
hari ini seperti biasa Ranti yang tengah sibuk dengan pekerjaan nya namun di tengah-tengah pekerjaannya dia didatangi oleh Theo yang menjemputnya atas perintah Adrian .
Ranti di bawa kesebuah butik ternama di kota itu dan disana sudah ada Adrian yang sedang berbincang dengan pemilik butik itu .
Adrian yang melihat Theo dan Ranti tiba segera menyapa mereka berdua , tak lupa Adrian memperkenalkan Ranti sebagai calon istrinya kepada pemilik butik tersebut .
Adrian langsung menyuruh Ranti mencoba gaun pengantin yang tadi sudah dia pilihkan buat Ranti .
Ranti segera di bawa oleh beberapa pegawai di butik itu memasuki ruang ganti. di sana Ranti mencoba gaun berwarna putih pilihan Adrian , setelah memakainya , dia pergi menemui Adrian , saat itu Adrian sedang berbincang-bincang dengan pemilik butik itu yang bernama Sonia dia seorang transgender .
" Adrian " panggil Ranti , Adrian menghadap ke arah Ranti dan terlihat Adrian yang terpukau dengan keindahan tubuh Ranti yang di balut gaun pengantin itu .
tanpa berkata-kata Adrian masih terus menatap Ranti sedangkan Ranti merasa malu karena gaun yang dia pakai kini berdada rendah dan banyak menampilkan lekuk tubuhnya.
" so beautiful , lihat lah tuan baru mencoba satu gaun saja dia terlihat cantik aku rasa calon mu ini memakai apapun akan terlihat cantik " puji Sonia membuat Adrian tersadar dan malah semakin membuat Ranti malu .
" ehm , lumayan tapi coba ganti yang lain " seru Adrian , akhirnya Ranti kembali mencoba beberapa gaun lagi , dan saat gaun terakhir , terlihat Adrian menyukai gaun itu karena terlihat lebih tertutup dibandingkan dengan yang lain dan juga Ranti terlihat menyukainya gaun itu berwarna putih dan berlengan panjang dengan brukat , meski bagian dada ya agak sedikit kelihatan tapi masih bisa di maklumi daripada gaun-gaun sebelumnya .
" aku rasa ini yang terbaik " ucap Adrian sambil menatap Ranti , Ranti senang karena Adrian sependapat dengannya.
setelah selesai memilih gaun , Adrian mengajak Ranti untuk memilih cincin pernikahan mereka, sehabis itu Adrian mengantar Ranti kembali ke kantornya , saat tiba di depan kantor Ranti terlihat Arya yang juga berada di sana , dengan santai Arya menyapa Ranti yang baru saja turun dari mobil Adrian , Adrian pun yang berada di dalam mobil juga ikut keluar dan mendekat ke arah mereka berdua .
" Ranti kamu habis dari mana ? aku dari tadi menghubungi " tanya Arya .
" aku pergi dengan Adrian " jawab Ranti , Adrian kini berada tepat di samping Ranti .
" oh, apa besok kamu ada waktu ? aku ingin mengajak kamu dan anak-anak pergi berlibur " tanya Arya lagi sambil melirik ke arah Adrian yang sedang menatapnya .
" oh, ada tapi aku tidak bisa ikut dengan mu , tapi nanti aku akan menanyakan kepada mereka jika mereka mau biar mama saja yang ikut menemani mereka " jawab Ranti .
" tidak apa kamu ikut saja " sela Adrian .
__ADS_1
" Adrian ini kenapa malah menyuruh ku ikut dengan Arya " batin Ranti sambil melihat wajah Adrian dengan ekspresi tidak suka .
" aku tak butuh bantuan orang lain membujuk Ranti " jelas Arya terlihat tidak senang karena Adrian .
" sudahlah , kalian pergi lah, aku harus kembali bekerja " Ranti segera masuk ke dalam kantor nya tanpa menghiraukan kedua pria itu .
" ternyata seorang Adrian punya banyak waktu luang iya demi seorang wanita " ledek Arya .
" tentu saja , apalagi kami akan segera menikah tentu saja aku harus memperhatikan nya agar dia tidak tertarik dengan pria lain " jawab Adrian .
" menikah ? berhentilah bermimpi , dia tak akan mungkin mudah menerima mu , kalian kan baru saling kenal "
" iya sudah jika tidak percaya , tunggu saja undangan pernikahan dari kami baru kamu bisa bilang aku bermimpi atau kamu yang tidak bisa menerima kenyataan " Adrian pun pergi .
