
keesokan hari nya brian dan sinta bersiap-siap untuk berangkat bulan madu.
"sudah siap sayang? " ucap brian
sinta mengangguk dan mereka pun masuk mobil menuju bandara.
di dalam pesawat sinta terlihat gugup karena dia baru pertama kali menaiki pesawat. brian yang melihat itu terus menggenggam tangan sinta.
" tidurlah kalo sudah sampai aku akan bangunkan " ucap brian
sinta pun menuruti brian dan memejamkan matanya.
tak lama brian pun ikut memejamkan matanya.
******
di seberang sana seorang laki-laki dan perempuan pun bertemu yang tak lain adalah dion dan luna,mereka berbincang disebuah caffe ,ya memang betul luna adalah sepupu dion yang tidak di ketahui sinta karena dulu waktu mereka menikah yang datang hanya orang tua dion saja.
" bagaimana " ucap dion
" ntahlah seperti nya rencanamu akan gagal, dan aku pun takut jika ketahuan nanti" ucap luna
karena dion tahu luna adalah orang yang ambisius ingin menjadi orang kaya jadi dion sedikit membumbui perkataannya supaya dia berusaha mendekati brian.
" kamu yakin melepaskan brian yang kaya itu, dia sangat kaya loh, ganteng pula " ucap dion
" bener sih, tapi dia ternyata sulit di taklukan " ucap luna
"aku akan membantu mu " ucap dion
" harus bagaimana lagi, aku sudah berusaha berpakaian sexy berdandan cantik tapi sama saja " ucap luna
dion membisikan sesuatu ke luna,
luna mendengarkan dan mengangguk-angguk.
"oke lah, tapi sekarang mereka sedang tidak disini" ucap luna
"dimana? "
"mereka sdang berbulan madu selama 1minggu " ucap luna
__ADS_1
wajah dion berubah menjadi kesal cemburu karena sinta sedang bersenang-senang.
"kita tunggu sampai mereka pulang " ucap dion
setelah itu luna dan dion berpisah di caffe itu, mereka pulang ke rumah masing-masing.
******
beberapa jam kemudian brian dan sinta tiba di negara yang mereka tuju.
sinta sangat takjub melihat keindahan ini,
"apa kamu senang sayang " ucap brian
sinta mengangguk dengan semangat " ini sangat luar biasa " ucap sinta
mereka memasuki hotel yang sudah di sewa untuk seminggu ke depan.
hotelnya pun sangat mewah, sinta yang memang notabennya dari kalangan bawah merasa takjub dengan semua ini.
brian menghampiri sinta dan memeluknya dari belakang.
"i love you sayang " bisik brian di dekat telinga sinta dengan sesekali mencium leher sinta.
"mas kita tak mandi dulu " ucap sinta
brian menggelengkan kepala dan langsung melum*t bibir sinta dengan ganas nya dan menjatuhkan tubuh mereka di atas tempat tidur. mereka bergulat di atas tempat tidur sampai kelelahan dan langsung tertidur lelap.
jam menunjukan 3 sore sinta bangun dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.beberapa menit sinta pun keluar dari kamar mandi dan terlihat brian masih di atas tempat tidur. dengan isengnya sinta menggerak-gerakan rambut basahnya sehingga mengenai brian.
brian yang merasa di hujani langsung bangun " sayang apa yang kamu lakukan " ucap brian yang masih tengah duduk di atas kasur
sinta pun tertawa terbahak-bahak melihat wajah suami nya yang terlihat kesal karena tidurnya di ganggu.
tiba-tiba hp brian pun berbunyi di lihatlah bertuliskan nama luna. tetapi tidak di hiraukan oleh brian.
"sayang kamu mandilah aku sudah lapar " ucap sinta yang sedang di meja rias
brian bangkit dan menuju ke kamar mandi.
beberapa menit brian keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian santai.
__ADS_1
" kita jalan-jalan yuk" ajak brian dengan senang hati sinta di ajaknya. sinta melangkah mengikuti brian.
" sin tadi luna whatsapp aku " ucap brian bercerita
" lalu " jawab sinta yang berada di samping brian
" aku tak meresponnya, aku tak mau di ganggu saat bulan madu kita " ucap brian sengaja berucap jujur karena takut sinta mengetahui nya ketika memakai hp brian.
sinta tak menjawab brian dia hanya mempererat genggaman tangan nya.
" apa kamu mau makan es krim " ucap brian yang melihat kedai es krim besar disana.
" aku mau " sambil mengangguk sinta mengikuti brian.
dari sore sampai malam mereka berjalan-jalan bercanda tertawa bahagia.
" sayang ini sudah malam, kita balik ke hotel ya besok jalan-jalan lagi " ucap brian
" baiklah " ucap sinta menurut saja sama suami nya.
sesampainya di hotel mereka langsung beristirahat karena sudah seharian kelelahan berjalan-jalan.
" sayang " ucap brian yang sedang mengelus-elus rambut sinta.
" iya mas ada apa? " ucap sinta
" apa kau tak ingin, " tanya brian kepada sinta karena takut sinta kelelahan.
" apa mas ingin " tanya balik sinta.
" iya sayang, apa kau tidak merasakan ada adekku sudah berdiri " ucap brian
sinta pun tertawa kecil " baiklah ,tapi aku capek " ucap sinta
"biar aku yang memainkannya, kamu tiduran saja " ucap brian dan memulai aksinya.
1 ronde
......
2 ronde
__ADS_1
dan seterusnya sampai brian benar-benar merasa puas dan langsung tertidur pulas.