ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 113


__ADS_3

Sambil memungut pakaiannya Adrian dengan sembunyi-sembunyi meletakkan pistol miliknya kedalam laci lemari .


" untung saja Ranti belum membereskan pakaianku " pikirnya .


Sehabis itu Adrian mendekat pada Ranti yang saat itu hanya menatap Adrian tanpa ada niat berbicara padanya .


" ada masalah apa? dari tadi sikap mu aneh " tanya Adrian pada Ranti .


" tidak apa-apa , hanya saja aku rasa kamu sudah keterlaluan pada ayah mu Adrian " jawab Ranti .


" Ranti bagaimana bisa kamu berkata aku keterlaluan , apa kamu tahu siapa wanita yang di nikahi pria tua itu " Ranti menggeleng .


" dia Mia ! Mia mantan istri Arya dia juga orang yang membuat kamu menderita selama ini kan ? " ungkap Adrian .


" apa! kenapa ayahmu bisa menikahi nya " Ranti tak menduga jika Mia sampai berani merebut suami orang lagi.


" mungkin setelah dia diceraikan Arya, dia menjadi wanita penghibur dan akhirnya menjalin hubungan dengan pria tua itu "


" tapi bagaimana mungkin Mia sampai berbuat sehina itu ? " Ranti tidak habis pikir jika memang Mia sampai melakukan pekerjaan semacam itu.


" iya mungkin dia tahu jika pria tua itu kaya dan memanfaatkannya untuk membalas mu dan Arya " tebakan Adrian


deg


" apa karena itu Mia bisa membeli saham perusahaan ku " batin Ranti .


" kamu melamun lagi ?" seru Adrian .


Ranti menggelengkan kepala dan mengubah topik pembicaraan.


" oh iya tadi pagi kamu kemana saja " selidik Ranti .


" oh aku tadi pergi ke rumah teman ada suatu urusan yang harus kami bahas " jawab Adrian berbohong dia tak mungkin menceritakan jika dirinya pergi ke rumah Mia untuk memperingatinya tentu saja Ranti akan marah padanya.

__ADS_1


" Adrian kita kan sudah jadi suami istri aku gak mau ada rahasia lagi diantara kita " pancing Ranti .


" apa Ranti tahu jika aku pergi menemui Mia ?" pikir Adrian gugup .


" tolong katakan dengan jujur , kenapa kamu membawa pistol " tanya Ranti langsung.


" pistol? itu , itu aku mengambilnya dari rumah temanku untuk berjaga-jaga kamu tahu kan beberapa waktu lalu ada orang yang berani menyerang rumah kita " jelas Adrian .


" tapi kan sudah ada banyak penjaga "


" iya kan untuk berjaga-jaga sayang ku " sambil mencubit pipi Ranti pelan , Ranti segera menepis nya dan kembali bertanya .


"oh begitu , aku kira kamu habis melakukan suatu kejahatan , aku tak mau kamu terlibat dalam hal semacam itu "


" memang kenapa?" tanya Adrian .


"aku tidak suka dan aku paling benci dengan kekerasan " jawaban Ranti membuat Adrian tak bisa berkata-kata .


" kamu begitu benci dengan kekerasan tapi jalan yang ku lalui tak luput dari kekerasan , akan kah kamu membenciku jika suatu hari nanti kamu mengetahui semua kebenaran tentang diriku " batin Adrian .


" Adrian , aku harap kamu selalu seperti ini padaku , jangan pernah berubah iya " sambil tersenyum menatap Adrian dan di balas pula dengan senyuman yang terlukis di wajah tampan Adrian tak selang beberapa menit suara ketukan pintu membuat keduanya sadar dan kini Adrian lah yang membuka pintu .


ternyata ibu Adrian yang mendatangi mereka berdua , saat kejadian tadi ibu Adrian sedang berada di halaman belakang bersama si kembar jadi dia tak mengetahui apapun kemudian Wanda lah yang menceritakan semua padanya lalu mendatangi Adrian mungkin ingin membahas masalah itu lagi.


" sayang maaf iya mama ganggu waktu kamu dan istrimu tapi mama ingin berbicara sebentar dengan mu " ujar sang ibu sehingga Adrian pun mengajak ibunya pergi ke ruang kerjanya .


Ranti yang ada di dalam memilih untuk tidur karena beberapa hari ini tubuhnya selalu terasa lelah . Tapi saat dia berusaha memejamkan matanya dia menerima sebuah pesan dari nomor tidak di kenal .


saat membuka pesan itu raut wajah Ranti menjadi marah .


