdoa untuk Bella . setelah selesai mereka pun pulang .


saat berada di depan rumahnya sudah ada seseorang yang telah menunggu mereka .


ternyata Arya menemui mereka , dia terlihat senang dan segera menghampiri ketiga anaknya dan tak lupa dia juga membawa beberapa mainan dan cemilan yang tadi dia beli saat di perjalanan .


" ngapain kamu kesini ?" tanya Ranti .


" aku kebetulan lewat jadi aku mampir untuk bertemu anak-anak " jawab Arya dia kemudian menyapa ketiga anak itu namun Nathan malah pergi mengabaikannya kini hanya si kembar yang ada di hadapan Arya , Arya berjongkok dan memberikan mainan mobil-mobilan kepada si kembar , kedua anak itu tampak senang dan berterima kasih kepada Arya .


" sudah lah, biarkan saja Ranti , mungkin kamu dan Arya sudah tidak memiliki hubungan tapi kamu tidak bisa memutuskan hubungan antara ayah dan anak biarkan saja mereka mengenal Arya , semakin banyak kasih sayang yang mereka dapat akan semakin baik bagi mereka " tegur Wanda .


" tapi ma percuma juga aku menyembunyikan mereka selama ini jika sekarang aku harus membiarkan mereka bertemu Arya " ucap Ranti .


" iya mama tahu, tapi berilah Arya kesempatan untuk menebus nya " Wanda pun memperkenalkan Arya sebagai ayah kandung Vinno dan Verro .


kedua bocah itu tampak bingung .


" jadi kita punya ayah Oma ? " tanya Verro .


Wanda mengangguk , sedangkan Ranti hanya diam saja dia hanya memperhatikan mereka dari jauh .

__ADS_1


" asyik, jadi sekarang kita gak bakalan di ejek terus sama teman- teman di sekolah " sahut Vinno girang .


Vinno memeluk Arya , Arya pun begitu merasa bahagia dia tak henti-hentinya mencium Vinno .


sedangkan Verro hanya diam memperhatikan , iya Verro memang anak yang pendiam dibandingkan Nathan dan Vinno .


" sayang , ayo kemari " ajak Arya pada Verro .


" Oma jika dia ayah kami kenapa dia tak pernah menemui kami ? sekarang jika ada dia apa paman Adrian tidak akan menjadi ayah kita ?" tanya Verro .


Wanda tak bisa menjawab pertanyaan dari bocah itu karena Ranti lah yang berhak menjawab nya .


Arya yang mendengar hal itu menjadi geram namun dia menahannya karena sekarang yang terpenting adalah anak nya .


" aku harus tenang , aku harus mendapatkan kepercayaan anak-anak dulu baru mengejar Ranti " pikir Arya .


" sayang sudah sore kalian harus mandi dulu " ajak Ranti .


" tapi mom , aku ingin bermain dengan mobil baru yang di belikan Daddy " sahut Vinno .


Verro pun mengangguk setuju dengan usulan Verro .


" kalo begitu ajak dia masuk iya , jangan bermain di luar " kata Ranti , dia pun pergi masuk ke dalam rumah di susul oleh Arya dan yang lainnya .


saat Arya bermain bersama si kembar Ranti dan Wanda tengah sibuk mengemasi barang mereka untuk segera kembali ke rumah mereka.


Ranti membawa beberapa koper keluar dari kamar nya , Arya yang melihat itu pun bertanya " kamu mau kemana ?" tanya Arya .


" mau pulang lah " jawab Ranti ketus .


" iya " jawab Ranti .


" aku antar iya " jawab Arya .


" gak usah sebentar lagi ada yang jemput kok"


" siapa ? pacar mu itu iya "


suara klakson mobil pun berbunyi Ranti segera keluar dan terlihat Theo yang sudah menunggu nya di luar , Theo pun membantu Ranti memasukkan kopernya ke bagasi mobil .


Ranti memanggil ketiga anaknya itu untuk segera masuk ke dalam mobil .


" siapa dia Tante ?" tanya Arya pada Wanda.


