ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 51


__ADS_3

Saat di kantor Ranti masih terus fokus dalam pekerjaan nya hingga jam kantor ya telah berakhir.


karena merasa jenuh Ranti pun keluar ke sebuah taman yang tak jauh dari tempat dia bekerja .


Ranti duduk di sebuah bangku kosong . menatap langit yang mulai gelap dan semakin gelap tempat itu semakin ramai dengan muda mudi yang sedang asyik berpacaran .


hingga tanpa Ranti sadari seorang pria duduk di samping Ranti namun sedikit menjaga jarak darinya . Pria itu sedang berbicara di telpon dengan kesal lalu menutup pembicaraan itu dengan mematikan ponselnya, terdengar umpatan yang keluar dari mulut pria tersebut. Ranti menoleh , dia melihat sosok pria tampan di sampingnya , pada saat itu juga pria itu menoleh kearah Ranti , kedua manik mata itu saling bertemu , detak jantung Ranti berdetak kencang terkena pesona wajah tampan pria itu . wajah Ranti merona.


Keduanya seperti terhipnotis satu sama lain mereka berdua hanya saling menatap Hinga beberapa menit, akhirnya Ranti tersadar dan segera berdiri dan kemudian segera bergegas pergi dari tempat itu karena saking malu dirinya.


pria itu tersenyum melihat sikap Ranti padanya .


kemudian pria itu juga pergi meninggalkan bangku itu .


"huh, malu banget aku ! kenapa aku sampe menatapnya begitu sih " kata ranti mengutuk i dirinya sendiri .


" tapi emang dia ganteng banget sih " kemudian dia kembali kesal karena pikiran nya saat ini .


" inget Ranti kamu sudah punya anak " karena pikirannya tidak fokus Ranti kemudian memutuskan untuk pulang ke rumahnya .


Namun saat di perjalanan dia mendapat telepon dari Doni yang telah selesai dengan pekerjaannya . Karena Ranti juga dalam perjalanan pulang Ranti memutuskan untuk menjemput Doni sekalian.


sesampainya Ranti di depan gedung itu . Ranti segera keluar dari mobilnya dan menunggu Doni . tak lama menunggu Doni telah muncul di dekat Ranti .


" loh Ran kok kamu di sini" tanya Doni .


" iya kan aku juga mau pulang jadi sekalian aja aku yang jemput kak Doni " sambil tersenyum .


" siapa dia Doni ?" tanya seorang pria


" eh kenalin dia adik ku namanya Ranti " kata Doni memperkenalkan Ranti.


" eh kamu kan ?" Ranti kembali mengingat pertemuannya dengan pria tersebut .


" hello nona , kita bertemu lagi " ucap


pria itu sambil tersenyum .


" kamu udah kenal dia ?" bisik Doni , Ranti menggeleng . pria itu mengulurkan tangannya sambil memperkenalkan diri " Adrian " katanya memperkenalkan diri .

__ADS_1


" Ranti " jawab Ranti gugup sambil menjabat tangan Adrian yang kekar .


" iya udah kita pulang dulu iya " ajak Doni kepada Ranti .


" itu temen kak Doni " tanya Ranti .


" iya di bilang teman bukan sih cuma kenal aja dan sekarang dia ada bisnis sama aku " jawab Doni .


" ohh , gitu " jawab Ranti .


" Ran, kak Doni harap kamu jangan terlalu dekat iya dengan dia , lebih baik kamu cari laki-laki biasa aja jelek pun gak apa-apa yang penting setia, kebanyakan pria tampan tuh semuanya suka main perempuan kak Doni gak mau kamu di sakiti kayak dulu lagi" kata Doni tegas .


" iya Ranti tahu kok, lagian Ranti cuma pengen fokus berkarir dan mengurus anak-anak kok " jawab Ranti enteng .


" maaf iya Ran, bukan nya aku tidak ingin kamu bahagia dan aku tahu dalam lubuk hati kamu pasti merasa kesepian tapi aku tidak ingin kamu dikhianati seperti dulu " batin Doni .


" kamu udah makan ?" tanya Doni


" belum kak" jawab Ranti


" gimana kalo sekalian makan malam aku juga belum makan dari tadi " ajak Doni


mereka berdua pun akhirnya pergi makan malam di sebuah restoran barat .


setelah selesai makan , mereka pun pulang. sesampainya mereka di rumah Ra nti langsung mendapat pelukan hangat dari kedua anak kembarnya .


