ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
episode 94


__ADS_3

Adrian mengambil ponselnya yang tergeletak di meja dekat ranjang Nathan , setelah Nathan tidur dia pergi keluar ruangan dengan membawa ponselnya . terdapat banyak panggilan masuk di dalamnya.


" ahh aku melewatkan banyak hal saat aku di rumah sakit , apa Theo bisa menangani semuanya " gumamnya .


Ranti pun ikut keluar dia penasaran dengan sikap Adrian yang berubah padanya apalagi setelah mendengar percakapan Adrian dengan seseorang .


" Adrian " sapa Ranti .


Adrian yang mendengar Ranti memanggilnya merasa begitu senang.


" ahh dia berinisiatif memanggilku apa dia suka tidak marah lagi padaku " batinnya .


" ada apa sayang " sahut Adrian .


" em, keadaan Nathan sudah membaik jadi lebih baik kamu pulang saja , Nathan biarkan aku saja yang mengurusnya " kata Ranti .


" kamu mengusirku Ranti ?" wajah Adrian terlihat murung .


" tidak aku tidak bermaksud begitu Adrian , kamu kan sudah beberapa hari tidak masuk kantor, kasihan Theo jika harus mengurus semuanya sendiri " jawab Ranti .


" ohh kamu kasihan padanya tapi kamu tidak kasihan padaku, kamu menyiksaku dengan diamnya dirimu Ranti itu sungguh membuatku sakit " dengan ekspresi murung.


" Adrian , aku " Adrian pemotong perkataan Ranti .


" sudahlah memang ini yang pantas aku terima " Andrian pun pergi .


di dalam mobil


" ahh kenapa aku berbicara seperti padanya , pasti dia sekarang merasa bersalah , bodoh sekali kamu Adrian bukannya membuat istrimu bahagia kamu malah menambah kesedihannya " sambil memukul setirnya .


disisi lain.


" kenapa sikap Adrian menjadi seperti itu ? bukannya dia seharusnya mengerti posisiku saat ini, meski aku tak membencinya tapi bukankah memaafkannya sekarang ini terlalu mudah baginya? " sambil mondar mandir .


keduanya masih berada di tempat berbeda Adrian yang saat ini sudah berada di atas tempat tidur rumahnya sedangkan Ranti yang berbaring di sofa yang ada di ruangan Nathan . keduanya tidak bisa tidur , Adrian yang merindukan sosok Ranti yang hangat dan Ranti yang merasa bersalah pada Adrian namun Ranti merasa gengsi untuk menunjukkan itu semua .


siang harinya di rumah sakit , Ranti sudah membereskan barang-barang Nathan karena dokter mengijinkan Nathan untuk pulang karena kondisinya yang sudah membaik .

__ADS_1


Ranti menghubungi nomor Adrian namun siapa sangka yang menerima nya adalah seorang wanita.


" halo Adrian , sekarang kamu di mana ?" tanya Ranti .


" halo siapa ini ?" suara wanita


" seharusnya saya yang menanyakan hal itu ? dimana suami saya ? mengapa kamu yang menjawab ?" dengan nada ketus .


" oh , dia sedang mandi ? ada perlu apa nanti akan aku sampaikan " kata wanita itu .


" tidak perlu " sambil mematikan panggilannya Ranti menjadi marah dan juga sedih .


" kenapa dia melakukan ini padaku " batin Ranti namun dia mencoba tegar dan menghubungi Doni untuk menjemputnya pulang .


di tempat Adrian .


" siapa yang menelpon? " tanya Adrian yang saat itu baru keluar dari kamar mandi .


" oh tadi kakak ipar yang menelpon" jawab wanita itu tak lain adalah adik dari Theo dia bernama Sarah , tahun ini dia baru berumur 22 tahun dia dulu juga tinggal bersama Adrian , Theo dan Anne setelah ketiganya pindah ke kota ini Sarah akhirnya menyusul mereka karena kuliahnya telah selesai . Sarah sangat manja pada pada Adrian daripada kepada kakaknya sendiri sedangkan Adrian juga sangat menyayangi Sarah seperti adik kandungnya sendiri karena dia sikapnya sangat mirip dengan adik kandungnya yang telah lama tiada.


" gawat dia pasti salah paham ? " Adrian menjadi panik karena dia tahu bagaimana sifat Sarah yang usil pasti Sarah dengan sengaja melakukan sesuatu yang membuat Ranti mematikan ponselnya .


