
selepas kepergian Adrian , datang sebuah mobil spot berwarna kuning di depan rumahnya dan keluarlah sosok laki-laki dari dalam mobil itu .
siapa lagi jika bukan Martin yang datang ke rumah Ranti , ternyata diam-diam Martin telah menyelidiki Ranti .
" hai Ranti " sapa Martin .
" siapa kamu " tanya Ranti saat namanya di panggil oleh orang tak di kenal.
" kamu sudah lupa dengan ku ? aku Martin " kata Martin mengenalkan dirinya.
" Martin ? Martin siapa ? " Ranti mulai mengingat ingat .
"oh bukan kamu itu kekasih nya Mia " jawab Ranti .
" itu dulu " sahut Martin.
" dari mana kamu tahu rumah ku " selidik Ranti .
"tidak penting , yang jelas aku kemari ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan mu " ungkap Martin .
" bicara tentang apa? " Ranti mulai penasaran dengan Martin .
" aku ingin kamu membantu ku mendapatkan Julia " kata Martin langsung ke intinya.
" Julia ? siapa Julia ?" Ranti yang benar tidak tahu dengan nama yang di sebutkan Martin .
" putri ku , tepat nya putri ku dan Mia " jelas Martin lagi . Ranti terkejut sesaat atas pernyataan dari Martin namun dia kembali bersikap normal.
"itu tak ada hubungan nya dengan ku , lebih baik kamu pergi " usir Ranti .
" Ranti , jika kamu mau membantu ku aku yakin Arya dan kamu akan kembali bersama, baik kamu dan anak-anak mu tak akan di abaikan lagi seperti sekarang " rayu Martin . Ranti memutar bola matanya dengan enteng dia menjawab
" aku tak peduli tentang itu semua, karena aku tak ingin bersama lagi dengan Arya, lagi pula aku sudah menjalani kehidupan baru ku " Ranti berbalik dan akan memasuki rumah .
" pikirkan lagi Ranti , jangan kamu mengambil pilihan yang salah lagi, apalagi kamu baru mengenal Adrian " tandas Martin
Ranti berbalik dan menatap penuh curiga kepada Martin.
" apa maksud ucapan mu ?" tanya Ranti .
" aku tidak bermaksud apa-apa , aku hanya memberi mu saran yang baik agar kau kembali dengan Arya dan tidak lagi berurusan dengan Adrian , dunia mu dan dirinya berbeda , jika kamu terus bersamanya aku takut kamu akan terluka " Martin terus berusaha meyakinkan Ranti .
" berhenti mengatakan apapun, pertama aku tak mengenal mu dan aku tidak akan pernah mau membantu mu, kedua baik aku , Arya atau Mia . kami sudah tidak ada hubungan apapun . dan yang ketiga untuk pilihan ku sekarang aku tak butuh orang lain untuk mengatur nya , aku akan memilih sesuatu yang menurutku itu baik untuk ku, terlepas dari status ataupun latar belakang Adrian aku tak peduli" jelas Ranti kemudian pergi ke dalam rumah dengan perasaan kesal.
__ADS_1
Martin mengusap wajah nya karena sikap Ranti padanya , jika Ranti saja sudah menyerah akan Arya mau tidak mau Martin harus mencari cara lain agar bisa mendapatkan Julia , putrinya itu .
Martin pergi meninggalkan rumah Ranti dan dia langsung pulang ke rumah Arya yang saat ini dia tinggali .
saat masuk ke dalam rumah terlihat Julia yang hanya bermain sendiri . Martin menghampiri Julia dan bertanya.
" Julia yang cantik kenapa kamu main sendiri ?" tanya Martin .
Julia menjawab " iya soalnya bunda lagi pergi shoping dan bi Ina lagi masak di dapur " ungkap Martin .
" ternyata wanita itu tak berubah , dia malah mengabaikan tanggung jawab nya dan lebih mementingkan dirinya sendiri " batin Martin .
tak lama Mia datang dan membawa banyak belanjaan . di situ Julia mendekat dan menanyakan " bunda , belanja banyak sekali ? " tanya Julia .
" iya tadi bunda beli banyak baju dan tas mahal sayang " jelas Mia .
" em, bunda apa bunda beliin juga buat Julia ?" tanya Julia dengan hati-hati .
dengan datar Mia menjawab
" aduh maaf sayanga tadi bunda lupa, kamu minta beliin ayah aja iya soalnya uang bunda juga habis " jawab Mia enteng sambil menenteng belanjaan dan mulai menaiki tangga , tanpa menghiraukan Martin dan Julia yang merasa sedih .
" Mia berhenti kamu " bentak Martin yang tidak terima atas perlakuan nya pada Julia putrinya .
" kamu itu sebagai ibu harusnya lebih mementingkan anak daripada keinginan kamus sendiri dan bagaimana kamu bisa meninggalkan Julia sendiri di rumah hanya di temani pembantu, di usia Julia yang sekarang itu seharusnya kamu menemani dan mengajari dia banyak hal " Martin memarahi Mia .
" terserah aku dong dia kan anak aku dan aku yang melahirkan nya , lagi pula Julia juga tidak keberatan, iya kan sayang " tanya Mia sambil melihat ke arah Julia .
Julia hanya menunduk tanpa bisa menjawab .
" ingat Mia, dia bukan hanya putrimu di dalam dirinya mengalir darah ku jika kamu tidak becus merawatnya lebih baik biarkan Julia bersama dengan diriku " ungkap Martin .
