
setelah selesai makan mereka beranjak untuk pulang. brian mengantar sinta terlebih dahulu ke kontrakannya.
setibanya di kontrakan sinta, dia langsung masuk ke dalam kontrakannya karena sudah malam jadi tidak menawarkan brian untuk ke dalam.
di dalam kontrakan sinta memikirkan banyak hal "kenapa tadi aku tidak bisa menjawab pertanyaan risma soal perasaanku ke pak brian ya, apa benar aku sudah memiliki perasaan itu, oh tidak tuhan jangan sampai aku mencintai bosku sendiri, kalo tahu bisa di pecat nanti aku " gerutu sinta yang tengah duduk di ruang tamu dengan menepuk-nepuk kepalanya.
sinta langsung beranjak dari tempat duduk nya dan membersihkan badannya lalu tidur.
****
di kediaman brian
sesampainya brian di rumah, dia tidak masuk rumah tapi duduk di taman memikirkan sesuatu.
tak lama ART brian yang sudah lama di anggap brian sebagai orang tua datang.
" den sudah pulang, mau simbok buatkan minum? " ucap mbok surti
" tidak usah mbok, aku sudah kenyang tadi, mbok temani aku aja duduk disini" ucap brian bergeser supaya mbok surti dapat duduk di samping nya.
" ada masalah kah den ?" ucap bi surti
" tidak mbok, malah hari ini aku senang mbok bisa berjalan sama gadis yang aku sukai" curhat brian.
brian memang suka curhat kepada mbok surti karena bagi brian mbok surti adalah pengganti orang tua, mbok surti sudah menjadi art di rumah sebelum orang tua nya meninggal.
__ADS_1
"den sudah malam, lebih baik den brian bersih kan badan dan istirahat " ucap mbok surti
" baik mbok, jangan lupa buatkan aku minuman ya mbok? pinta brian sambil berjalan meninggalkan mbok surti.
mbok surti hanya menggelengkan kepala karena tingkah manja tuannya itu.
sudah kebiasaan tiap malam brian minum susu sebelum tidur.
selesai mandi brian mengingat sinta dan berencana mau menelfonnya tapi malah keduluan ada telfon dari pak agus papa risma
"assalamualaikum nak? " ucap pak agus
"Walaikumsalam om" jawab brian
"maaf om mengganggu malam-malam, besok malam tante mu mengundangmu untuk makan malam di rumah, om telfon sekarang takut besok lupa ,kamu bisa kan? " ucap pak agus
"iya sudah kalo begitu, selamat malam assalamualaikum " ucap pak agus mematikan telefon
"Walaikumsalam " brian langsung merebahkan tubuh nya di tempat tidurnya.
memejamkan mata tapi langsung membukanya karena ingat sesuatu, diambil lah hp nya
"assalamualaikum, selamat malam " pesan di kirim ke orang yang di sukai nya, beberapa menit brian menunggu tidak ada balasan, mencoba menelefon pun tidak ada jawaban.
mendadak kesal dan meletakan hp nya terus tidur terlelap.
__ADS_1
*****
keesokan harinya brian berangkat ke kantor dan sudah melihat sinta di ruangannya. brian masuk ke ruangan sinta
sinta yang mengetahui brian datang langsung berdiri "maaf ya semalam aku sudah tertidur, tadi pagi baru kubuka " ucap sinta seakan tahu kenapa bos nya pagi-pagi masuk ke ruangannya
" aku akan menghukum mu karna mengabaikan ku, nanti ikut aku " ucap brian meninggalkan ruangan sinta.
sinta yang mau menjawab tapi keduluan brian pergi "kebiasaan buruk " gerutu sinta.
brian tersenyum di balik pintu ruangannya, dia sengaja menggoda sinta karena terlihat wajah sinta yang begitu takut kalo dia marah.
brian memanggil romi ke ruangannya.
"rom kosongan jadwalku hari ini, " ucap brian
"baik pak bos" ucap romi
sebelum romi melangkah keluar brian berkata
"panggilkan sinta kesini ya rom"
romi hanya mengangguk dan keluar dari ruangan brian.
kasih vote ya teman-teman supaya author nya semangat melajutkan ceritanya.
__ADS_1
terimakasih