ORANG KETIGA

ORANG KETIGA
bab 7


__ADS_3

setelah brian meninggalkan hotel dan kembali ke kantor sinta pun membuka matanya yang ternyata sedari tadi tidak tidur, dia memikirkan bagaimana nasib rumah tangga nya dengan dion dan bagaimana jika orang tua nya mengetahuinya.


sinta hanya bisa menangis sesegukan di atas kasur.


sinta memikirkan bagaimana cara nya menyampaikan tentang masalah nya dengan dion.


tiba-tiba hp sinta berbunyi bertuliskan nama dion.


"maafkan aku, bukan maksud ku aku mau menyakiti mu, aku menyesal sayang tolong maafkan aku " isi pesan dion tapi tak di balas sama sinta justru itu membuat sinta tambah menangis, dia gak habis pikir kenapa cowok yang selama 3th ini dia kenal dan dia percaya bisa jadi pembimbingnya malah mengecewakannya.


"sebenernya dion gak pernah mengecewakan nya, kalau pun ada pertengkaran itu bukan masalah besar " batin sinta


"tapi tidak-tidak sekali pun dia tidak pernah mengecewakan ku tapi penghianatan dia kali ini benar-benar tidak bisa di maafkan" batin sinta lagi.


pikirannya berubah-ubah sampai dia bingung harus melakukan apa.


sinta bangun terus melempar beberapa bantal sambil berteriak-teriak, dan beberapa pengawal pun masuk.


"ada apa nona?" tanya salah satu pengawal dengan panik takut sinta terjadi apa-apa.


sinta yang kaget dengan datang nya beberapa pengawal dia merasa malu dan bingung kenapa ada pengawal disini.


" tidak ada apa-apa pak " ucap sinta sambil menaruh bantal di pangkuannya .


" kalau ada apa-apa atau nona mau apa tinggal bilang saja ya nona, kita ada di depan"


ucap pengawal sambil pergi keluar kamar.

__ADS_1


setelah pengawal tau tidak terjadi apa-apa dengan sinta, pengawal pun pergi keluar kamar.


"sejak kapan aku punya pengawal " batin sinta keheranan.


tiba-tiba perut sinta mengeluarkan suara pertanda dia lapar di lihat nya jam menunjukan makan siang. sinta pun beranjak dari tempat tidur nya untuk mencari makanan di kulkas dan untung masih ada sisa makanan semalam. di makannya dengan lahap tiba-tiba orang masuk dan tak lain adalag brian dan romi.


" kamu sudah bangun" ucap brian yang baru saja datang


" iya sudah " ucap sinta berbohong, padahal dari tadi dia tidak tidur melainkan menangis cuma dia gak mau brian tau kesedihannya.


brian berjalan mendekati sinta melihat mata sinta sembab dia yakin sinta abis menangis.


brian menarik tangan sinta " ayo ikut aku " ucap brian tanpa memperdulikan sinta yang lagi asik makan.


"mau kemana? aku belum selesai makan " ucap sinta kesal karena dia memang sangat lapar


"udah nanti ku traktir makan,lagipula yang kamu makan itu kan makanan semalem apa kamu gak takut kalo itu basi " ucap brian menasehati


" rom suruh pengawal kembali ke pekerjaannya tugas nya sudah selesai dan siapkan mobil " ucap brian


"baik pak" tak perlu lama romi laksanakan tugas dari bos nya itu.


brian dan sinta memasuki mobil menuju tempat yang akan di tuju sama brian tanpa memberi tau sinta.


di dalam mobil hening


sinta pun bersuara "oh jadi para pengawal tadi kamu yang suruh? "ucap sinta yang hanya melirik brian dari samping.

__ADS_1


" iya memang nya kenapa? apa mereka menganggu mu? " ucap bria sambil menyetir


"tidak hanya saja gak perlu se lebay itu pakai penjagaan segala, aku bukan tahanan " jawab sinta dengan ketus


" aku hanya gak ingin laki-laki ***** itu datang ke sana dan menganggu mu " jelas brian


tanpa sinta menjawab sinta hanya mengangguk bahagia sekaligus heran karena laki-laki yang baru dia kenal sangat baik sekali dengan dia.


" terimakasih " ucap sinta dengan menunduk malu karena tadi sudah mengomeli brian


"buat apa? " tanya brian


"buat semua nya yang kamu lakukan hari ini"


" ini gak gratis ya, seperti kemarin sudah ku jelaskan gak ada yang gratis di dunia ini" ulang brian


" jadi aku harus membayar menemani mu jalan-jalan lagi? dengan senang hati kalo begitu" dengan senyum lebar sinta menjawab


" senyum seperti itu terus lah, jangan sampai airmata itu jatuh lagi oke, tapi bukan jalan-jalan yang aku mau " jawab brian sesekali melihat sinta yang berada di samping nya.


" eh jangan melihat ku kamu harus lihat depan kan kamu lagi nyetir, terus mau bayaran apa, aku gak punya uang banyak ya". jelas sinta dengan ketus


brian pun tertawa karena ucapan sinta.


"kamu harus jadi sekertaris ku, bekerja lah disini " jawab brian


sinta mendengar ucapan brian bingung mau jawab apa tapi sepertinya brian bisa memikirkan apa yang aku sedang pikirkan.

__ADS_1


" kamu boleh cerita semua nya, aku siap jadi pendengar setia untukmu " ucap brian, padahal jarang sekali brian seperti ini dia orang yang tidak mudah berteman sama siapapun, tapi dengan sinta dia sangat ramah sekali,


apakah tujuan brian kali ini, tunggu episode selanjutnya!!!


__ADS_2