" siapa yang berani berbuat seperti ini padaku? mengapa dia terus menargetkan diriku ? apa mungkin itu Mia ? dia sekarang sudah menikah dengan ayah Adrian dia pasti memiliki banyak uang bisa jadi dia lah yang menyebarkan berita dan juga membuat proyekku gagal karena apa yang dia inginkan tidka berjalan sesuai yang dia mau dia sekarang mengancam ku? apa aku terus terang saja pada Adrian tentang masalah di kantor tapi aku tak ingin membebaninya sekarang masalah keluarganya juga belum selesai jika dia tahu masalahku juga pasti dia tak akan tenang " pikir Ranti .


" aish sudahlah Ranti jangan terlalu memikirkan semuanya ingat fokus saja pada kehamilan mu dan soal ancaman dari nomor ini lebih baik aku bicarakan dengan Adrian nanti " ucap Ranti pada dirinya sendiri .

__ADS_1


di ruang kerja Adrian .


" Adrian, mama telah mendengar semuanya dari mertuamu tentang kedatangan papa mu kemari , mama sudah membuat keputusan mama harap kamu bisa mengerti maksud mama " ucapnya membuka pembicaraan.


" keputusan ? jangan bilang mama mau kembali lagi pada pria itu ?" ibunya hanya mengangguk ,seketika Adrian menjadi murka dan menggebrak meja kerjanya .


" tidak ! Adrian tidak akan mengijinkannya ma" larang Adrian .


" sayang , kamu tahukan kondisi papamu semakin hari semakin buruk mama tidak mau terjadi sesuatu padanya , mama ingin terus berada di sisinya dan mungkin dia mengambil keputusan menikahi wanita itu juga karena menginginkan anak lagi setelah kepergian adikmu dan juga dirimu beberapa kali papa mu menyuruh mama untuk mengikuti beberapa pemeriksaan berharap menemukan cara agar mama hamil lagi tapi semuanya sia-sia karena mama sudah tua bisa jadi dia menikahi wanita itu hanya karena bayi nya saja " sanggah sang ibu . Mendengar penjelasan ibunya Adrian hanya bisa menghela nafas lalu berkata


" terserah mama saja lah , jika memang mama sudah berpikir seperti itu Adrian juga tak bisa berbuat banyak tapi jika dia berani memperlakukan mama dengan buruk mama bisa langsung memberitahu Adrian ,biarkan Adrian yang memberinya pelajaran " jawab Adrian.


" Adrian putraku sudah banyak berubah " batin sang ibu lalu dia pun keluar dari ruangan Adrian .


Di rumah Arya di kejutkan dengan kedatangan orang tuanya secara mendadak, mereka mendatangi Arya karena telah mendengar berita anaknya itu.


"kenapa kalian datang tidak memberitahu Arya dulu " sambil membawa koper milik orang tuanya dan membawanya ke dalam rumah .


" kami tidak ingin merepotkan kamu nak , oh iya bagaimana kabar mu ? " tanya sang ayah .


" baik saja ma, hanya saja beberapa hari ini Arya sibuk di kantor jadi tidak sempat membereskan rumah " jelas Arya sambil merapikan meja yang agak berantakan .


" tidak apa-apa ,kami tahu kok kamu ada masalah tapi mama tidak habis pikir siapa yang berani melakukan hal ini pada kamu sayang " sambil membelai wajah putra satu-satunya itu.


" Arya juga belum tahu ma , tapi Arya curiga ini semua pasti perbuatan Mia tapi tidak ada bukti lagipula tidak ada yang tahu Mia sekarang di mana"


" sudahlah yang sudah terjadi biarlah tapi mulai saat ini kamu harus lebih hati-hati lagi , oh iya papa dan mama juga ingin bertemu Ranti karena Ranti di sini lah yang paling dirugikan " jelas sang ayah .


" em baiklah nanti aku akan mengantar kalian ke rumah nya " terlihat wajah Arya terlihat murung , ibunya yang melihat itu pun tahu jika Arya pasti tidak nyaman bertemu Ranti apalagi tahu Ranti sudah memiliki suami .


" Arya , mama ingin bicara dengan mu sebentar " ibunya mengajak Arya duduk di kursi .


" mama tahu pasti kamu masih berharap bisa kembali pada Ranti , tapi nak Ranti sekarang sudah menikah mama harap kamu bisa menerimanya iya , kamu juga harus melanjutkan kehidupan mu jangan terpaku pada masa lalu" tegur sang ibu.

__ADS_1


" iya ma Arya akan mencobanya" namun dalam hati Arya masih belum rela melepaskan Ranti sepenuhnya.


__ADS_2