ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 43


__ADS_3

" pergi gak " teriak Ranti kesal dan menyuruh Arya pergi dari kamarnya.


" Ran aku tidur di sini aja iya , tidur di sofa membuat badan ku pegal -pegal " rengek Arya kepada Ranti .


" biarin aja " kata Ranti cuek .


" Ran , tolong iya sekali ini aja badan ku sakit semua , kayak nya aku demam deh, masa kamu tega sama suami kamu sendiri " kata Arya dengan wajah melasnya.


Ranti mulai khawatir dia menempelkan telapak tangannya ke dahi Arya yang ternyata benar Arya telah demam.


" ya ampun,, kenapa kamu gak bilang dari tadi sih " ucap Ranti khawatir .


Ranti memberikan tubuh Arya dan dia pun memberikan obat penurun panas kepada Arya untuk meminumnya tak lupa Ranti juga mengompres hangat Arya agar demam nya segera turun .


Badan Arya berkeringat dingin dan dia merasa begitu kedinginan meskipun telah menggunakan selimut tebal, Ranti memutuskan untuk membuka pakaian Arya yang telah banjir keringat, kemudian Ranti melepas kaos nya dan hanya menggunakan pakaian dalam lalu dia segera memeluk Arya berharap rasa dingin Arya segera berkurang karena suhu badan Ranti walaupun badan Ranti yang terbilang kecil.


Ranti menutupi badan mereka dengan selimut tebal , tanpa sadar Arya juga memeluk tubuh Ranti , Ranti mulai merasa risih dan berkeringat karena panas namun demi Arya dia harus bertahan .


Sinar matahari menembus celah jendela kamar , Arya yang sudah tidak demam dia terbangun dari tidurnya namun dia merasa jika tubuhnya terasa berat seperti tertindih sesuatu. Arya melihat ke arah tubuhnya dan melihat Ranti yang tertidur pulas sambil memeluk tubuh Arya tepat di atas tubuhnya sehingga Arya dapat merasakan jika tidak ada jarak antara tubuhnya dan tubuh Ranti . Ranti menggeliat , mengucek matanya dan mendongak ke arah wajah Arya dan ternyata Arya telah menatap dirinya sedari tadi , dengan refleks Ranti segera bangun dari tubuh Arya .


Arya menatap tubuh Ranti yang hanya mengenakan pakaian dalam .


" Ran, tadi malam aku gak ngelakuin hal itu kan ?" tanya Arya sambil menatap tubuh ranti yang begitu indah , karena tahu jika Arya menatap tubuhnya segera Ranti mengambil baju nya yang tergeletak di ranjang dan mengenakannya.


" enggak terjadi apa-apa kok , aku cuma bantu kamu aja karena tadi malam kamu menggigil " jelas Ranti tanpa melihat Arya yang terus menatap setiap pergerakan yang dilakukan oleh Ranti membuat Ranti merasa risih dan malu karena bagian tubuhnya terlihat oleh Arya .


" huft , syukur lah " kata Arya terdengar lega.


" emang kenapa ?" tanya Ranti .


" iya kan aku gak ingat apa-apa tadi malem, terus kalo kita berdua ngelakuin itu aku kan jadi gak ingat padahal kan itu malam pertama kita harusnya di jadiin kenangan terindah , untung aja gak, jadi bisa lain kali " jawab Arya dengan seringai mesumnya .

__ADS_1


" ihh siapa juga yang mau sama kamu ? udah ah aku mau mandi dulu nih bau keringat kamu " Ranti sambil berlari ke arah kamar mandi.


di dalam kamar mandi


" duh, untung aja aku segera masuk kalau tidak si Arya brengsek itu pasti senang sudah membuat aku malu " kata Ranti sambil menatap dirinya. di dalam cermin terlihat jika pipi nya merona .


sedangkan Arya masih berbaring di tempat tidur karena badannya yang merasa pegal karena di tindih tubuh Ranti semalaman .


di tempat Bella , kini Bella telah bangun dan berniat ke untuk membuatkan sarapan untuk dirinya dan Doni karena tadi malam Doni tidur di rumah yang Doni belikan untuk Bella , Doni berbohong kepada istrinya jika dia ada pekerjaan di luar kota untuk seminggu padahal itu dia gunakan untuk menemani Bella , karena tidak mungkin jika Bella tinggal di rumah orang tua mereka pasti akan marah mengetahui Bella yang sedang hamil apalagi di luar nikah .


Karena sekarang tubuhnya sedang lemah akibat kehamilan pertamanya Bella yang saat ini akan memasak nasi goreng pun harus merasa kan morning sickness dan bolak balik ke kamar mandi .


Doni yang tidur di kamar lain mendengar kan suara Bella yang muntah pun segera turun dan melihat keadaan Bella dan menyuruh Bella untuk menghindari semua hal yang memicu morning sickness nya.