" oh dia asistennya Adrian , Adrian sudah berangkat duluan kemarin karena ada urusan yang mendesak sebenarnya Ranti ingin ikut bersama Adrian tapi kami harus mengunjungi makam Bella dulu , beruntung banget Ranti bersama Adrian dia begitu perhatian dengan Ranti dan anak-anak sekarang aja dia menyuruh asisten nya yang menjemput kami , oh iya makasih iya sudah beliin mainan buat mereka, kami pergi dulu " Wanda pun ikut masuk ke dalam mobil .


" tenang Arya kamu harus sabar , deketin anak-anak dulu untuk Ranti biarkan saja dulu " batin Arya .


ketika Ranti dan anaknya telah pergi Arya pun ikut meninggalkan rumah Wanda yang sudah kosong .


di sebuah rumah sakit ternama Adrian kini telah selesai menjalani operasi nya , Anne yang selalu menemani Adrian karena beberapa tahun ini Adrian tak pernah mengunjungi atau pun berkabar ke keluarga sendiri begitu sebaliknya keluarga Adrian pun tak ada sat.upun yang mengunjungi dirinya .

__ADS_1


" Adrian kamu sudah sadar ?" sapa Anne .


Adrian hanya diam sambil menatap cendela kamar ruangannya.


" apa Theo sudah menjemput calon istriku ?" tanya Adrian .


" iya dia sudah berangkat mungkin besok mereka akan tiba " sahut Anne .


" oh baguslah " Adrian mencoba untuk bangun dengan sedikit kesakitan Anne mencoba membantu namun Adrian menyuruh Anne untuk diam di tempat.


Adrian kini duduk di atas kasurnya.


dengan hati-hati Anne mencoba bertanya pada Adrian " apa benar kamu ingin menikah dengannya ?" tanya Anne .


Adrian mengangguk .


" bukankah kamu masih mencari dia? lalu bagaimana jika dia kembali saat kamu sudah menikah dengan wanita lain ? apa yang akan kamu lakukan ?" tanya Anne lagi .


" tidak tahu " jawab Adrian sambil mengancingkan baju nya yang terbuka .


" Adrian pernikahan itu bukan main-main "


" aku tahu, aku bukan sedang bermain-main Anne , percayalah aku serius dengan ini semua , aku serius ingin menikah i Ranti " jelas Adrian .


" lalu bagaimana dengan dia ? "


" tidak tahu, aku tidak peduli , dia sudah meninggalkan ku saat dia kembali pun itu sudah bukan urusan ku lagi " jawab Adrian .


" tapi jika dia masih menginginkan mu, apa kamu tidak takut dia mencelakai Ranti dan anaknya " Anne memberi peringatan .


" aku tak akan membiarkan nya " jawab Adrian dengan tegas .


" baguslah aku harap kali ini kamu bisa hidup bahagia " ucap Anne sambil meninggalkan Adrian .


saat di luar ruangan Adrian, nampak seorang wanita yang menunggunya .


" bagaiman keadaan nya Anne ?" tanya wanita itu terlihat khawatir .


" dia sudah bangun , tapi aku harap kamu tidak mengganggunya lagi " saran Anne .


" tapi aku merindukannya " kata wanita itu dengan sedih .


" kau sudah meninggalkannya bahkan kau mencoba mencelakainya , apa pantas sekarang kamu berkata seperti itu ? aku sungguh heran padanya kenapa dia dulu bisa menyukai orang seperti mu dan bahkan karena dirimu dia kehilangan orang yang menyayangi nya" kata Anne .


seketika wanita itu terdiam .


Anne pun pergi dari tempat itu dengan kesal sedangkan wanita itu masih terus melihat Adrian dari celah pintu .


" Adrian maafkan aku, aku dulu memang begitu bodoh hingga percaya padanya , nyatanya dia hanya memperalat diriku untuk menghancurkan mu aku sungguh menyesal , aku ingin kembali bersama mu tapi apakah masih sempat ?" batin wanita itu .


Adrian yang merasa ada seseorang yang mengawasinya pun melihat ke arah luar .

__ADS_1


" siapa di sana? " teriak Adrian .


wanita itu pun segera pergi meninggalkan ruangan tempat Adrian . Adrian berfikir mungkin itu hanya perasaan nya saja . dia pun kembali beristirahat.


__ADS_2