" kamu gila iya , Julia bukan putri mu dia anak ku dan Arya , Arya tak akan membiarkan kamu mengambilnya aku akan pasti kan itu " ancam Mia pada Martin .
" pastikan apa ?" tiba-tiba Arya muncul .
sebenarnya Arya sudah pulang dari kantor lebih awal karena Martin ada di rumahnya dan saat masuk ke dalam rumah dia mendengar keributan antara Martin dan Mia namun dia hanya diam saja dan tidak menampak kan dirinya .
" Arya " Mia terkejut . Mia segera berlari ke arah Arya .
" Arya dia ingin membawa putri kita pergi Arya " kata Mia sambil menangis . namun Arya mengabaikan Mia dan malah mendekati Martin .
" maaf aku tak tahu jika kamu lah ayah kandung Julia " kata Arya membuat Mia menjadi semakin cemas .
__ADS_1
" Arya sudah tahu ? apa dia mendengar kan semuanya ? Tuhan sedang berpihak padaku tanpa aku lakukan apapun dia telah memberi jalan untuk mengambil Julia " batin Martin senang .
" tak apa , itu semua karena kesalahan ku dulu yang tak bisa menjaga Mia dan anak ku , sehingga membuat mereka mengalami hal buruk , bertahun-tahun aku mencari nya aku kira mereka sudah tiada namun saat kau menghadiri sebuah acara lelang aku melihat kamu bersamanya awalnya aku ingin menebuskan semua kesalahan ku dulu pada mereka sekarang namun tak di sangka dia telah bersama dengan mu dan aku lihat kamu begitu menyayangi Julia " jelas Martin dengan ekspresi sedih .
" Martin , maaf sebagai teman mu aku malah merebut mereka dari mu , untuk itu aku rela jika mereka berdua kembali bersama mu " ungkap Arya tiba-tiba . Arya berfikir jika dengan adanya Martin bisa melepaskannya dari Mia dan Arya tak ingin orang lain merasakan rasa kehilangan anaknya seperti yang Arya alami saat harus di benci dan di jauhi oleh anaknya sendiri .
Martin dan Mia terkejut dengan apa yang telah mereka dengar .
" kenapa kamu malah berbuat seperti itu Arya ? aku adalah istri kamu bagaimana kamu bisa seenaknya mengucapkan itu semua " maki Mia kepada Arya .
" maaf Mia aku melakukan semua ini demi kebaikan mu dan Julia , aku sudah tidak bisa terus bersama dengan mu aku tidak mencintai dirimu, lebih baik kita bercerai dan hiduplah dengan baik bersama Martin dan Julia " jelas Arya .
" tidak Arya , aku tidak mau bersama dengan nya dia orang yang mencelakai ku Arya , aku tidak mau kembali padanya " mohon Mia sambil menangis .
"sudahlah Mia aku tidak percaya dengan ucapanmu , Martin dan aku sudah berteman sejak kecil dia bukan orang yang seperti itu , mungkin dia melakukannya karena kamu yang duluan melukai nya Mia , dan aku tahu benar sifat mu itu , segera aku akan mengurus perceraian kita dan setelah itu kamu bisa ikut bersama Martin " kata Arya membela Martin . Mia menangis dan
" Arya aku gak terima kamu berbuat seperti ini padaku " Isak Mia .
" ini lah yang pantas kamu dapat kan Mia karena Arya telah menceraikan mu akan lebih mudah lagi bagi ku mendapatkan hak asuh dari Julia " kata Martin lirih .
" Julia ikut sama paman iya " ajak Martin pada Julia .
" gak mau Julia mau sama ayah " tangis Julia .
" Julia sayang, ayah masih ada urusan nanti kalo sudah selesai pasti jemput Julia " rayu Arya pada Julia .
" jangan sayang dia orang jahat dia mau memisahkan mu dengan ayah bunda sayang kamu gak boleh pergi sama dia , kamu pergi sama bunda aja iya " rayu Mia namun Julia menolaknya dan lebih memilih ikut bersama Martin .
" ayah janji iya setelah ayah selesai ayah harus jemput Julia di tempat paman Martin " kata Julia pada Arya .
" iya sayang " jawab Arya sambil menahan tangis nya .
" tidak , aku tidak terima Julia adalah putriku kalian tidak bisa membawa nya pergi dari ku " teriak Mia frustasi dia mencoba merebut Julia namun dihalangi oleh Arya , dan Martin pun membawa Julia pergi dari rumah itu .
" Julia " teriak Mia .
" kenapa kamu jahat sekali Arya , kenapa kamu biarkan Martin membawanya pergi dia putri ku Arya " Mia menangis sambil memukul dada bidang Arya .
" sekarang kamu sadar jika dia putri mu hmm? lalu bagaimana selama ini kamu memperlakukannya apa kamu menganggap nya ada, kamu hanya menggunakan nya sebagai alat agar aku tidak meninggalkan dirimu , lebih baik Julia tinggal bersama martin daripada dia tinggal dengan ibu seperti dirimu " Arya pun meninggalkan rumah itu .
kini Mia sendiri di dalam rumah . menangisi semua yang telah terjadi padanya . ditinggalkan oleh orang yang dia cintai dan harus kehilangan putrinya .
" ini semua gara-gara kamu Ranti sejak kamu kembali muncul dalam kehidupan kami semua jadi kacau aku benci padamu Ranti aku benci aku tak terima jika kamu hidup bahagia sedangkan diriku harus hidup seperti ini " sambil menangis tersedu-sedu .
__ADS_1