" tapi aku kan mau buat sarapan?" gerutu Bella . Doni menyuruh Bella duduk dan Doni lah yang memasak untuk sarapan mereka berdua.


nasi goreng buatan Doni pun matang di tambah dengan telur setengah matang ke suka an Bella . Doni menaruh sepiring nasi goreng itu di depan Bella dan segera Doni memakan makanan nya itu namun Bella hanya menatap makanan yang ada di depannya dan kemudian dia berlari ke kamar mandi dan kembali memuntahkan isi perutnya.


Doni menyesali perbuatannya kepada Bella yang telah membohonginya jika dialah yang telah meniduri Bella namun pada kenyataannya jika Doni telah menemukan Bella dengan kondisi yang sangat memprihatinkan dan telah di perkosa oleh orang yang tidak di kenal dan di tinggalkan begitu saja di sebuah hotel.


Doni berbohong karena takut Bella menjadi stress dan kehilangan semangat hidupnya , akhirnya ide gila itu muncul, namun niatnya untuk membantu Bella di manfaatkan oleh Bella untuk memeras uang Doni dan sekarang di tambah dengan kehamilan Bella membuatnya mau tidak mau harus bertanggung jawab meskipun Doni tidak melakukan apapun terhadap adiknya itu. Doni telah berusaha mencari informasi tentang pria yang telah melecehkan adiknya itu namun tidak ada hasil. Sekarang sudah terlambat bagi Doni untuk menceritakan yang sebenarnya pada Bella , Doni takut jika Bella tahu itu bukan anak Bella dengan dirinya , Bella's akan melenyapkan bayi yang tak berdosa itu.


" apa aku tanya Arya aja ya, siapa tahu dia ada solusi ?" karena hanya Arya lah yang tahu kejadian sebenarnya terjadi pada Bella dan Doni . Seketika itu Doni berpamitan kepada Bella jika dia akan pergi mengurus suatu hal namun ternyata dia mengunjungi rumah Arya .


sesampainya Doni depan rumah Arya , Doni pun keluar dari mobilnya dan terlihat seorang wanita yang seumuran dengan mertuanya itu , Doni pun menyapanya dan yang ternyata itu adalah pengurus rumah Arya yang baru saja Arya pekerjakan di rumah itu kemarin. Doni bertanya tentang keberadaan Arya , wanita tua itu menjawab jika Arya ada di dalam karena pintu rumah terbuka Doni segera masuk ke dalam .


di dalam rumah, tepatnya di ruang tengah terlihat Arya yang sedang duduk di sofa dan Ranti yang berdiri di belakang Arya dan sedang memijit bahu Arya .


" yang kuat dong sayang , gak berasa ini " pinta Arya dengan manja .


" ini udah kuat tahu " jawab Ranti sambil terus mengerahkan tenaganya .

__ADS_1


" ahhh , pelan sedikit sayang , kuku kamu juga melukai tubuh ku " omel Arya .


Doni yang tiba-tiba masuk mendengar suara Arya berteriak pun berfikir yang aneh-aneh tentang mereka berdua, namun tebakan Doni salah .


Arya terus saja mengomel i Ranti yang sudah naik darah pun berkata" begini salah begitu salah, Ya udah panggil tukang pijit aja jangan suruh aku " jawab Ranti . " halo adik ipar ku yang cantik ini kenapa muka nya cemberut ?" sapa Doni kepada Ranti , membuat Arya dan Ranti pun bertanya-tanya kapan Doni masuk karena mereka tidak mendengar langkah kaki .


" loh , ngapain kesini ?" tanya sambil memakai kaos nya.


" masak berkunjung ke rumah saudara gak boleh " jawab Doni sambil menghempaskan pantatnya di sofa yang berhadapan dengan Arya .


" tumben aja, kan ke ruang mertua loh aja jarang, jadi heran aja kok malah tiba-tiba kesini " tegas Arya .


" mau minum apa kak?" tanya Doni ,


" udah gak usah repot -repot , nanti aku buat sendiri aja " jawab Doni .


" tapi kan.. " belum selesai Ranti berbicara Arya menanggapi nya " iya ,biarin aja udah kebiasaan dia juga kok " sambung Arya .


" Arya sebenarnya aku ingin meminta bantuan mu dan Ranti " jelas Doni langsung .


" bantuan apa?" tanya Ranti .


" em gimana ya, aku malu jelasinnya " tandas Doni .


" udahlah jangan basa-basi " timpal Arya .


" ini semua tentang Bella " jawab Doni dengan nya yang terlihat khawatir.


" kenapa Bella ?" tanya Arya .


" Bella hamil , Ar " ucap Doni seketika membuat Arya dan Ranti syok dan serempak berkata " apa ! Bella hamil ? "

__ADS_1


__ADS_2