" sarah " geram Adrian pada Sarah . dan Sarah hanya meringis lalu pergi keluar dari kamar Adrian saat itu dia berpapasan dengan Wanda yang sejak itu tinggal di rumah Adrian dan menjaga si kembar .


" kenapa kamu berlari ?" sapa Wanda .


" ah Tante kak Adrian seperti marah padaku aku harus segera kabur kalo tidak dia akan menghukum ku " jawab Sarah .


" memang apa yang kamu lakukan ? tanya Wanda penasaran .


" oh tadi kakak ipar menelpon lalu aku dengan iseng mengerjainya mungkin kakak ipar mengira aku simpanan kak Adrian jadi dia marah dan saat kak Adrian menghubunginya nomor nya sudah tidak aktif " lalu Sarah turun dan menghampiri si kembar yang bermain di halaman samping dan ikut bermain bersama mereka .


Adrian segera bersiap untuk berangkat ke rumah sakit namun saat membuka pintu Ranti telah berada di hadapannya bersama Nathan dan Doni .


" sayang kamu sudah pulang ? aku baru saja akan pergi ke sana " namun Ranti tak menghiraukan nya dan berjalan masuk ke dalam rumah sekalian mengajak Nathan untuk pergi ke dalam kamarnya . sedangkan Doni berada di ruang tamu .


Doni yang mendengar keributan di halaman samping pun mengecek sumber suara itu .

__ADS_1


ternyata di sana ibunya dan kedua keponakannya sedang bermain bersama seorang gadis muda .


" siapa dia?" karena penasaran Doni pun menghampiri mereka .


sedangkan Adrian mengejar Ranti yang saat ini sudah berada di kamar mereka .


" Ran , dengarkan penjelasan ku tadi itu cuma salah paham .


namun Ranti melihat ada koper dan di atasnya ada jaket wanita di dalam kamarnya membuatnya semakin marah .


" berani sekali kamu membawa wanita lain masuk ke dalam kamar ini" kesal Ranti .


" Ranti ini cuma salah paham , dia bukan wanita lain Ranti , dia adik Theo tadi pagi dia meneleponku dan menyuruh menjemput dirinya di bandara , lalu aku mengajaknya kemari karena aku rasa dia bisa membantu menjaga anak kita saat kita sibuk mengurus Nathan " jawab Adrian .


" lalu kenapa dia bisa masuk kemari ?" selidik Ranti .


" ah itu karena kamarnya belum siap jadi dia menaruh barang-barang di kamar kita dan dia memang suka usil jadi apapun yang di katakan ya tolong jangan percaya " jelasnya lagi . Ranti yang mendengar suara dari luar pun mengintip dari jendela kamarnya dan melihat keluarganya yang sedang bermain dnegan seorang wanita cantik .


" dia sangat manis " batin Ranti .


" kenapa kamu tak memberitahu ku ?" kata Ranti masih dengan nada ketus nya .


" ah aku baru ingin mengenalkan mu padanya siang ini tapi aku tak menyangka jika kamu akan pulang " Adrian berusaha mendekat pada Ranti .


" dengar iya Adrian mau dia adik sahabatmu atau apalah itu jangan biarkan dia memakai ponsel milikmu aku tidak suka " Ranti mendekat ke arah Adrian dan memainkan jarinya di dada bidang Adrian. Ranti terlihat sangat cemburu . Adrian yang mengetahui itu semua menjadi senang dan menggoda Ranti .


" oh istriku saja bersikap dingin padaku kenapa aku harus peduli tentang itu semua" malah membuat Ranti semakin kesal dan mencubit perut Adrian .


" auw" teriak Adrian .


Ranti yang kesal berniat meninggalkan Adrian namun tangan Adrian dengan cepat memeluknya erat .


keduanya saling menatap melepaskan kerinduan yang terlihat jelas di bola mata keduanya .


Adrian mencium bibir Ranti sambil memegang kepala Ranti agar bisa memperdalam ciumannya awalnya Ranti menolak namun lama-lama dia larut dalam permainan Adrian , kedua tangannya memegang bahu Adrian sedang tangan Adrian kini menyusup ke dalam baju yang Ranti pakai .


namun aktifitas mereka harus terganggu karena sarah yang mengetuk pintu kamar mereka .

__ADS_1


__ADS_2