" gak mungkin dia pasti hanya membual saja " Arya segera pergi dari tempat itu juga .
sedangkan di kota lain Mia kini sedang menunggu seseorang di sebuah cafe sambil meminum minumannya .
tak lama ada seorang wanita yang datang menemuinya . mereka saling berpelukan, kedua tampak akrab dan ternyata dia adalah orang yang dulu mencelakai Ranti saat bekerja di kantor Doni .
" kamu yakin ini memasuki dunia kotor ini ? " tanya Lisa .
" tentu saja yakin " jawab Mia .
" tapi kamu kan sudah memilik segala " yang tidak tahu jika Mia sudah pisah dengan Arya . akhirnya Mia menceritakan semuanya pada Lisa .
" jadi wanita itu sudah sukses ? jadi alasan suami mu berpisah dengan mu pasti bukan hanya soal anak mu kan? pasti gara- gara dia juga "
" begitulah , makanya aku harus bisa lebih baik dari dia dan aku juga harus punya kekuasaan, agar aku bisa kembali bersama dengan Arya dan Julia " jelas Mia .
" oke , aku akan bantu kamu, nanti kalo sudah ada aku akan menghubungi mu " pamit Lisa .
__ADS_1
" semua ini gara-gara kamu Ranti " batin Mia .
malam harinya Lisa menghubungi Mia dan nyuruhnya datang ke sebuah hotel bintang 5 , Mia telah bersiap dengan dress ketat berwarna merah . dia pun pergi menemui Lisa di salah satu kamar VIP hotel itu .
saat memasuki kamar itu terlihat Lisa yang sudah menunggunya dengan beberapa pria yang rata-rata seorang pengusaha terkenal dari luar kota.
Lisa memperkenalkan Mia kepada mereka . para pengusaha itu sudah berumur dan lebih pantas menjadi ayah Mia , Mia tampak ragu namun Lisa meyakinkannya dan menyuruhnya menyapa seorang pria yang duduk menyendiri . meski tua pria itu masih terlihat tampan dan berkarisma dan itu juga membuat Mia menjadi tertarik padanya .
" siapa yang menyuruh mu duduk di sini " kata pria itu dengan sinis.
" tuan maaf aku tidak bermaksud mengganggu mu tapi aku melihat tuan lebih baik dari yang lain " jelas Mia jujur.
" heh, bagus juga penglihatan mu nona " kata pria itu tiba-tiba sambil menyeringai .
" akh kenapa laki-laki ini tampak familiar iya " batin Mia .
" em tuan boleh akan aku melayani mu ?" tanya Mia dengan begitu menggoda.
segera pria itu menarik tangan Mia dan mengajaknya pergi dari ruangan itu dan dia pun di ajak kesebuah kamar.
pagi harinya Mia bangun dengan tubuh polos yang di penuhi bekas merah di tubuhnya . dan di samping nya terlihat pria tua itu sudah bangun dan sedang berkutik dengan laptopnya.
Mia segera pergi kekamar mandi dan membersihkan dirinya setelah keluar dari kamar mandi , dia melihat pria itu sudah rapi dengan setelan jas nya .
pria itu memberikan sebuah cek pada Mia dan dia juga memberikan kartu namanya . " jika kau butuh bantuan kau bisa menghubungi nomor itu " pria tua itu pun pergi meninggalkan Mia .
" gila ternyata dia pengusaha sukses dan Bahkan lebih kaya daripada Arya kurasa ini sepadan dengan pengorbanan yang aku lakukan ini " batin Mia sambil melihat bekas merah di tubuhnya Mia tampak senang dan dengan segera dia berkemas dan pergi meninggalkan tempat itu .
sedangkan pria tua itu yang saat ini sudah meninggalkan hotel tersebut sedang menaiki sebuah mobil menuju bandara.
" tuan apakah tidak masalah anda melakukan hal itu ? bagaimana jika nyonya tahu ?" tanya asisten nya .
__ADS_1
" sudahlah , hanya sekali saja lagi pula hubungan ku dengan nya sudah tidak seperti dulu apalagi sejak kejadian itu " jawab sang pria tua.
" bagaimana aku menjelaskan semua ini pada tuan muda jika aku tidak memberitahunya maka habislah aku , tapi jika tuan muda tahu bisa-bisa hubungan mereka semakin buruk " pikir asistennya .