" mommy kok tumben pulang jam segini biasanya kan pulangnya malam banget" celoteh Vinno pada Ranti .


" em hari ini mommy kerjaan nya cuma sedikit jadi iya pulangnya gak terlalu malam sayang "jelas Ranti .


" oh iya kemana kakak kalian ?" sambil melihat sekeliling .


" em Nathan di kamar dari tadi dia gak mau keluar tadi Oma habis marahin dia " kata Verro .


Ranti segera menuju ke dalam kamar Nathan yang saat ini sedang berbaring .


" sayang kamu kenapa? " tanya Ranti mendekati Nathan .


" mommy sudah pulang " tanya Nathan sambil memeluk tubuh Ranti dengan erat . Ranti mengelus puncak kepala nathan dan Nathan pun menatap wajah ibunya.

__ADS_1


" wajah kamu kenapa bisa jadi gini sayang , siapa yang sudah membuat mu seperti ini " melihat wajah Nathan yang terdapat beberapa luka lebam .


" emm tadi Nathan berkelahi di sekolah " jawab Nathan gugup .


" mommy kan gak pernah ngajarin kamu buat jadi bandel kayak gini " Ranti memarahi Nathan . Nathan menangis .


Ranti menghela nafasnya dan berusaha menenangkan Nathan.


" itu semua karena nathan gak terima kalo nathan di kata in di bilang gak punya Daddy dan bilang kalo mommy bukan orang yang baik padahal kan nathan punya Daddy dan mommy itu baik " sambil terus menangis .


" sayang sudah iya maaf in mommy, sudah marahin kamu tanpa tanya dulu masalahnya " jawab Ranti .


" emang kenapa sih Daddy gak tinggal bareng sama kita " tanya nathan pada Ranti .


" sayang nanti kalo kamu sudah besar pasti kamu tahu alasannya " sambil memeluk Nathan .


" tapi Nathan rindu sama Daddy , nathan gak mau di katain terus " lirih Nathan .


" daddy pasti juga rindu sama kita kan mom, " Ranti mendengarnya pun menjadi emosi .


" Nathan dengerin mommy iya , lebih baik Nathan gak mikirin Daddy lagi karena kita tidak akan pernah bertemu lagi dengannya mengerti , kita akan hidup seperti ini tanpa Daddy, kamu mengerti " tegas Ranti .


Ranti kembali ke dalam kamarnya . sedari tadi dia menahan emosi dalam dirinya saat putranya kembali mengingatkannya pada Arya orang yang sangat dia benci . Ranti menangis di dalam kamarnya .


dalam ingatan masa lalu nya , Ranti jelas tahu awal masalah ini terjadi adalah karena kebodohannya sendiri .


saat itu Ranti baru saja pulang dari belanja dia tak sengaja menabrak seorang wanita karena merasa bersalah Ranti pun melihat kondisi wanita itu . dan dia mengenalinya . rantis segera menyuruh sopir untuk menggendong wanita itu dan membawanya kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.


kondisi wanita itu sangat memprihatinkan bukan hanya luka kecelakaan tapi juga luka seperti habis di pukul .


Setelah lama menunggu akhirnya dokter yang menangani keluar , dia menjelaskan kondisi wanita itu . Ranti pun masuk ke dalam kamar dan melihat kondisi nya yang saat ini terbaring di ranjang rumah sakit .


" Mia apa yang sudah terjadi padamu ? kenapa kamu jadi seperti ini?" pikir Ranti .


Ranti pun bergegas pergi tak lupa dia meminta dokter untuk menghubunginya untuk memberitahu kondisi Mia .


seminggu setelah kejadian itu Ranti sering mengunjungi Mia di rumah sakit namun kondisi Mia masih belum sadar , Ranti yang merasa bersalah pun bingung harus berbuat apa karena Mia tak memiliki siapapun karena Mia besar di panti asuhan .


melihat gelagat yang aneh pada Ranti membuat Arya menjadi curiga diapun dengan sengaja mengikuti Ranti yang saat itu kembali mengunjungi Mia , di sini Mia sudah sadar namun dia hanya diam saja dan dokter juga menjelaskan jika Mia mengalami trauma yang cukup berat yang di yakini bukan dari kecelakaan melainkan dari luka yang ada di tubuhnya yang seperti habis di siksa.

__ADS_1


__ADS_2